Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Ketua MPR Dukung LDII Sebarkan Wawasan Kebangsaan Secara Nasional

2024/09/03
in Nasional
1
Bamsoet yang mengapresiasi kerja sama tersebut mengatakan, MPR menaruh harapan besar kepada LDII, untuk membantu memasyarakatkan nilai kebangsaan di seluruh penjuru tanah air. Foto: LINES.

Bamsoet yang mengapresiasi kerja sama tersebut mengatakan, MPR menaruh harapan besar kepada LDII, untuk membantu memasyarakatkan nilai kebangsaan di seluruh penjuru tanah air. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (3/9). LDII dan MPR RI menandatangani kerja sama “Sekolah Virtual Kebangsaan” di Gedung MPR RI, Jakarta pada Selasa (3/9). Menurut Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, kerjasama itu penting agar persatuan bangsa terjaga.

Bamsoet yang mengapresiasi kerja sama tersebut mengatakan, MPR menaruh harapan besar kepada LDII, untuk membantu memasyarakatkan nilai kebangsaan di seluruh penjuru tanah air. “MPR sebagai penyambung lidah masyarakat juga mengingatkan agar menjaga tempat dimana berpijak tetap utuh dan tidak terjadi konflik,” ujarnya.

Bamsoet meyakini bahwa LDII secara eksplisit menjadikan kebangsaan sebagai salah satu program prioritas pengabdian masyarakat. Prinsipnya, hubungan kerjasama mengenai kebangsaan yang dibangun itu akan menjadi contoh kepada ormas lainnya.

Ia mengingatkan, tantangan ke depan tidak mudah baik dari dalam maupun luar. Konflik internal karena politik dan sistem demokrasi yang dianut hari ini masih terjadi, terlebih menghadapi pilkada serentak yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat. Jika tidak diwaspadai dan disikapi, akan menjadi masalah. “Jangan lagi membawa isu SARA, agama di kampanye pilkada nanti. Ini juga yang harus dievaluasi ke depan nanti,” ujar Bamsoet.

Bamsoet juga mengutarakan pandangannya mengenai kelebihan dan keuntungan bagi kebijakan luar negeri Indonesia, dengan tidak menjadi koloni negara lain. Karena itu Bamsoet memandang sosialisasi empat pilar perlu disebarkan kembali di tengah masyarakat.

Ia memaparkan, ketidakhadiran negara dalam pembinaan mental ideologi diyakini sebagai penyebab banyaknya paparan ekstrimisme, sikap intoleran, dan radikalisme. Selain itu di tengah situasi yang semakin kompleks, kemajuan teknologi dan kampanye masyarakat secara global menginginkan menjadi warga dunia, bukan lagi dibatasi negara.

Hal ini bila tak disikapi dengan baik, menjadi ancaman negara. Selain itu, pengaruh negatif dari asing juga mengancam keberbudayaan Indonesia. “Tidak sedikit anak muda yang melemahkan kepribadian berkebudayaan Indonesia,” ujarnya.

Penggunaan media sosial yang tidak bijak, juga menjadi pemicu melahirkan kehidupan berbangsa yang tidak harmonis. “Barangkali literasi politik, pendidikan, tidak seperti yang kita harapkan. Ini akan menjadi bom waktu, yang meledak sewaktu-waktu,” kata Bamsoet menambahkan.

Ia mengingatkan, apa yang hari ini sudah dicapai, bisa hilang akibat konflik. Pancasila adalah salah satu falsafah bangsa yang dipandang baik di dunia. Bamsoet mengatakan bahwa, “Bangsa yang besar adalah yang berpijak pada falsafahnya sendiri.”

Terakhir, ia mengingatkan, untuk menjaga apa yang diperjuangkan para pendahulu. Berbeda politik dalam kontestasi kedepan, jangan percaya jika ada yang membawa jargon agama tapi menyebarkan kebencian. “Kita adalah satu dalam kemanusiaan,” pungkasnya.

Tags: KebangsaanldiiSosialisasi 4 Pilar

Comments 1

  1. Pri Adhi Joko Purnomo says:
    2 years ago

    Dunia digital yang barokah

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Dedi Century Kenya on Renungan Hari 23
  • Yusuf Akira on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Yusuf Akira on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • joko raharjo on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Adv.H Suyadi SH. MH on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Pesan Ketua NU di Ponpes Wali Barokah: Ramadan Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

Pesan Ketua NU di Ponpes Wali Barokah: Ramadan Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

March 7, 2026
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

March 11, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Renungan Hari 18

Renungan Hari 18

6
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Catatan Umroh Ramadan 2026 (2):

Catatan Umroh Ramadan 2026 (2):

March 13, 2026
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

March 13, 2026
Keistimewaan Lailatul Qodar

Keistimewaan Lailatul Qodar

March 13, 2026
LDII, Persinas ASAD, dan Senkom Mitra Polri Kotabaru Bagikan Ratusan Paket Takjil

LDII, Persinas ASAD, dan Senkom Mitra Polri Kotabaru Bagikan Ratusan Paket Takjil

March 13, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Catatan Umroh Ramadan 2026 (2): March 13, 2026
  • Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa March 13, 2026
  • Keistimewaan Lailatul Qodar March 13, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.