Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

KADIN di ASEAN Sepakat Kerja Sama Hadapi MEA

2015/11/12
in Organisasi
0
asean sme kadin
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Lines – Kurangnya dukungan pemerintah bagi pengusaha menyebabkan kurangnya minat mereka untuk bermitra antar negara. Perwujudan Kemitraan UMKM diharapkan dapat memberdayakan pelaku usaha khususnya masyarakat Asia Tenggara dalam menyongsong Masyarakat Ekonomi Asia (MEA), demikian harapan para delegasi dalam acara Asean Small Medium Enterprise (SME) Partnership 2015.

Asean SME Partnership 2015 merupakan perhelatan yang diadakan oleh Sekretaris Nasional (Setnas) Asean yang bekerjasama dengan Ormas Keagamaan. Berawal dari keluh kesah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap pasar bebas ASEAN yang akan segera tiba, ormas kegamaan LDII bersama ormas lintas agama dan Setnas ASEAN ingin mewujudkan kemitraan UMKM antar negara ASEAN.

Dalam salah satu diskusi panelis Asean SME 2015 partnership, hadir perwakilan Kamar Dagang dari beberapa negara yang menjadi narasumber. Indonesia diwakili oleh Dewi Motik Pramono Kepala Penasihat Lingkungan dan Kesehatan Kadin, dari Laos diwakili oleh Kepala Kamar Dagang Pouxay Theppapong, dan dari Kamboja diwakili  oleh kepala Kamar Dagang Vithol Tren.

Kemitraan dalam UMKM bisa diwujudkan dengan dukungan antar pemerintah juga pengertian antar pelaku usaha ditiap negara. Hal inilah yang ingin disampaikan kepada para delegasi dalam acara Asean SME Partnership 2015. Hadir pula Ermira Siregar yang menjadi moderator dalam diskusi panel tersebut.

Ketika masing-masing narasumber menyampaikan pendapat mereka mengenai Kemitraan, mereka sepakat bahwa kemitraan dalam UMKM bisa menjadi solusi yang terbaik dalam menyikapi MEA. Vithol Tren menyatakan bahwa MEA bisa menjadi perluang untuk mempromosikan produktivitas UMKM. UMKM akan dilihat sebagai potensi yang besar dan akan menciptakan lingkungan yang mengacu kreativitas dan inovasi.

“Kita sudah berbicara mengenai MEA terhadap apa yang kita setujui dan yang ingin kita hindari. Kamboja, sektor pariwisata dan ritelnya cukup berkembang. Kita siap menyambut MEA namun produk-produknya mesti memenuhi standart lokal. Yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi apa keunggulan produk dibandingkan dengan produk pesaing dan melihat kebutuhan pasar. Serta melihat keberlangsungan produk dari kualitas, pengemasan, dan teknologinya,” ujar Vithol Tren.

Vithol Tren juga menambahkan bahwa peran pemerintah terhadap UMKM menjadi sangat penting dalam mengidentifikasi  potensi dan poin-poin kunci yang menjadi kerjasama kemitraan UMKM antar negara ASEAN. Senada dengan yang ditambahkan Vithol Tren, Pouxay Theppapong memberikan pendapat yang sama bahwa UMKM perlu penguatan dari pemerintah.

“Poin penting lainnya adalah bentuk, mitra, dan kerja sama kita harus dimulai dengan koneksi, saya rasa pemerintah memiliki konsep untuk itu. Maka UMKM harus diperhatikan. Saya berharap Penguatan UMKM di ASEAN bisa berkompetisi dengan Eropa dan kemudian kita bisa bersaing dengan mereka,” ujar Pouxay Theppapong.

Perhelatan Asean Small Medium Enterprise (SME) Partnership 2015 ini membawa perspektif baru bagi pelaku usaha di negara-negara anggota ASEAN. Pada awalnya mereka memiliki kekhawatiran yang sama bahwa MEA akan menggerus produk lokal. Namun dengan menyamakan persepsi, “Budaya kita memiliki kesamaan dalam tradisi seperti makanan. Dalam hal berbisnis, kita harus saling membantu karena kita keluarga besar, negara Asean paling besar. Jagalah kualitas karena kita produk  besar. Bersama seluruh negara Asen kita bisa kuasai pasar internasional, kita harus membuktikan kalau kita cerdik,” ujar Dewi Motik Pramono.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.