Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Di Depan Anggota LPOI, Lemhanas Tekankan Pentingnya Nilai-Nilai Kebangsaan

2023/03/26
in Nasional
0
Foto bersama para narsum dan perwakilan peserta pada acara “Tadarus Kebangsaan”, yang dihelat Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), di Hotel Royal Kuningan, Jakarta. Foto: LINES.

Foto bersama para narsum dan perwakilan peserta pada acara “Tadarus Kebangsaan”, yang dihelat Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), di Hotel Royal Kuningan, Jakarta. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (26/3). Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) menekankan pentingnya nilai-nilai kebangsaan pada acara “Tadarus Kebangsaan”, yang dihelat Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, pada Sabtu (25/3).

Deputi Bidang Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas, Laksamana Muda TNI Edi Sucipto mengatakan posisi Indonesia strategis, karena berada di antara dua benua dan samudra. Juga berada di garis ekuator yang rentan menjadi ladang konflik geopolitik. Menurutnya, presiden pertama Indonesia menyadari bahwa seorang calon pemimpin wajib mengerti geopolitik Indonesia di dunia. Hal tersebut ia tegaskan kepada LPOI yang sedang menyusun roadmap kepemimpinan Indonesia yang mayoritas penduduknya Islam.

“Konsep roadmap kepemimpinan Islam harus ada dan wajib. Kita mayoritas Islam, harus mengerti tentang geopolitiknya di dunia ini. Harus mengerti eksistensi Indonesia agar agar bisa survive di tengah dinamika politik dunia,” kata Edi.

Edi Sucipto mengatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terbentuk oleh sejarah panjang. Bahkan, konsep negara maritim sudah ada sejak zaman Kerajaan Majapahit dan Sriwijaya. Namun lahirnya nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme baru muncul pada tahun 1908, ketika lahirnya Budi Utomo dan ditegaskan pada saat hari Sumpah Pemuda. Dan didobrak saat hari Kemerdekaan 17 Agustus 1945, dimana NKRI mulai berdiri.

“Founding Fathers kita pernah mengatakan Indonesia bulat bukan hanya sebatas Jawa saja, bukan hanya Sumatera saja, atau Borneo, atau Maluku saja tapi merupakan satu kesatuan wilayah dan bangsa yang ditunjuk oleh Allah SWT,” ujarnya.

Laksda Edi mengatakan keragaman Indonesia adalah kekuatan, di mana Pancasila adalah titik temunya. Menurutnya hal ini perlu dikelola dengan baik, sebab jika tidak diatur dengan baik justru akan menjadi titik kehancuran. “Kita punya pengalaman dengan banyaknya Kerajaan di Indonesia saat itu, perlahan habis sebab devide et impera yang dimainkan kolonial pada saat itu,” tutur Edi.

Keragaman juga bisa menjadi ancaman separatis, kalau konflik sosial tidak di manage pemerintah dengan baik. Oleh sebab itu menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada warga sangat penting, untuk dapat mengelola sumber daya yang dimiliki. Sehingga Indonesia menjadi negara super power di dunia.

“Tidak semua negara di dunia suka Indonesia menjadi negara superpower. Tidak menghendaki Indonesia menjadi negara yang kuat,” kata Edi. Ia menambahkan, walaupun sudah ada PBB, penjajahan dengan cara lain masih sangat kuat, “Oleh karena itu ini wajib kita waspadai,” tegas Edi.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.