Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Anak Kecanduan Gadget, Diatasi dengan Peran Orang Tua

2020/11/25
in Berita Nasional, Nasional
1
Ilustrasi: robowunderkind/ unsplash

Ilustrasi: robowunderkind/ unsplash

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Lines (25/11). Pandemi covid-19 memaksa semua untuk melakukan aktivitas secara daring, tak terkecuali pada anak. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencanangkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sejak awal pandemi covid-19 yang mengharuskan anak belajar dan bersekolah dari rumah secara daring. Tak ayal banyak orangtua yang akhirnya mengeluh karena anak mereka jadi kecanduan gadget.

Psikolog Dra. Hj Nana Maznah Prasetyo M.si mengatakan untuk mengatasi anak yang kecanduan gadget pada anak sebagai dampak PJJ, pembiasaan baik harus terus diciptakan oleh orang tua pada anak terkait mana yang diperbolehkan dan mana yang tidak diperbolehkan. 

“Pandemi sudah berlangsung selama 8 bulan, kita bisa menerapkan kembali aturan mana yang boleh dan tidak boleh, menegakkan disiplin agar anak tetap pada batasannya,” kata Nana dalam acara peluncuran  pondokkarakter.com, Selasa (24/11/2020) lalu.

Meskipun demikian, Nana mengingatkan agar penegasan soal gadget pada anak harus ditunjukkan secara konkret melalui perbuatan dan menyesuaikan tahap usia perkembangan anak. Karena setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda. Begitu pula penegasan terhadap gadget harus dikomunikasikan dengan seluruh keluarga.

“Misal usia PAUD harus ditunjukan secara konkrit melalui perbuatan. Ini bisa kita sesuaikan mengikuti tahap perkembangan anak. Kita bicarakan bersama dengan seluruh keluarga,” ujarnya. 

Menyambung penjelasan, Ir. Hj. Sr Tresnahati Ashar M.si mengatakan dialog dalam keluarga itu penting.  Peran orang tua dalam menciptakan iklim yang kondusif di rumah sangat penting sekali. Namun dipastikan dialog tersebut tetap menyenangkan.

“Jadi aturan itu dijelaskan kapan boleh pakai gawai pada seluruh anak. Kalau itu sudah disepakati, maka jika terjadi penyimpangan penggunaan gadget akan mempermudah orang tua untuk mengingatkan lagi,” ujarnya

Sementara itu Psikolog Sovia Sahid M. Psi merangkum ada tiga langkah orang tua dalam upaya mengatasi kecanduan gadget pada anak. Pertama, orang tua membuat aturan yang tegas berikut konsekuansinya. Kedua, mengarahkan anak menggunakan gadget untuk hal-hal yang bermanfaat, menyesuaikan bakat dan minat anak. Sehingga, anak produktif dalam mengggunakan gadget-nya.

“Anak misalnya bakatnya menggambar, kita unduh aplikasi gambar. Atau anak bakatnya apa kita sesuaikan gadget ini jadi produktif dan bermanfaat. Anak bisa belajar dan berkarya dari gadget,” ujarnya

Cara ketiga adalah orangtua mencari aktivitas pengganti gadget, yang juga menyenangkan. Jika orangtua meminta anak untuk berhenti bermain gadget, tentu orangtua juga harus mencarimenyiapkan aktivitas pengganti yang juga disukai anak di masa pandemi.

Orangtua merupakan salah satu stakeholder dalam pembentukan karakter profesional religius pada anak. Pendidikan karakter bukanlah materi ajar biasa, seperti halnya mengajarkan suatu konsep teori, prosedur, ataupun fakta seperti dalam mata pelajaran. Namun, harus dipelajari, digunakan, dipraktikkan, dicontohkan, diperlihatkan dalam tindakan prilaku yang bisa dirasakan oleh seluruh stakeholder pendidikan. 

Oleh karena itu, DPP LDII merilis platform e-learning pondokkarakter.com, yang berfokus pada pembangunan karakter profesional religius pada Selasa, 24 November 2020, yang dapat diakses secara umum.(Laras/ Lines)

Tags: anakgadgetkarakterorangtuapendidikan

Comments 1

  1. Nida haryati says:
    5 years ago

    Assalamu Alaikum wrwb… Alhamdulillah srmoga generasi muda LDII…. menjadi generasi muda ya g berkualitas serta berguna bagi Bangsa dan NEGARA…. serta srmoga Rohmat hidayah sll menyertai kita semua …aamiin

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Dani Jumeri on DPD LDII Kabupaten Bandung Tebar 7.000 Paket Takjil Ramadan 1447 H
  • Dani Jumeri on LDII, Persinas ASAD, dan Senkom Mitra Polri Kotabaru Bagikan Ratusan Paket Takjil
  • Dani Jumeri on Keistimewaan Lailatul Qodar
  • Dani Jumeri on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Dedi Century Kenya on Renungan Hari 23
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Pesan Ketua NU di Ponpes Wali Barokah: Ramadan Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

Pesan Ketua NU di Ponpes Wali Barokah: Ramadan Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

March 7, 2026
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

March 11, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Renungan Hari 18

Renungan Hari 18

6
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 24

Renungan Hari 24

March 14, 2026
Catatan Umroh Ramadan 2026 (2):

Catatan Umroh Ramadan 2026 (2):

March 13, 2026
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

March 13, 2026
Keistimewaan Lailatul Qodar

Keistimewaan Lailatul Qodar

March 13, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 24 March 14, 2026
  • Catatan Umroh Ramadan 2026 (2): March 13, 2026
  • Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa March 13, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.