Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Jangan Menjadi Orang Yang Merugi di Bulan Ramadan

2022/04/10
in Nasehat
1
Mencapai kesempurnaan ibadah puasa Ramadan, bukan hanya sekedar menahan lapar dan dahaga. Ilustrasi: LINES.

Mencapai kesempurnaan ibadah puasa Ramadan, bukan hanya sekedar menahan lapar dan dahaga. Ilustrasi: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh Ketua DPW LDII Kalimantan Barat Susanto, S.E,M.E

Ada sebuah riwayat hadits menerangkan “Betapa banyak yang berpuasa namun dia hanya mendapatkan dari puasa tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga” (HR Ahmad). Hadits ini menjadi alarm pengingat bagi umat muslim, bahwa Rasulullah SAW sedari awal telah menyampaikan peringatan adanya orang-orang yang menjumpai bulan Ramadan dan berpuasa, namun tidak mendapatkan nilai ibadah atau pahala di sisi Allah SWT, selain lapar dan dahaga.

Padahal sebagaimana janji Allah, seperti diriwayatkan dari Abu Hurairah. r.a, berkata Rasulullah SAW bersabda “Semua amalan Bani Adam dilipatgandakan sepuluh kali, sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Azza Wa Jalla berfirman kecuali puasa, karena puasa itu ditujukan untukKu (Allah), dan Aku (Allah) sendiri yang akan membalasnya” (HR Muslim).

Selain itu Ramadan juga sebagai bulan penuh ampunan, yakni dengan memberikan keistimewaan bagi yang berpuasa berupa ampunan atas dosa-dosa yang dilakukan. “Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadan, karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya di masa lalu akan diampuni” (HR Bukhari). Termasuk dengan melaksanakan sholat lail (salat taraweh) serta iktikaf untuk menggapai malam lailatul qadar juga akan menghapus dosa-dosa yang telah lalu, atau melalui memperbanyak bersedekah juga dapat menghapus kesalahan sebagaimana air memadamkan api.

Itulah balasan yang dijanjikan oleh Allah dibulan suci Ramadan, sebagai bulan yang penuh rahmat, bulan yang penuh ampunan dan bulan yang penuh barokah. Tetapi sebagaimana diingatkan oleh Rasulullah SAW tersebut tidak semua muslim mampu meraihnya. Bahkan kata Rasulullah banyak yang celaka dan merugi selama bulan Ramadan. Mengapa demikian?

Dalam QS Fatir ayat 32, Allah berfirman “Kemudian Al Qur’an Aku (Allah) wariskan kepada orang-orang yang Aku pilih diantara hamba-hambaKu, lalu di antara mereka ada yang menganiaya dirinya sendiri, ada yang sedang-sedang, dan ada pula yang bersemangat berbuat kebaikan atas izin Allah. Yang demikian itu adalah keutamaan yang besar”.

Dari penjelasan ayat tadi, maka seorang muslim dapat dikelompokkan menjadi tiga golongan yakni golongan yang aniaya diri sendiri, golongan muqtashid atau pas-pasan dalam amalan (hanya mengerjakan yang wajib saja) dan golongan yang bersemangat dalam menjalankan kebaikan.

Pengertian menganiaya diri sendiri dalam ayat ini bukan menganiaya secara fisik atas dirinya, melainkan menurut Tafsir Ibnu Katsir adalah mereka yang menjalankan petunjuk dan ketentuan Allah dengan melalukan amal kebaikan, namun mereka juga berbuat kemaksiatan dan keburukan. Pendek kata ibadah okey, maksiat jalan. Atau dengan kata lain mereka melakukan suatu kemaksiatan yang akibatnya akan kembali pada diri sendiri dengan teraniaya di akhirat.

Sementara itu, meraih kesempurnaan ibadah puasa, bukan sekedar menahan lapar dan dahaga di saat terbit fajar, sampai terbenamnya matahari. Tetapi semua ucapan dan tindakan dusta serta dholim mesti ditinggalkan. Tanpa menjauhi atau meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta dan/atau maksiat, maka puasanya tidak bernilai ibadah di sisi Allah SWT. Ironi memang, ada segolongan yang menemui bulan Ramadan tetapi ampunan atas dosa-dosanya yang dijanjikan Allah SWT tidak diraihnya, dan ini sangat rugi sekali. Pertanyaannya apakah ada? Jika dilihat dari sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah.r.a, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda “Sungguh sangat merugi seseorang yang disebutkan namaku (Nabi), tetapi dia tidak bershalawat atasku. Dan sungguh sangat rugi seseorang yang ia masuk dalam bulan Ramadan kemudian berakhir Ramadan belum diampuni atas dosanya” (HR Tirmidzi).

Maka dari itu, marilah kita isi selama bulan Ramadan dengan amal kebaikan yakni meningkatkan tadarus, menertibkan shalat taraweh, menambah infak dan sedekah serta menjauhi semua tindakan atau perilaku yang mengandung dosa dan maksiat. Tujuannya tidak lain agar dengan berakhirnya bulan Ramadan, semua dosa dan kesalahan mendapatkan ampunan dari Allah SWT serta kembali fitri (suci), bagaikan bayi yang baru lahir. Semoga. Amiin

Comments 1

  1. Rofiq says:
    4 years ago

    Semoga kita semua senantiasa menjadi hamba yg berfastabikhul khoirot dalam beramal solih

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Angka DH on Kejati Bekali 1.066 Calon Dai LDII untuk Tangkal Radikalisme dan Intolerasi Beragama
  • Sudarmanto Totok on Kejati Bekali 1.066 Calon Dai LDII untuk Tangkal Radikalisme dan Intolerasi Beragama
  • Sani on Pulang
  • Mustofa lutfi ja.mbi dua sungai bhr 1 on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Surawan on Bersama NU, Muhammadiyah dan FKUB, LDII Lampung Selatan Silaturahim dengan Bupati
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

January 21, 2026
Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

January 23, 2026
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

January 27, 2026
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

8
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

6
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

6
LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital

LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital

3
Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri

Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri

January 30, 2026
LDII Aceh Pantau Hilal Syakban di Aceh Besar dan Lhokseumawe

LDII Aceh Pantau Hilal Syakban di Aceh Besar dan Lhokseumawe

January 30, 2026
Kejati Bekali 1.066 Calon Dai LDII untuk Tangkal Radikalisme dan Intolerasi Beragama

Kejati Bekali 1.066 Calon Dai LDII untuk Tangkal Radikalisme dan Intolerasi Beragama

January 30, 2026
Dinas Pendidikan Dayah Aceh Tengah Dukung Pembentukan Balai Pengajian LDII

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Tengah Dukung Pembentukan Balai Pengajian LDII

January 30, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri January 30, 2026
  • LDII Aceh Pantau Hilal Syakban di Aceh Besar dan Lhokseumawe January 30, 2026
  • Kejati Bekali 1.066 Calon Dai LDII untuk Tangkal Radikalisme dan Intolerasi Beragama January 30, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.