LDII Pringsewu Kaji Ekonomi Syariah dan Transaksi Haram

Ekonomi Syariah Pringsewu

Pringsewu (18/4) - LDII Kabupaten Pringsewu mengkaji ekonomi syariah dan transaksi haram dengan narasumber Dr. Ardhito Bhinadi, S.E., M.Si selaku Wakil Sekretaris Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dosen Tetap Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN "Veteran" Yogyakarta ini mengungkapkan pentingnya memastikan hidup kita telah berjalan sesuai dengan petunjuk al-Quran dan al-Hadist. 

"Segala sesuatu yang ada di muka bumi hukum asalnya adalah halal. Berdasarkan Q.S. al-Baqarah ayat 29 para Fuqaha membuat qaidah semua bentuk muamalah hukum asalnya adalah halal selama tidak ada dalil yang mengharamkannya. Adapun mencari yang halal itu wajib hukumnya bagi orang Islam," ujar Ardito dihadapan 250 pengurus LDII se-Kabupaten Pringsewu di Masjid Baitul Izza, Pringsewu, Lampung pada Selasa (18/4).

Ardito pun menambahkan kajian ini penting mengingat potensi umat Islam di Indonesia yang begitu besar dan perlu diselamatkan dari transaksi haram. “Jumlah umat Islam yang banyak merupakan modal sosial yang besar jika bisa dikonversi menjadi modal ekonomi dan keuangan,” terang Ardito.

Ketua Departemen Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat (EPM) DPP LDII ini menerangkan tujuh transaksi yang diharamkan. "Tujuh transaksi haram yaitu riba, maysir (judi), gharar (penipuan, ketidakpastian), dharar (penganiayaan, saling merugikan), transaksi maksiat (secara langsung atau tidak, melanggar syariah), suht (haram zatnya), dan risywah (suap)," ungkap Ardito.

Anggota Dewan Pakar DPP LDII ini juga menambahkan jika kita melakukan transaksi riba. Ada lima hal yang akan mengancam diri kita, "Pertama akan dibangunkan dari kubur seperti orang yg kesurupan. Akan rusak, binasa, hilang kebarokahannya. Diancam Allah dan Rasul-Nya bahwa orang yg menghalalkan riba hukumnya kafir. Terakhir akan kekal di neraka," tegas Ardito.

Ardhito Binadi

Kegiatan ini dihadiri pula oleh Pengurus LDII Pringsewu diantaranya Wanhat Ki. Suryo Susanto, Ketua Syamsudin, S.P., Wakil Suwondo Geni, dan Wakil Sekretaris Aris Munandar, S.Pd.
Mendampingi dari DPW LDII Provinsi Lampung yakni Sekretaris drs. H. Heri Sensustadi, Wakil Sekretaris Ahmat Nurdin, S.Pd, Ketua Biro Hubungan Antar Lembaga Johan Wahyudi, S.Pd.I., dan biro KIM DPP LDII Frediansyah Firdaus, S.Pt.

Leave your comments

Post comment as a guest

0
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found

Alamat Surat

DPP LDII
Jl. Tentara Pelajar No. 28
Patal Senayan 12210
Jakarta Selatan
Telp. 021-57992547, 0811 860 4544
Fax 021-57992950

dpw-se-indonesia

Informasi resmi dari DPP LDII melalui internet hanya disampaikan dari website resmi LDII - www.ldii.or.id. Informasi di media lain seperti wikipedia, blog, dll, yang menggunakan nama LDII belum tentu merupakan tulisan pengurus LDII maupun warga LDII.

GABUNG MAILINGLIST LDII