Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Kementerian PPPA: Ketahanan Keluarga Tingkatkan Kualitas SDM

2021/02/27
in Nasional
0
dok: lines

dok: lines

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (27/2). Keluarga berperan penting dan signifikan dalam pembangunan sumber daya manusia yang cerdas, produktif, berkarakter, serta berdaya saing sehingga nantinya tercipta ketahanan bangsa yang baik.

Hal itu menjadi pembahasan dalam webinar yang diselenggarakan Departemen Pendidikan Agama dan Dakwah (PAD) DPP LDII, berjudul ‘Peran Agama Dalam Ketahanan Keluarga di Masa Pandemi’. Webinar ini juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan jelang Munas IX LDII.

Ketua Umum DPP LDII, Chriswanto Santoso mengatakan, pembangunan SDM berasal dari elemen paling kecil yaitu lingkup keluarga. Termasuk mempersiapkan karakter unggul, memberdayakan bonus demografi untuk Indonesia Emas 2045 nanti.

“Pandemi Covid-19 telah menimbulkan banyak kasus sosial yang muncul misalnya kekerasan rumah tangga dan terjadinya tindak kriminal bermula dari rumah tangga yang kurang terbina dan tidak memiliki ketahanan yang bagus. Selain itu, kasus-kasus pelemahan ekonomi, kesehatan dan sosial dapat menjadi salah satu pemicu. Karena itu keluarga yang harmonis akan menciptakan ketahanan bangsa yang baik,” ujar Chriswanto.

Terkait hal tersebut, Maya Septiana, Analis Kebijakan Ahli Muda Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KEMENPPPA) mengatakan, bonus demografi yang dimiliki harus didukung dengan penyiapan SDM cerdas, produktif, dan berkarakter seperti tercantum dalam Perpres No.18 Tahun 2020 tentang RPJMN. Selain itu, keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat kualitasnya harus ditingkatkan dengan mengembangkan berbagai strategi pengembangan SDM, ” ucap Maya.

Menurutnya, hal tersebut mengacu pada arahan Presiden kepada Kementerian PPPA, untuk meningkatkan peran perempuan terutama ibu dan keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak, tercantum dalam Perpres 65 Tahun 2020.

Lebih lanjut, saat ini jumlah data keluarga Indonesia berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) pada tahun 2015, dari 81.210.230 keluarga 76 persen di antaranya menjadikan laki-laki sebagai kepala keluarganya dan 24 persen lainnya menjadikan perempuan sebagai kepala keluarganya. Dalam pelaksanaannya konsep ketahanan keluarga Indonesia meliputi ketahanan fisik, ekonomi, sosial psikologi, dan sosial budaya.

UU No. 25 Tahun 2009 juga menekankan mengenai pembangunan keluarga yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas keluarga agar dapat timbul rasa aman, tenteram, dan memiliki harapan masa depan yang lebih baik dalam mewujudkan kesejahteraan lahir dan kebahagiaan batin.

Peningkatan Kualitas Keluarga Saat Pandemi

dok: lines/Webinar Ketahanan Keluarga

Kementerian PPPA lebih jauh membahas dalam UU No. 23 Tahun 2014 tentang peningkatan kualitas keluarga dalam mewujudkan kesetaraan gender dan hak anak. yang dimaksud disini adalah mewujudkan keseimbangan peran orang tua dalam menjalankan fungsi keluarga dan anak.

Saat pandemi peran keluarga terutama perempuan berperan sebagai manajer keluarga, dalam hal aktivitas, ekonomi, juga pengasuhan anak. Kementerian PPPA menemukan adanya kasus anak-anak yang kehilangan hak asuh baik dari salah satu maupun kedua orang tua akibat terpapar Covid-19 sehingga membuat protokol pengasuhan anak.

Isu-isu yang dihadapi lainnya, berdasarkan survei Kemen PPA, dari 3.252 anak, sekitar 13 persen mengalami gejala-gejala yang mengarah pada gangguan depresi ringan hingga berat yang disimpulkan sebagai ancaman stres pada anak. Lalu akses pendidikan yang kurang memadai dengan pendidikan jarak jauh, dan timbulnya isu baru akibat pemakaian gawai yang tidak terkontrol.

Menanggapi isu tersebut Kementerian PPPA menekankan pentingnya pengasuhan utama pada anak yang merupakan tugas dari kedua orang tua, baik ayah maupun ibu secara setara. Karenanya dalam keluarga wajib menciptakan suasana positif dalam keluarga, dengan adanya komitmen, komunikasi, dan kreasi.

Maria Ulfah Anshor, Komisioner Komnas Perempuan menambahkan, rumah merupakan tempat pertama interaksi anak dengan keluarga. Fungsi utama keluarga yakni pendidikan keagamaan, mendidik anak dengan mengenalkan agama yang dianut, lalu pendidikan sopan santun dan akhlakul karimah sebagai penanaman karakter terkait sosial budaya. Serta penyaluran kasih sayang keluarga dan perlindungan.

Sejalan dengan hal itu, Endang Maria Astuti, Komisi VIII DPR RI juga mengatakan, kesejahteraan anak dan perempuan, hak perlindungan yang harusnya sudah secara otomatis didapatkan ini perlu kerjasama antara stakeholder yang ada. “Meskipun ada peraturan undang-undang mana pun jika kita abai, maka akan menjadi korban kembali. Menyusun program harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat agar tepat sasaran,” katanya.

sumber: Pers Rilis DPP LDII

Tags: keluargaKemenPPPAKetahanankualitasldiipembangunanSDMwebinar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Supardo bin Kayat on LDII Magetan Jajaki Kerja Sama dengan Kodim 0804 untuk Penguatan Kebangsaan
  • Supardo bin Kayat on LDII dan Kemenag Magetan Jalin Silaturahim, Siap Kolaborasi Memperkuat Pembinaan Umat
  • AngkaDH on LDII Cikarang Utara Tegaskan Dukungan pada Program Kampung Moderasi Beragama
  • AngkaDH on LDII Sangkuriman Paser Bangun Jalan Desa dengan Swadaya Warga
  • Sudibyo on LDII Sangkuriman Paser Bangun Jalan Desa dengan Swadaya Warga
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Konjen RI Tekankan 3 Hal Utama bagi 700 Tenaga Pendukung Haji 2026

7 WNI dan 100.000 Riyal Diamankan di Arab Saudi, Diduga Terlibat Haji Ilegal dan Penggunaan Nusuk Palsu

May 1, 2026
Wapres Gibran

Wapres Gibran Tinjau Makkah Route, Pastikan Jemaah Berangkat Lebih Cepat dan Nyaman

May 1, 2026
Kembangkan Varietas Kopi Unggul di Tana Toraja, Warga LDII Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya

Kembangkan Varietas Kopi Unggul di Tana Toraja, Warga LDII Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya

May 1, 2026
Tsamrotul Fuadah

Meski Kaki Patah, Tsamrotul Fuadah Tetap Tuntaskan Rangkaian Ibadah di Tanah Suci

May 3, 2026
Kembangkan Varietas Kopi Unggul di Tana Toraja, Warga LDII Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya

Kembangkan Varietas Kopi Unggul di Tana Toraja, Warga LDII Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya

8
LDII Gunungkidul Dukung Transformasi Pramuka, Tekankan Karakter dan Adaptasi Digital

LDII Gunungkidul Dukung Transformasi Pramuka, Tekankan Karakter dan Adaptasi Digital

3
Santri LDII Magelang Raih Medali untuk Inovasi Bisnis Ramah Lingkungan

Santri LDII Magelang Raih Medali untuk Inovasi Bisnis Ramah Lingkungan

3
LDII Sangkuriman Paser Bangun Jalan Desa dengan Swadaya Warga

LDII Sangkuriman Paser Bangun Jalan Desa dengan Swadaya Warga

2
Mbah Mardijiyono

Berusia 103 Tahun, Mbah Mardijiyono Jemaah Haji Tertua Asal Indonesia

May 4, 2026
Kepala Pos Terminal Ajyad, M. Rif'at Sitorus

Kapos Terminal: Terminal Ajyad Paling Dekat Ke Masjidil Haram

May 4, 2026
Konsolidasi DPD LDII Karawang Perkuat Koordinasi dan Sinergi Organisasi

Konsolidasi DPD LDII Karawang Perkuat Koordinasi dan Sinergi Organisasi

May 4, 2026
Kunjungi LDII, Polda Lampung Ajak Kolaborasi Lewat Program Sabuk Kamtibmas

Kunjungi LDII, Polda Lampung Ajak Kolaborasi Lewat Program Sabuk Kamtibmas

May 4, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Berusia 103 Tahun, Mbah Mardijiyono Jemaah Haji Tertua Asal Indonesia May 4, 2026
  • Kapos Terminal: Terminal Ajyad Paling Dekat Ke Masjidil Haram May 4, 2026
  • Konsolidasi DPD LDII Karawang Perkuat Koordinasi dan Sinergi Organisasi May 4, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.