Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

Indonesia Butuh Komisi Penghargaan Kejujuran (KPK)

2013/12/30
in Organisasi
0
Tes-urine-pegawai-KPK
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

29 Desember 2013, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) genap berusia 10 tahun. Rentang satu dasawarsa itu KPK telah menangani 385 kasus korupsi dan menyelamatkan uang negara Rp 153 triliun. Sejatinya KPK seperti apa yang dibutuhkan negeri ini?

Mendengar kata Kominsi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang terlintas di benak rakyat Indonesia adalaha: pejabat negara mana lagi yang korupsi. Tanpa disadari, pemberitaan tentang KPK selama ini telah mempengaruhi pola pikir masyarakat bahwa, negara ini sangat korup.

Hal ini jelas menyebabkan beberapa dampak negatif di antaranya masyarakat cenderung antipati dan tidak percaya dengan kebijakan pemerintah. Perilaku tersebut jelas salah. Tugas KPK tidak hanyak melulu refrensif akan tetapi yang terpenting adalah prefentif. Begitu pendapat Ketua DPP LDII, Ir. Prasetyo Sunaryo, MT.

Prasetyo menyatakan sebagaimana yang diajarkan oleh Islam agar setiap umat Islam amar maruf  nahi munkar, KPK seharusnya terlebih dahulu mengedepankan pendidikan kejujuran sebelum mencegah korupsi. Kalimat amar maruf dan nahi munkar sejatinya merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Kata ‘anti korupsi’ menurutnya memiliki energi negatif yang akan menyebabkan seseorang menjadi anti produktif.

Selama ini masyarakat selalu dicegah untuk melakukan korupsi, akan tetapi tidak pernah ada penghargaan apa bila seseorang bersikap jujur. Kurangnya motivasi seseorang untuk bersikap jujur menyebabkan pola pikirnya hanya terfokus agar tidak ketahuan saat korupsi.

Prasetyo mengatakan perlunya ada keseimbangan antara reward dan punishment ketika berbicara tentang kejujuran. “Tidak pernah ada kan penghargaan bagi pejabat atau pemerintah yang jujur. Selama ini pemberitaan hanya menganggat pemimpin yang korupsi saja,” jelasnya. Ia juga menambahkan, KPK dinilai kurang memperhatikan penanaman sikap jujur. Hal tersebut dapat terlihat dari proporsi jumlah anggota KPK yang mayoritas bestatus penyidik.

Hal yang terpenting dari pemberantasan korupsi menurutnya adalah pengembangan kesadaran untuk jujur. Sebagaimana pohon, kejujuran merupakan akar yang menjadi dasar pohon tersebut. Menebang pohon tidak dari akarnya akan memungkinkan tumbuh kembali cabang-cabang baru korupsi.

Prasetyo mengharapkan adanya tranformasi kultural berupa penanaman akhlak dan tata nilai positif diharapkan pemberantasan korupsi dapat terwujud. Selain KPK, media menurut Prasetyo sangat berperan membentuk citra positif ini. Selama ini masyarakat dibuat senang melihat pemberitaan pejabat Indonesia tertangkap akibat korupsi, bukan sedih. Sedih karena ternyata masih banyak pejabat kita yang tidak berbuat jujur. Penanaman terus-menerus stigma negatif tersebut menyebabkan korupsi sulit lepas dari Indonesia.
    
Di usianya yang mencapai 10 tahun dan bertepatan dengan Peringatan Hari Pemberantasan Korupsi Sedunia pada 9 Desember silam, diharapkan dapat menjadi refleksi bagi Indonesia dan KPK untuk bebenah. “Walaupun jumlah kasus korupsi yang ditangani cenderung tetap setiap tahun, akan tetapi kerugian negara yang diakibatkannya terus meningkat. Rata-rata 29 kasus korupsi terjadi setiap tahun, dengan kerugian negara mencapai Rp 53,5 miliar,” ujar Divisi Monitoring Pelayanan Publik ICW, Febri Hendri. (Bahrun/LINES)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.