Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Ketua PWNU DKI Jakarta Sampaikan Pentingnya Prinsip dan Toleransi dalam Kebangsaan dalam SVK LDII

2024/11/24
in Nasional
2
Ketua PWNU DKI Jakarta, Syamsul Ma’arif, memberikan materi penting terkait nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan. Foto: LINES.

Ketua PWNU DKI Jakarta, Syamsul Ma’arif, memberikan materi penting terkait nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (23/11). DPP LDII menggelar “Sekolah Virtual Kebangsaan (SVK) Sesi 1” secara hybrid. Dalam SVK tersebut, Ketua PWNU DKI Jakarta, Syamsul Ma’arif, memberikan materi penting terkait nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.

Syamsul Ma’arif menekankan bahwa kehadiran organisasi kemasyarakatan (ormas) bertujuan untuk memperkuat “amrin diniyin” atau nilai-nilai keagamaan dalam masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya memahami perbedaan sebagai bagian dari kehendak Allah SWT.

“Jika Allah menghendaki, seluruh umat manusia bisa saja disatukan dalam satu keyakinan. Namun, Allah menghendaki umat manusia berbeda, dan perbedaan ini harus dipahami dengan bijaksana,” ujar Syamsul.

KH Syamsul menjelaskan bahwa dalam agama, terdapat nilai-nilai prinsip (ushul) yang tidak boleh diperdebatkan, seperti keyakinan kepada Allah, ketuhanan, dan keimanan. Sementara itu, hal-hal yang bersifat cabang (furu‘), seperti persoalan teknis dan interpretasi, masih dapat menjadi ruang perbedaan pendapat.

Hal ini juga berlaku dalam konteks kebangsaan. Hal prinsip (ushul), seperti kesatuan dan kedaulatan negara, Pancasila sebagai dasar negara, konstitusi negara, dan persatuan dalam kebinekaan, tidak boleh menjadi ruang perbedaan karena menjadi fondasi keberlangsungan bangsa. Sebaliknya, hal-hal yang bersifat furu’ atau cabang, seperti perbedaan pandangan politik praktis, dapat ditoleransi.

“Kita bebas mendukung dan memilih calon pemimpin yang berbeda, namun tetap harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Demokrasi harus dijaga agar berlangsung dengan aman dan damai,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Syamsul menekankan bahwa lembaga dan ormas harus menjadi teladan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, termasuk memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik. Para tokoh ormas diimbau untuk mengarahkan umat agar memilih pemimpin yang terbaik dengan pendekatan basyiroh (mata hati), bukan berdasarkan bisyaroh (mata uang).

KH Syamsul juga menggarisbawahi peran penting ulama dan umaro sebagai pilar utama dalam masyarakat. Ulama diartikan sebagai ormas keagamaan, sementara umaro adalah para pemimpin pemerintahan.

“Jika kedua kelompok ini baik, maka masyarakatnya akan baik. Namun, jika keduanya rusak, masyarakat juga akan rusak,” tegasnya.

Melalui Sekolah Virtual Kebangsaan, LDII berharap dapat menjadi jembatan bagi generasi bangsa untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai kebangsaan serta menjaga harmoni dalam keberagaman.

Tags: KebangsaanKetua PWNU DKI Jakarta Syamsul MaarifldiiToleransi

Comments 2

  1. Sukiyo says:
    1 year ago

    Alhamdulillah, lancar, barokah

    Reply
  2. Pri Adhi Joko Purnomo says:
    1 year ago

    Peran penting ulama dan umaro’ sebagai pilar utama dalam masyarakat. Jika kedua kelompok ini baik, maka masyarakatnya akan baik. Namun, jika keduanya rusak, masyarakat juga akan rusak.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Dedi Century Kenya on Renungan Hari 23
  • joko raharjo on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Sulaeman on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • wahyu hidayat on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Mustiko on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Pesan Ketua NU di Ponpes Wali Barokah: Ramadan Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

Pesan Ketua NU di Ponpes Wali Barokah: Ramadan Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

March 7, 2026
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

March 11, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

15
Renungan Hari 18

Renungan Hari 18

6
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Nasehat untuk Para Istri

Nasehat untuk Para Istri

3
Catatan Umroh Ramadan 2026 (2):

Catatan Umroh Ramadan 2026 (2):

March 13, 2026
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

March 13, 2026
Keistimewaan Lailatul Qodar

Keistimewaan Lailatul Qodar

March 13, 2026
LDII, Persinas ASAD, dan Senkom Mitra Polri Kotabaru Bagikan Ratusan Paket Takjil

LDII, Persinas ASAD, dan Senkom Mitra Polri Kotabaru Bagikan Ratusan Paket Takjil

March 13, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Catatan Umroh Ramadan 2026 (2): March 13, 2026
  • Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa March 13, 2026
  • Keistimewaan Lailatul Qodar March 13, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.