Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

IBLIS MEMPERLIHATKAN DIRI KEPADA NABI MUSA ‘ALAIS SALAM

2011/04/01
in Nasehat
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh:M.Nuhung Arifin

Abu bakar Al Qurosyi  meriwayatkan dengan isnadnya sampai kepada ibnu Umar, dia 
berkata : Iblis menemui Nabi Musa, lantas berkata, “Wahai Musa, engkau telah 
dipilih oleh Allah dengan membawa risalaNya dan Allah telah berbicara dengan 
sungguh-sungguh, dan aku termasuk mahluk Allah yang berdosa, aku ingin bertobat, 
maka tolonglah aku di sisi Tuhanmu Azza wa Jallah supaya Allah menerima tobat”

Maka nabi Musa berdoa kepada Allah , maka dikatakan, “engkau telah menyelesaikan 
keperluanmu” maka nabi Musa menemui Iblis lantas berkata, “Kamu diperintah supaya 
sujud ke kuburan Nabi Adam dan Alloh menerima tobatmu ” Maka Iblis sombong dan 
marah dia berkata, “Aku tidak mau sujud ketika dia hidup, apakah aku akan sujud 
kepadanya setelah ia mati? ” Berkata Iblis “Wahai Musa, karena engkau telah 
menolongku maka engkau punya hak maka ingatlah kepadaku dalam tiga hal maka aku 
tidak merusak dalam tiga hal :
1.Ingatlah ketika engkau marah, sesungguhnya bisikanku itu ada dalam hatimu, dan 
mataku dalam dua matamu, dan aku mengalir darimu dalam tempat mengalirnya darah.
2.Ingatlah kepadaku ketika enkau campuh perang karena aku akan datang kepada anak 
adam ketika berdesak-desak dalam perang, aku mengingatkan kepada manusia tentang 
anaknya, istrinya, dan keluarganya hingga dia berpaling (lari dari perang)
3.Janganlah kamu menemani duduk wanita yang bukan mahromnya, karena sesungguhnya 
aku adalah utusannya kepadamu dan utusannya kepadanya” (Askaamul Marjan 207).
-Dengan adanya kisah ini, maka kita harus mengerti jika kita marah, ingatlah bahwa 
marah itu pengaruh gangguan Iblis/syetan
-Dalam sabilillah, kemudian kita selalu ingt keluarga, itu juga pengaruh /gangguan 
Iblis/syetan.
-Kalau kita nyepi dengan wanita yang bukan mahromnya, maka Iblis/syetan mendorong 
membesarkan setrum berbuat pelanggaran.
Al Qurosyi telah meriwayatkan dari Abdurrohman bin Zaid, dia berkata ketika Nabi 
Musa duduk dalam sebagian majelisnya, tiba-tiba datang Iblis memakai burnus (baju 
luar yang menutup kepala). Setalah dekat denga Nabi Musa dia melepaskan burnusnya, 
kemudian meletakkannya dan berkata kepadanya ” salam sejahtra buatmu, Wahai Musa. 
“Maka Nabi Musa menjawab “Salam sejahtra buatmu, siapakah engkau?  “Dia berkata , 
Saya Iblis” Nabi Musa berkata, “Mudah-mudahan Allah tidak menghiduokanmu, kenapa 
kamu datang? ” Iblis berkata , “Aku datang karena kedudukanmu di sisi Alloh dan 
tempatmu di sisiNya. Berkata Nabi Musa “Apa yang aku lihat sesuatu ada padamu?” 
Berkata Iblis, “Aku menyambar hati hamba-hamba Allah “, berkata Nabi Musa ” Apa 
perbuatan manusia, yang dengannya engkaumenguasai kepadanya, “Iblis menjawab, ” 
Jika seorang ujub kepada dirinya, banyak amalnya dan lupa dosa-dosanya. Dan aku 
menakut-nakuti (memperingatkanmu) tiga hal :
1.Jangan kamu nyepi dengan seorang perempuan yang tidak halal bagimu, karena 
sesungguhnya tidak nyepi seorang laki-laki dengan seorang perempuan yang telah 
halal baginya kecuali aku menemaninya selain teman-temanku sehingga aku 
merusaknya.
2.Jangan kamu berjanji sesuatu janji kecuali engkau memenuhinya, karena 
sesungguhnya tidak berjanji seseorang dengan suatu janji kecuali aku menutupi 
antara dia dengan memenuhi janjinya.
3.Jangan sekali-kali kamu shodaqoh kecuali kamu harus meneruskannya, karena 
sesungguhnya tidak mengeluarkan seseorang akan shodaqoh lantas dia tidak 
meneruskannya kuali aku menemaninya selain teman-temanku sehingga aku menutupi 
antara dia dia dengan mengeluarkan shodaqohnya”
Kemudian dia pergi sambil berkata, “oh alangkah celakanya !” Berkata begitu tiga 
kali. Musa telah mengerti apa-apa yang dia akan memberi peringatan supaya hati-hati dengannya anak cucu Adam (Talbisu Iblis 30)

 

IBLIS MEMPERLIHATKAN DIRI KEPADA NABI MUSA ‘ALAIS SALAM
Abu bakar Al Qurosyi  meriwayatkan dengan isnadnya sampai kepada ibnu Umar, dia

berkata : Iblis menemui Nabi Musa, lantas berkata, “Wahai Musa, engkau telah

dipilih oleh Allah dengan membawa risalaNya dan Allah telah berbicara dengan

sungguh-sungguh, dan aku termasuk mahluk Allah yang berdosa, aku ingin bertobat,

maka tolonglah aku di sisi Tuhanmu Azza wa Jallah supaya Allah menerima tobat”

Maka nabi Musa berdoa kepada Allah , maka dikatakan, “engkau telah menyelesaikan

keperluanmu” maka nabi Musa menemui Iblis lantas berkata, “Kamu diperintah supaya

sujud ke kuburan Nabi Adam dan Alloh menerima tobatmu ” Maka Iblis sombong dan

marah dia berkata, “Aku tidak mau sujud ketika dia hidup, apakah aku akan sujud

kepadanya setelah ia mati? ” Berkata Iblis “Wahai Musa, karena engkau telah

menolongku maka engkau punya hak maka ingatlah kepadaku dalam tiga hal maka aku

tidak merusak dalam tiga hal :
1.Ingatlah ketika engkau marah, sesungguhnya bisikanku itu ada dalam hatimu, dan

mataku dalam dua matamu, dan aku mengalir darimu dalam tempat mengalirnya darah.
2.Ingatlah kepadaku ketika enkau campuh perang karena aku akan datang kepada anak

adam ketika berdesak-desak dalam perang, aku mengingatkan kepada manusia tentang

anaknya, istrinya, dan keluarganya hingga dia berpaling (lari dari perang)
3.Janganlah kamu menemani duduk wanita yang bukan mahromnya, karena sesungguhnya

aku adalah utusannya kepadamu dan utusannya kepadanya” (Askaamul Marjan 207).
-Dengan adanya kisah ini, maka kita harus mengerti jika kita marah, ingatlah bahwa

marah itu pengaruh gangguan Iblis/syetan
-Dalam sabilillah, kemudian kita selalu ingt keluarga, itu juga pengaruh /gangguan

Iblis/syetan.
-Kalau kita nyepi dengan wanita yang bukan mahromnya, maka Iblis/syetan mendorong

membesarkan setrum berbuat pelanggaran.
Al Qurosyi telah meriwayatkan dari Abdurrohman bin Zaid, dia berkata ketika Nabi

Musa duduk dalam sebagian majelisnya, tiba-tiba datang Iblis memakai burnus (baju

luar yang menutup kepala). Setalah dekat denga Nabi Musa dia melepaskan burnusnya,

kemudian meletakkannya dan berkata kepadanya ” salam sejahtra buatmu, Wahai Musa.

“Maka Nabi Musa menjawab “Salam sejahtra buatmu, siapakah engkau?  “Dia berkata ,

Saya Iblis” Nabi Musa berkata, “Mudah-mudahan Allah tidak menghiduokanmu, kenapa

kamu datang? ” Iblis berkata , “Aku datang karena kedudukanmu di sisi Alloh dan

tempatmu di sisiNya. Berkata Nabi Musa “Apa yang aku lihat sesuatu ada padamu?”

Berkata Iblis, “Aku menyambar hati hamba-hamba Allah “, berkata Nabi Musa ” Apa

perbuatan manusia, yang dengannya engkaumenguasai kepadanya, “Iblis menjawab, ”

Jika seorang ujub kepada dirinya, banyak amalnya dan lupa dosa-dosanya. Dan aku

menakut-nakuti (memperingatkanmu) tiga hal :
1.Jangan kamu nyepi dengan seorang perempuan yang tidak halal bagimu, karena

sesungguhnya tidak nyepi seorang laki-laki dengan seorang perempuan yang telah

halal baginya kecuali aku menemaninya selain teman-temanku sehingga aku

merusaknya.
2.Jangan kamu berjanji sesuatu janji kecuali engkau memenuhinya, karena

sesungguhnya tidak berjanji seseorang dengan suatu janji kecuali aku menutupi

antara dia dengan memenuhi janjinya.
3.Jangan sekali-kali kamu shodaqoh kecuali kamu harus meneruskannya, karena

sesungguhnya tidak mengeluarkan seseorang akan shodaqoh lantas dia tidak

meneruskannya kuali aku menemaninya selain teman-temanku sehingga aku menutupi

antara dia dia dengan mengeluarkan shodaqohnya”
Kemudian dia pergi sambil berkata, “oh alangkah celakanya !” Berkata begitu tiga

kali. Musa telah mengerti apa-apa yang dia akan memberi peringatan supaya hati-hati dengannya anak cucu Adam (Talbisu Iblis 30)

Oleh:M.Nuhung Arifin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.