Disadari atau tidak, dasar sebagian besar orang berumah tangga adalah untuk menyempurnakan agamanya. Hal inilah yang perlu diwanti – wanti, dicermati terus guna membangun sebuah rumah tangga yang bahagia. Rasulullah SAW bersabda, “Ketika seorang hamba menikah, maka sungguh ia telah menyempurnakan separo agamanya, maka hendaklah dia bertakwa kepada Allah pada separo sisanya.” (Rowahu al-Baihaqi)
Sebagai start awal dan dasar tindakan, maka ke depannya harus dipahami terus dan dilestarikan, jika dalam perjalanan biduk rumah tangganya melenceng atau keluar jalur dari tujuan utamanya: untuk menyempurnakan agama. Bagi pasutri yang tidak meletakkan niat menyempurnakan agama ini sebagai hal yang utama dan number one, maka sebaiknya harus segera dikoreksi. Taruhlah hal ini sebagai prioritas utama. Sebab kesempurnaan agama yang dimaksud bukanlah kesempurnaan agama satu pihak saja. Kesempurnaan agama suami thok atau kesempurnaan agama istri thok. Melainkan kesempurnaan agama bagi kedua belah pihak, baik suami maupun istri. Jadi, kalau yang merasa diuntungkan hanya sebelah pihak saja berarti kurang sempurna. Harus dua – duanya. Ya, baik dari suami maupun istri. Dan keadaan saling menguntungkan inilah maksud adanya janji pertolongan Allah karenanya. Dari Abu Huroiroh ra. ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Ada tiga manusia yang Allah pasti menolong mereka, yaitu mujahid di jalan Allah, budak yang berniat melunasi pembebasannya, dan orang yang menikah karena ingin terjaga.” (Rowahu at-Tirmidzi, ia berkata ini hadits hasan shohih).
Be first to comment this article | Add as favourites (0) | Quote this article on your site | Views: 25 |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Pengamanan Masjidil Haram Diperketat |
|
|
Prosesi Jumrah Diharapkan Lebih Lancar |
|
|
Mega Proyek Renovasi Masjidil Haram |
|
Salah satu tempat yang pasti dikunjungi para jemaah haji, adalah Masjidil Haram. Mesjid yang bernilai sejarah tinggi itu saat ini sedang dalam proses perluasan. Renovasi yang masuk kategori mega proyek itu, disebut-sebut menjadi yang terhebat sepanjang dilakukan renovasi di beberapa bangunan dan lokasi di area ibadah haji.
Jika sudah selesai direnovasi pada 2020 nanti, luas Masjidil Haram akan berubah lebih lapang karena ada penambahan halaman hingga 300 ribu meter persegi. Luas Masjidil Haram sendiri saat ini tidak lebih dari 365 ribu meter persegi. Itu artinya, jika renovasi selesai dilakukan, luasnya akan bertambah hampir dua kali lipat.
Sebagai gambaran, saat ini saja dengan luas yang sudah ada, jemaah yang bisa ditampung di halaman dan dalam masjid mencapai 2 juta orang. Jadi, bisa dibayangkan dari sekarang, berapa juta jemaah lagi yang bisa ditampung jika mega proyek itu benar-benar selesai. Be first to comment this article | Add as favourites (0) | Quote this article on your site | Views: 41 |
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 7 dari 256 |