Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Hal-Hal yang Melebur Pahala Puasa

2017/06/01
in Nasehat
0
ilustrasi marah
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Biasanya anak kecil begitu gembira saat menyanyikan lagu Libur Telah Tiba, maka seharusnya umat Islam juga harus lebih bahagia dan senang saat menyambut datangnya bulan Ramadan. Sebab Ramadan menjanjikan segalanya, khususnya memberi “bonus pahala” kepada umat Islam dalam beribadah.

Hampir semua orang Islam berlomba-lomba dalam memperbanyak amalan baiknya di bulan Ramadan ini. Sehingga, peluang untuk berbuat maksiat dapat diminimalisir. Maklum, saat Ramadan, dari mulai anak-anak, remaja, sampai bapak-ibu, kakek-nenek, semua berlomba-lomba mencari pahala. Yang biasanya orang-orang jarang ke masjid kalau salat, saat Ramadan, semuanya berbondong-bondong menuju masjid. Tadarus dan baca Alquran setelah Salat Subuh, juga mampu mengalihkan perhatian sebagian besar umat Islam.

Bukan hanya umat Islam, para selebritis pun jadi rajin bawain dan ngisi acara-acara bernuansa Islam baik di radio maupun di televisi. Terlepas dari beragam niat dan tujuannya, yang jelas para selebritis sudah tampil sopan. Ramadan memang mampu memberi nuansa yang berbeda dengan bulan lainnya.

Itu sebabnya, bulan Ramadan selalu disambut gempita oleh sebagian besar kaum muslimin. Maklum, dari keterangan yang sering didengar dari para ustadz, bahwa Ramadan adalah bulan penuh rahmat, ampunan, dan terbebasnya dari godaan yang berujung siksa api neraka. Tentu dengan catatan, bahwa kita memanfaatkan bulan Ramadan dengan aktivitas yang benar dan baik.

Sobat muda muslim, seperti tahun-tahun sebelumnya, umat Islam sudah siap dengan beragam kegiatan; ada salat, tadarus Alquran, seminar, nasehat agama, sampai acara bagi takjil. Pokoknya, seluruh program acara sengaja dikemas sedemikian rupa, supaya mencerminkan nuansa islami. Tentu saja, kegiatan seperti ini layak dipertahankan dan terus dikembangkan. Dengan harapan, nantinya bukan sekadar bentuk seremonial belaka, tapi lebih karena terdorong dari sisi ideologis.

Artinya, kita rajin beribadah dan beramal baik jangan hanya pas bulan Ramadan saja, lalu setelah Ramadan malah kembali berbuat maksiat. Bahkan harusnya, Ramadan ini adalah momentum yang tepat untuk memupuk semangat keislaman.

Setiap orang berusaha untuk berbuat baik sebanyak-banyaknya dan sekuat-kuatnya. Sehingga orang-orang menyaksikan bahwa setiap orang mengejar pahala. Coba bayangkan kalau setiap hari sepanjang tahun seperti ini, hidup akan damai dan tentram. Sebab, banyak orang yang taat dan giat melaksanakan amal shaleh. Tidak ada pencurian, perkosaan, perzinaan, korupsi, dan perbuatan maksiat lainnya.

Kebanyakan umat Islam belum mengetahui bahwa ada beberapa perbuatan yang membuat puasa seseorang itu menjadi sia-sia pahalanya. Diantaranya adalah berkata dusta, menggunjing orang lain, mengucapkan kata-kata kotor, mencuri hak orang lain, marah-marah dan masih banyak lagi. Perbuatan ini yang biasanya tidak dirasakan oleh umat Islam, karena sudah terbiasa dengan hal-hal tersebut.

Nah, agar Ramadan ini terasa lebih bermakna, maka umat Islam harus bisa memanfaatkan bulan Ramadan ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai puasa yang merupakan aktivitas utama dari kewajiban di bulan Ramadan ini sia-sia. Itu artinya, tidak ada nilai baiknya sama sekali di hadapan Allah karena ternodai oleh perbuatan-perbuatan salah yang kita lakukan.(wicak/lines)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.