Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Bersyukur

2020/07/19
in Nasehat
2
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Hati-hati dengan emosi. Contohnya keluhan berikut ini, misalnya; “Saat saya lagi emosi, saya sering merasa suami tidak mencintai saya, suami lebih memilih ibunya dibandingkan dengan saya…” Mungkin Anda tidak pernah mengalami, tapi bisa jadi sering mendengar percakapan serupa. Entah di mana, atau mungkin sudah lupa. Tak mengapa.

Emosi yang menggelora di dalam, sering digambarkan mirip dengan kolam yang keruh. Dasar kolam tidak kelihatan sama sekali, akibat keruhnya. Dalam keadaan tidak kelihatan, yang banyak dilakukan orang kemudian ialah bertindak cepat dengan menduga-duga. Bereaksi bahwa yang demikian itu berarti suami tidak cinta lagi, suami mencampakkannya, ibunya merebut suaminya, dan lain-lain.

Dan sebagaimana melihat di air keruh, bisa dipastikan dugaan-dugaan itu kebanyakan salah. Untuk itu, kapan saja digoda emosi, kurangi menduga-duga, lebih disarankan untuk membuat kolam emosi di dalam tenang. Diam, sabar, menunggu, mengamati serta waspada sehingga jernih airnya. Dari situ bisa dilihat dengan jelas, dalam dan cermat apa yang seharusnya dilakukan dan dikatakan.

Kehidupan memang seperti aliran sungai yang terus mengalir. Ada saatnya sungai penuh sampah kekesalan, kotoran kemarahan, lumpur kebencian dan sampah lain yang membencikan. Ada saatnya sungai bersih dan jernih berisikan air rasa terima kasih, bersyukur, saling berbagi, dan hal-hal lain yang menyenangkan. Semua itu tergantung waktu, jangan terpancing untuk ikut mengalirkan diri bersama sampah, tapi tunggulah sampai jernih hadir menyapa. Dan bagi jiwa yang telah penuh dengan kesadaran yang dilakukan hanya satu, menunggu dengan menyaksikan di pinggir sungai.

Kali ini saatnya bercerita tentang pohon kesembuhan. Rasa sakit dan penyakit mirip dengan daun kering. Intervensi melalui obat-obatan farmasi serupa air yang disiramkan ke daun kering. Sejuk dan segar memang daunnya sebentar, tapi kalau batang dan akarnya tidak diobati, nanti daunnya kering lagi. Batang pohon kesembuhan adalah keseimbangan emosi. Itu sebabnya sahabat-sahabat yang emosinya seimbang relatif lebih sedikit sakit. Dan akar pohon kesembuhan adalah keterhubungan spiritual. Rasa terima kasih mendalam, kesabaran serupa ruang, bersyukur dengan berkah-berkah kehidupan adalah sebagai contoh sehatnya keterhubungan spiritual seseorang.

Berangkat dari sini, bisa dirumuskan sebuah rahasia kecantikan atau kegantengan yang muncul dari dalam. Bibitnya adalah penerimaan akan diri secara total. Pengertian total adalah menerima baik kelebihan dan kekurangan. Selalu memandang kehidupan dari sisi berkah, bukan musibah, adalah air yang disiramkan pada bibit tadi. Cinta dan keikhlasan adalah bunga yang mekar di sana. Dengan kata lain, wajah kecantikan yang bertahan paling lama adalah cinta dan keikhlasan. Maka, jika tidak menanam bunga dalam hati kita – dengan bersyukur, berterima kasih – jangan harap orang akan melihat kecantikan atau kegantengan dalam diri kita.

Kebahagian, kesejahteraan dan kedamaian tidak memerlukan pengertian. Ia hanya butuh ketekunan bersyukur di hari ini, melengkapi kesyukuran kemarin dan menambahnya untuk besok dan lusa. Sehat adalah waktu untuk bersyukur pada kehidupan, dan jika datang sakit adalah momentum untuk memurnikan jiwa. Persis seperti indahnya kalam di bawah ini yang terus menginspirasi.

Dari Abu Hind Ad-Dari, dari Rasulullah SAW bersabda, “Allah yang Maha Perkasa dan Maha Tinggi berfirman:

« مَنْ لَمْ يَرْضَ بِقَضَائِي ، وَلَمْ يَصْبِرْ عَلَى بَلائِي ، فَلْيَلْتَمِسْ رَبًّا سِوَاي » .

Siapa saja yang tidak rela menerima ketetapan-Ku (takdir-Ku) dan tidak sabar menghadapi ujian-ujian-Ku, silahkan dia mencari Tuhan selain Aku.” [HR. Ath-Thabrani dan Ibnu ‘Asakir]

Faizunal A. Abdillah
Pemerhati lingkungan – Warga LDII Kabupaten Tangerang.

Tags: bersyukuremosihatihatiistrikeluhankolamreaksisuami

Comments 2

  1. MC says:
    6 years ago

    Alhamdulillah diingatkan.
    Catatannya daei tulisan ini:
    Sehat adalah waktu untuk bersyukur pada kehidupan, dan jika datang sakit adalah momentum untuk memurnikan jiwa.

    Reply
  2. Ferry sandriya ms says:
    6 years ago

    Intinya dgn bersyukur kita bisa menjadi pribadi yg berprasangka baik pada setiap kejadian.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Ipaslamet on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

March 11, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.