Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Celoteh : Sholat Tasbih

2009/04/16
in Nasehat
0
ldii-sholat

ldii-sholat

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Siapa bilang kalau sholat tasbih itu amalan populernya jokam? Siapa bilang? Aku tidak bilang begitu. Karena faktanya aku alami sendiri. Ketika masih usia belasan di kampung dulu, sholat tasbih selalu menjadi andalan para tetua kami untuk menyambut malam lailatul qodar. Malam kur – kuran. Mulai dari selikur (21), telu likur (23), selawe (25), pitu likur (27) dan sanga likur (29). Jadi semacam kegiatan sakral. Bayangkan, sholat tasbihnya itu dilaksanakan pas tengah malam. Ora baen – baen. Dilaksanakan dengan cara berjamaah lagi. Ya, berjamaah! Biasanya mulai jam 12.00 tet. Sebelum itu, dipukullah bedug bertalu – talu, setengah jam sebelumnya. Kami biasa menyebutnya dengan dandang. Sebagai tanda akan dimulainya sholat itu. Dan ukuran bedug dikampung kami termasuk bedug yang sangat besar, dengan diameter lebih dari 1 meter. Terbuat dari kayu jati bulat – glondongan. Bukan rakitan dari belahan – belahan kayu. Dan kami sering, yang masih ABG waktu itu, mempermainkan bedug ini dengan irama dangdut atau gambus. Beda dengan tabuhan bedug konvensional dari para tetua. Jadilah rame, karena kesempatan memukul bedug dan menyalurkan bakat. Karena terus terang kami sangat stress, kalau sholat itu dimulai. Lama sekali bo…!

Setelah berkumpul baru mulai sholat tasbihnya. Setiap kali pelaksanaan bisa 30 menit baru kelar. Itu paling cepat. Tergantung dari imamnya. Di masjid kampung saya dulu ada 3 imam definitif. Yang satu sudah sepuh, ini yang paling lama kalau ngimami. Dan terus terang banyak yang tidak pro dia. Satu lagi separo baya. Dai anak imam yang sepuh itu. Dia agak moderat, tetapi tetap saja masih banyak yang ogah – ogahan juga. Nah, ada imam yang paling muda. Ini yang jadi favorit. Sebab cepat dan memenuhi standar tuma’ninah dan tartil bacaan. Sayangnya, dia jarang ngimami. Jadi tetap saja, bagi kami waktu itu, sholat tasbih merupakan momok. Nah, cara mengkomandoinya, imam selalu mengeraskan bacaan la haula wala quwwata illa billah sebagai tanda selesai itungan bacaan tasbih setiap urutan gerakan. Biasanya sih, perasaan kami, sepertinya nunggunya lama sekali untuk mendengar kalimat itu diucapkan oleh imam. Jadi, sudah banyak cerita, yang sujud tidak bangun – bangun lagi. Alias tertidur karena lamanya sujud. Apalagi cerita kliyengan karena pusing campur ngantuk. Itu sudah biasa, dan hanya sholat tasbih itu saja amalan untuk menghadang lailatul qodar. Ya, boleh dikatakan sholat tasbih itu amalan tahunan. Hanya setiap akhir ramadhan ketemu dan ketemuan lagi. Tidak pernah terlewat.

Saya tidak ingin membahas kenapa sholat tasbih itu dikerjakan secara berjamaah? Boleh apa enggak itu harusnya sudah jelas. Karena sebagian besar sholat sunnah itu amalan munfarid alias sendiri. Tidak dicontohkan dengan cara berjamaah. Memang ada sebagian contoh sholat sunnah yang dikerjakan secara berjamaah, seperti sholat tarawih. Jadi nggak usah diperdebatkan lagi panjang lebar. Saya hanya ingin menunjukkan bahwa amalan sholat tasbih itu memang pol. Dan bukan hanya kita saja yang menekuninya. Jadi jangan berbangga diri, kalau kita bisa melaksanakannya. Syukuri saja, bahwa kita diberi kekuatan dan kemampuan melaksanakan dan mencintai ajaran sunnah. Kenapa? Karena dikajikan dari sumbernya langsung. Kita tahu kalau sholat tasbih itu boleh dikerjakan setiap hari atau setiap minggu atau setiap bulan, setiap tahun atau seumur hidup sekali. Kefadholannya, bisa menghapus sepuluh macam dosa. Hanya saja, saya belum nemu praktik sholat tasbih yang berjamaah seperti di kampung saya dulu. Memang contohnya nggak dikerjakan secara berjamaah. Jadi, jangan dicoba ya sholat tasbih dengan cara berjamaah? Brr…..!

Oleh : Faizunal Abdillah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Ipaslamet on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Dani Jumeri on DPD LDII Kabupaten Bandung Tebar 7.000 Paket Takjil Ramadan 1447 H
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

March 11, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.