Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Dua Kisah (Leadership)

2020/08/07
in Nasehat
7
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Lines (07/08) – Dua kisah berikut adalah cerita favorit saya. Sangat membekas dan menginspirasi. Mendalaminya, semakin menumbuhkan aura kemandirian dan nuansa perbedaan. Darinya, diharapkan kemandirian akan cepat tumbuh terbangun, jika setiap orang sadar bahwa setiap diri adalah pemimpin. Bukan untuk memimpin orang lain, mau tidak mau, dibutuhkan untuk memimpin dirinya sendiri.

Pertama, kisah Raja Mahmud dari Seljuk yang terpisah dari tentaranya. Ketika sedang mengendarai kudanya kencang-kencang, dilihatnya seorang anak lelaki kecil berada di tepi sungai. Anak itu telah menebarkan jalanya ke sungai dan tampaknya sangat murung. “Anakku,” kata Sang Raja, “kenapa kau murung? Tak pernah kulihat orang semurung dirimu.” Anak lelaki itu menjawab, “Hamba salah seorang dari tujuh bersaudara yang tidak berayah lagi. Kami hidup bersama ibu kami dalam kemelaratan dan tanpa bantuan siapapun. Hamba datang kemari setiap hari, memasang jala mencari ikan, agar ada yang dimakan setiap malam. Kalau hamba tak menangkap seekor ikan pun pada siang hari, malamnya kami tak punya apa-apa.”

“Anakku,” kata Sang Raja, “bolehkah aku membantumu?” Anak itu setuju, dan Rajapun melemparkan jala yang, karena sentuhan kewibawaannya, menghasilkan seratus ikan.

Kedua, kisah Raja Prusia, Frederick Yang Agung, ketika berjalan – jalan di pinggiran kota Berlin yang indah. Di tengah perjalanannya dia bertemu dengan seorang kakek tua – renta yang berpakaian lusuh dan bersahaja, berjalan menghampirinya. Melihat situasi seperti itu Frederick Yang Agung merasa kaget seraya bertanya, “Siapa kamu?” Sang kakek dengan tegas menjawab, “Saya adalah seorang raja.” “Raja…?” sahut Frederick sambil menahan tawa, “Di kerajaan mana kamu memerintah?” Dengan yakin dan mantap sang kakek menimpali, “Saya memerintah diri saya sendiri.”

Kisah awal memberikan tuntunan bahkan seorang raja pun, karena leadershipnya, membantu hal kecil pada rakyatnya, tanpa ragu. Hal yang remeh menjadi anggun karena sentuhannya. Sedangkan kisah kedua, juga karena leadershipnya, seorang rakyat jelata menunjukkan siapa dirinya dengan penuh yakinnya. Kesederhanaan yang dibungkusnya, menjadi begitu menyentuh, indah. Hal ini terjadi karena secara fitrah setiap diri adalah pemimpin, dengan kapasitas yang berbeda. Kepemimpinan tak ada hubungannya dengan jabatan. Kepemimpinan adalah milik setiap orang. Kepemimpinan adalah tindakan, bukan jabatan.

Sang Guru bijak selalu berpesan singkat dalam setiap sesi; Leadership is an action, not a position. Kepemimpinan adalah perilaku kita sehari – hari, bahkan yang sederhana sekalipun. Berkata jujur, bersikap baik, tidak berbohong, sopan-santun adalah kepemimpinan. Mengunjungi kawan yang sakit, silaturrahim, mendengarkan curhat seorang sahabat, mengantar istri belanja dan membacakan cerita untuk anak adalah kepemimpinan. Tepat waktu, disiplin, menghormat tamu, berbakti kepada kedua orang tua adalah kepemimpinan. Banyak hal, dari yang besar sampai yang kecil, adalah kepemimpinan.

حَدَّثَنَا عَبْدَانُ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ، أَخْبَرَنَا مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ ـ رضى الله عنهما ـ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ كُلُّكُمْ رَاعٍ، وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ، وَالأَمِيرُ رَاعٍ، وَالرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهْلِ بَيْتِهِ، وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ عَلَى بَيْتِ زَوْجِهَا وَوَلَدِهِ، فَكُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

Dari Ibnu Umar r.a., dari Nabi SAW, beliau bersabda; -“Setiap kalian adalah penggembala, setiap kalian akan ditanya dari gembalaannya, amir adalah penggembala, seorang lelaki adalah penggembala atas keluarganya, seorang istri adalah penggembala atas rumah suaminya dan anak suaminya, maka setiap kalian adalah penggembala dan setiap kalian akan ditanya dari gembalaannya.” (Rowahu Bukhary)

Diantara kita terlalu menggebu dalam mengapresiasi dalil ini, sehingga lupa bahwa sebenarnya makna dalil ini begitu sederhana. Ia ada di kalimat pertama dan penutup. Tetapi kebanyakan terbawa untuk melempar pandangan keluar, alih-alih ke dalam. Padahal, sejatinya ia ada di dalam sebelum keluar. Begitu dekat dengan kehidupan keseharian kita. Begitu lekat dengan jiwa kita, sebab kepemimpinan adalah fitrah, sebagaimana dua kisah di atas. Kepemimpinan adalah anugrah serta amanah yang akan dipertanyakan kembali oleh yang menitipkan.

Faizunal A. Abdillah
Pemerhati lingkungan – Warga LDII Kabupaten Tangerang.

Tags: inspirasikisahldiileadershipmandiripemimpin

Comments 7

  1. Zanuar Rima Nasrullah says:
    6 years ago

    Wah. Bener bener, LINES yang sekarang, (dulu aku belum punya ig, jadi kurang tahu) banyak sekali kata kata indah. Tertata rapi membungkus pesan kaya makna. Teruskan, semoga bermanfaat, semoga aman, selamat, lancar, dan batokah.

    Reply
  2. mbakrizq says:
    6 years ago

    Bagus tulisannya 🙂

    Reply
  3. Ana dwi rofiq says:
    6 years ago

    Muga di paringi sehat dan barokah buat semua tim agar dapat berbagi kebaikan ilmu akhirot duniawi

    Reply
  4. Rina Rodiana says:
    6 years ago

    Godbless

    Reply
  5. Totok says:
    6 years ago

    Alhamdulillaah bisa menjadi pelajaran diri

    Reply
  6. Cing Rahmat says:
    6 years ago

    Menakjubkan
    Ajzkhro

    Reply
  7. Hajar says:
    4 years ago

    Alhamdulillah jazaa kumullohu khoiroo nasihatipun 🙂

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.