Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Esai: Berdamai

2020/09/24
in Nasehat
1
Ilustrasi (foto: pikiran-rakyat.com)

Ilustrasi (foto: pikiran-rakyat.com)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh: Faizunal A. Abdillah
Pemerhati lingkungan – Warga LDII Kabupaten Tangerang

Kalau mau mengkritisi keputusan “berdamai dengan virus corona” tentu gak kekurangan bahan. Entek amek, kurang golek. Daripada kelelahan menghabiskan energi untuk itu, mungkin sudut pandang berikut ini bisa dijadikan alternatif jalan keluar. Jalan keselamatan. Jadikanlah keputusan RI dan banyak negara lainnya untuk berdamai dengan virus corona adalah berita gembira. Energi positif untuk melangkah ke depan. Sebab, itu tanda manusia tidak lagi berperang melawan alam, tapi dipaksa belajar menyelaraskan diri dengan alam. Seiring dengan semakin menyebar mendalam pengertian tentang virus corona. Dimana virus adalah bagian dari cara alam untuk menjaga keseimbangannya, menuju hukum penting alam (sunnatullah): hidup selaras-seimbang.

Sudah sejak dulu kala, mungkin sejak semesta diciptakan, dari setiap putaran zaman, tidak ada cara perlindungan diri yang lebih meyakinkan selain selaras dan seimbang di tengah alam. Artinya memahami keterhubungan pada setiap makhluk yang ada di atas bumi dan di bawah langit ini. Jika ada satu yang berubah, rusak atau terganggu, akan mengakibatkan gangguan kepada yang lain. Bisa kecil, sedang, besar atau katastropik. Itu pasti. Tergantung skalanya. Allah berfirman;

وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً ۖ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan takutlah kalian pada kerusakan/siksaan yang tidak hanya menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kalian. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.” (Al-Anfal: 25)

Bekal melangkahnya kemudian, latih diri untuk memandang seperti langit dan bertindak seperti bumi. Saat memandang apa saja dan siapa saja, lihat semuanya serba baik dan secara baik pula. Seperti langit, tidak hanya tampak biru menyejukkan, ia memayungi dan melindungi semuanya. Sehat baik, sakit juga baik. Sakit adalah panggilan, tanda bahwa pola hidup ada yang berubah dan mesti diubah kembali normal. Gembira baik, sedih juga baik. Kesedihan membuka pintu bagi kebahagiaan yang lebih dalam. Melalui cara pandang ini, di satu sisi energi tidak banyak bocor melalui pikiran kritis, di lain sisi para sahabat terhubung secara sangat meyakinkan dengan alam sekitar. Dan itu membuat manusia selaras, seimbang, terjaga rapi.

Allah berfirman:

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ
الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Ali Imron : 190-191).

Setelah memiliki cara pandang ala langit, pembekalan berikutnya adalah cara bertindak. Dalam hal ini, belajarlah secara mendalam pada bumi pertiwi dalam berbuat. Legawa, tulus dan penuh penerimaan. Apapun yang datang, olah semua menjadi bunga indah dan buah yang berguna. Penderitaan adalah jalan sangat meyakinkan untuk kembali dan tumbuh menuju kedewasaan. Penyakit bukan kutukan, ia berkah yang menyamar, tersembunyi. Ada pesan indah di baliknya, penyakit tidak bisa membunuh. Ia membantu jiwa agar bertumbuh. Begitu cara mengolah semua hal yang terjadi dalam kehidupan ini.

Di atas semuanya, mereka yang bisa memadukan pikiran yang luas tidak terbatas ala langit, dengan pelayanan yang super tulus seperti bumi, di kehidupan ini akan mengalami banyak hal mengagumkan. Pencerahan, keterhubungan, kebahagiaan dan kecerdasan. Cukup, cukup dan cukup. Itulah pesan dan kesan yang dirasakan. Diri tidak lagi mencari apa-apa. Seperti seseorang yang telah sampai di rumah, untuk apa mencari rumah. Tubuh adalah rumah indahnya jiwa. Dalam bahasa sederhana nan indah: “Having a place to go is home. Having someone to love is family”. Setiap tempat adalah rumah. Setiap makhluk adalah keluarga indah. Dan melengkapi keindahan dan rasa cukup yang luar biasa di atas, mengiringi energi positif yang terus bertumbuh; tetaplah waspada dan berhati-hati dalam setiap langkah! Tetaplah di rumah, jaga diri, jaga kesehatan dan qu anfusakum wa ahlikum…!

Tags: AlamBerdamaiCoronaldii

Comments 1

  1. MUJIARSO says:
    5 years ago

    Alhamdulillah….tulisan yang sangat menginspirasi dan memotivasi untuk meningkatkan kualitas diri…..semoga menjadi Jariyah ….di hadapan Alloh….aamiin

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Sukimin on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Romdhon Nasrulloh on Nasehat untuk Para Suami
  • Al Hilal on Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan
  • Mulyadi Safwan on Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 21
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Pesan Ketua NU di Ponpes Wali Barokah: Ramadan Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

Pesan Ketua NU di Ponpes Wali Barokah: Ramadan Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

March 7, 2026
Menko AHY Sebut LDII Harus Tingkatkan Peran dalam Pembangunan SDM

Menko AHY Sebut LDII Harus Tingkatkan Peran dalam Pembangunan SDM

March 6, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Menko AHY Sebut LDII Harus Tingkatkan Peran dalam Pembangunan SDM

Menko AHY Sebut LDII Harus Tingkatkan Peran dalam Pembangunan SDM

9
Renungan Hari 18

Renungan Hari 18

6
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Nasehat untuk Para Istri

Nasehat untuk Para Istri

3
Ustaz Jarir: Persungguh Ibadah 10 Malam Terakhir Ramadan Raih Keutamaan Lailatul Qadar

Ustaz Jarir: Persungguh Ibadah 10 Malam Terakhir Ramadan Raih Keutamaan Lailatul Qadar

March 12, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Malam Qadr dan Asal Usulnya

Malam Qadr dan Asal Usulnya

March 12, 2026
Kementerian ATR/BPN Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, LDII Banten Siap Sinergi Program

Kementerian ATR/BPN Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, LDII Banten Siap Sinergi Program

March 12, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Ustaz Jarir: Persungguh Ibadah 10 Malam Terakhir Ramadan Raih Keutamaan Lailatul Qadar March 12, 2026
  • Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga March 12, 2026
  • Malam Qadr dan Asal Usulnya March 12, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.