Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Ramadan 2026
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Ramadan 2026
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Headlines

DPP LDII: Pendidikan Karakter Bisa Sukses, Bila Andalkan 6 Pihak Ini

2020/11/19
in Headlines
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Surabaya (19/11). LDII memandang penting pembangunan karakter. Ini disampaikan dalam konferensi pers menjelang peluncuran  platform e-learning pondokkarakter.com. Konferensi Pers ini digelar di Kantor DPW LDII Jawa Timur, Surabaya, Kamis (19/11).

Ketua DPP LDII Chriswanto Santoso yang membuka acara ini menekankan pentingnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkarakter. Ia mengatakan,  LDII mengamati beberapa lingkungan strategis yang menjadi perebutan beberapa negara, yakni energi, pangan, air, dan logam. Untuk antisipasi itu SDM memegang peran penting.  Dalam menyiapkan SDM inilah DPP LDII di bidang Pendidikan membuat sebuah platform e-learning pondokkarakter.com.

 “Di dalam nilai-nilai SDM ini adalah terutama terkait dalam karakter dalam rangka menyongsong bonus demografi 2030 ini maka LDII mencoba berkontribusi pada pembangunan karakter,” ujar Chriswanto.

Pembangunan karakter selama ini, lanjut Chriswanto, masih banyak menekankan pada obyek (anak didik). “Kami mencoba mencari sisi lain yang berfokus pada subyek yakni stakeholder yang mendidik anak-anak. Itulah mengapa kami membuat platform pondokkarakter.com yang isinya memberikan pemahaman bagaimana cara stakeholder dalam menciptakan anak didik yang memiliki karakter kuat,” tambah Chriswanto.

Pondok karakter bakal menjadi e-learning perdana yang fokus pada pendidikan karakter. Menurut Ketua DPP LDII Basseng Muin, LDII telah memiliki sekitar 236 satuan pendidikan, mulai tingkat pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Di sekolah-sekolah tersebut selain mendapatkan pendidikan formal juga mendapatkan pendidikan karakter.

Kemajuan sebuah bangsa bukan ditentukan dari sumber daya alam, melainkan dari karakter negara itu sendiri. Dalam hal ini LDII mengembangkan sebuah karakter profesional religius. Profesional artinya manusia dituntut untuk ahli dibidangnya, jangan sampai negara lain yag menguasainya dan mengambil manfaat dari empat faktor itu. Adapun definisi religius adalah dimensi moralitas, manusianya harus jujur,  berkarakter dan berintegritas. Basseng menambahkan, karakter menjadi navigasi agar keterampilan tinggi mendapat arah yang tepat. Tanpa karakter, arah pembangunan tidak dapat diketahui arahnya.

“Mendidik karakter itu ada ilmunya tersendiri. Tiap stakeholder memiliki peran masing-masing. Jika stakeholder memahami perannya dan cara melakukannya perannya dalam dunia pendidkan karakter maka otomatis anak didiknya juga akan memiliki karakter profesional religius,” papar Basseng.

Ada enam stakeholder yang digagas dalam pondokkarakter.com, yakni orang tua, guru, pamong, kepala sekolah, tenaga kependidikan, dan pengelola yayasan. Keenam stakeholder sebagai subyek pendidikan  ini memegang peranan penting dalam pembangunan karakter anak didik. Pendidikan tidak hanya berfokus pada obyek (anak didik) tapi juga melalui penguatan subyek berupa enam stakeholder tersebut.

Penggunaan teknologi informasi dalam pendidikan karakter memperlancar dan mempercepat proses belajar baik bagi stakeholder maupun anak didik.”Jangan sampai terjadi penggunaan teknologi tanpa interaksi. Banyaknya informasi yang tersebar, membutuhkan kekampuan dalam mengelola informasi tersebut, “ jelas pakar pendidikan, Siti Nurannisa yang juga hadir sebagai narasumber dalam acara ini.

Nurannisa menambahkan, pendidikan bukan sekadar kognitif. Fokus hanya pada kognitif hanya akan menghilangkan momentum dalam membangun karakter anak didik. “Pendidikan karakter tidak bisa hanya diberikan secara teknis, kognitif, dihafalkan, tapi dia hidup dan muncul tumbuh sehinggga bisa dilihat. Diharapkan enam stakeholder itu menumbuhkan dulu karakter di dalam dirinya masing-masing,” paparnya.

DPP LDII menggelar konferensi pers peluncuran pondokkarakter.com di kantor DPW LDII Jawa Timur, Surabaya, pada Kamis (19/11).

Lebih lanjut Nurannisa mengatakan, jika sekolah hanya sekadar kewajiban, akan menurunkan kemampuan generasi penerus. “Pendidikan karakter bisa disesuaikan dengan kekinian. Pemaknaan dan implementasinya sama, hanya mediumnya yang berubah,” tambahnya.

Menurut Nurannisa, pendidikan karakter tidak bisa sekadar konsep, teori. Dibutuhkan upaya sistematis dan terintegrasi. “Ada faktor pembiasaan, ada tahapan, proses, bukan hanya fokus pada hasil. Namun, yang terpenting ada konsistensi dalam pendidikan karakter,” pungkasnya.

Tags: ldiipondokkarakter.com

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • amel on Catatan Ramadhan (14): Doa Abu Dzarr
  • sahrudin udin on Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan
  • Sudarmanto on Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan
  • Nanang Naswito on Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU
  • Nanang Naswito on Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kunjungi Pesantren Al-Risalah Polman, Cendekiawan NU Teliti Peran Dakwah LDII

Kunjungi Pesantren Al-Risalah Polman, Cendekiawan NU Teliti Peran Dakwah LDII

February 6, 2026
Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

February 8, 2026
Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

February 10, 2026
Ikhlas Hina

Ikhlas Hina

February 9, 2026
Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

4
Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

3
Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

1
Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU

Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU

1
LDII Aceh Tengah dan IAIN Gajah Putih Takengon Perkuat Kerja Sama Pendidikan

LDII Aceh Tengah dan IAIN Gajah Putih Takengon Perkuat Kerja Sama Pendidikan

February 13, 2026
Jelang Ramadan, LDII Meruya Utara Gelar Bazar Murah untuk Bentuk Kemandirian Remaja

Jelang Ramadan, LDII Meruya Utara Gelar Bazar Murah untuk Bentuk Kemandirian Remaja

February 13, 2026
Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker

Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker

February 13, 2026
Dukung Upaya Pencegahan Stunting, Wanita LDII Lamongan Belajar Hidroponik

Dukung Upaya Pencegahan Stunting, Wanita LDII Lamongan Belajar Hidroponik

February 11, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Aceh Tengah dan IAIN Gajah Putih Takengon Perkuat Kerja Sama Pendidikan February 13, 2026
  • Jelang Ramadan, LDII Meruya Utara Gelar Bazar Murah untuk Bentuk Kemandirian Remaja February 13, 2026
  • Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker February 13, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Ramadan 2026
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.