Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Wawasan Iptek

Bapak Archipelago Indonesia, Ir. Juanda

2019/12/16
in Iptek
0
ilustrasi archipelago Hagberg
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Peran terbesar semasa Djuanda menjabat menteri adalah Deklarasi Djuanda tahun 1957 yang menyatakan bahwa laut Indonesia adalah termasuk laut sekitar, di antara, dan di dalam kepulauan Indonesia menjadi satu kesatuan wilayah NKRI atau dikenal sebagai negara kepulauan.

Deklarasi Djuanda pertama dicetuskan tanggal 13 Desember 1957 oleh Perdana Menteri Indonesia pada saat itu, Djuanda Kartawidjaja. Nama yang kemudian dijadikan acuan penamaan deklarasi tersebut.

Sebelum adanya Deklarasi Djuanda ini, wilayah Indonesia mengacu pada Ordonansi Hindia Belanda tahun 1939. Dalam aturan tersebut, pulau-pulau di wilayah Indonesia dipisahkan oleh laut di sekelilingnya dan setiap pulau hanya mempunyai laut di sekeliling sejauh maksimal 3 mil dari garis pantai. Sedangkan laut yang memisahkan pulau-pulau yang ada bebas dilewati oleh kapal asing.

Peresmian Deklarasi Juanda ini terdapat dalam UU No.4/PRP/1960 tentang Perairan Indonesia. Selain itu, deklarasi ini juga sudah diakui oleh dunia internasional.

Sejarah pada tahun 1982, PBB menetapkannya dalam konvensi hukum laut PBB ke-III. Selanjutnya kembali dipertegas dengan UU Nomor 17 Tahun 1985 tentang pengesahan UNCLOS 1982 bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan.

Berikut ini adalah penjelasan hasil dari deklarasi, serta isi Deklarasi Djuanda lengkap beserta penjelasan dan pengaruhnya bagi wilayah Republik Indonesia. Secara umum terdapat tiga poin utama yang tertuang dalam perjanjian Djuanda:

• Bahwa Indonesia menyatakan sebagai negara kepulauan yang mempunyai corak tersendiri

• Bahwa sejak dahulu kala kepulauan nusantara ini sudah merupakan satu kesatuan

• Ketentuan ordonansi 1939 tentang Ordonansi, dapat memecah belah keutuhan wilayah Indonesia dari deklarasi tersebut mengandung suatu tujuan :
1. Untuk mewujudkan bentuk wilayah Kesatuan Republik Indonesia yang utuh dan bulat.
2. Untuk menentukan batas-batas wilayah NKRI, sesuai dengan azas negara Kepulauan.
3. Untuk mengatur lalu lintas damai pelayaran yang lebih menjamin keamanan dan keselamatan NKRI.

Pengaruh Deklarasi Djuanda Terhadap Wilayah Indonesia

Perairan Indonesia dan daratannya merupakan satu kesatuan, semua itu berkat jasa Djuanda. Bila tidak, Laut Jawa, Selat Karimata, Selat Makassar, bahkan Laut Banda, hanya berstatus perairan internasional. Dengan begitu, siapapun bisa melayarinya, mengambil hasil lautnya, bahkan menguasainya.

Deklarasi Djuanda sangat berpengaruh pada wilayah negara kesatuan Republik Indonesia. Dengan adanya deklarasi ini, laut yang menjadi penghubung pulau di Indonesia kini juga dianggap sebagai wilayah resmi Indonesia.

Sebelumnya laut antar pulau dianggap sebagai kawasan bebas dan bukan menjadi bagian dari Indonesia, karena yang diakui hanya wilayah perairan sejauh 3 mil dari garis pantai.

Hasil Deklarasi Djuanda juga menegaskan antara darat, laut, dasar laut, udara dan seluruh kekayaan, semua dalam satu kesatuan wilayah Indonesia. Di masa kolonialisme Belanda, wilayah Indonesia hanya terbatas pada wilayah darat saja.

Dalam deklarasi ini terkandung konsepsi negara maritim nusantara yang melahirkan konsekuensi bagi pemerintah dan bangsa indonesia untuk memperjuangkan serta mempertahankannnya hingga mendapat pengakuan internasional.

Deklarasi ini sendiri baru diakui dunia internasional pada tahun 1983 atau puluhan tahun setelah awal deklarasi. Selain itu isi Deklarasi Juanda merupakan landasan struktural dan legalitas bagi proses integrasi nasional indonesia sebagai negara maritim dalam posisi geografinya.

Sejak tahun 1999 lalu, tanggal 13 Desember yang menjadi tanggal dideklarasikannya Deklarasi Djuanda diperingati sebagai Hari Nusantara Nasional. Hal ini juga kembali dipertegas dan diresmikan dalam Keputusan Presiden RI Nomor 126 Tahun 2001 tentang Hari Nusantara.

Tentang Ir. Djuanda

Namanya diabadikan sebagai nama Bandar Udara di Surabaya, Jawa Timur yaitu Bandar Udara Internasional Juanda atas jasanya dalam memperjuangkan pembangunan lapangan terbang tersebut sehingga dapat terlaksana.

Selain itu juga diabadikan untuk nama hutan raya di Bandung yaitu Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, dalam taman ini terdapat Museum dan Monumen Ir. H. Djuanda. Dan namanya pun juga diabadikan sebagai nama jalan di Jakarta yaitu JL. Ir. Juanda di bilangan Jakarta Pusat, dan nama salah satu Stasiun Kereta Api di Indonesia, yaitu Stasiun Juanda.

Djuanda wafat di Jakarta 7 November 1963 karena serang jantung dan dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta. Berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI No.244/1963 Ir. H. Djuanda Kartawidjaja diangkat sebagai tokoh nasional/pahlawan kemerdekaan nasional. Pada tanggal 19 Desember 2016, atas jasa jasanya, Pemerintah Republik Indonesia, mengabadikan Djuanda di pecahan uang kertas rupiah baru NKRI, pecahan Rp50.000.(*/lines)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Angka DH on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Media Tour Dakwah on Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF
  • RAHMAT WAHID on LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital
  • Soedradjat on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Nanang Naswito on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

January 21, 2026
Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

January 23, 2026
Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

January 20, 2026
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

6
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

6
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

4
Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

4
Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

January 28, 2026
LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

January 28, 2026
170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

January 28, 2026
Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

January 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni January 28, 2026
  • LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah January 28, 2026
  • 170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas January 27, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.