Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Liputan Haji 2012

KIM LDII: Persediaan Katering Dilipatgandakan

2012/10/19
in Liputan Haji 2012
0
rapat menjelang ibadah wukuf haji 2012

wukuf

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp
PERSIAPAN WUKUF: Amirul Haj Suryadharma Ali dan para anggota Amirul Haj serta tim Misi Haji Indonesia menggelar rapat persiapan wukuf, kemarin.

MAKAH- Selama prosesi wukuf di Armina (Arafah, Muzdalifah, Mina), Misi Haji Indonesia akan melipatgandakan persediaan katering bagi para jamaah haji Indonesia. Penambahan jumlah katering ini untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan permintaan, termasuk kemungkinan bergabungnya haji non-kuota ke tenda-tenda jamaah di Arafah. Demikian ditegaskan oleh Amirul Haj yang juga Menteri Agama Suryadharma Ali usai memimpin rapat persiapan wukuf di kantor Misi Haji Indonesia Daerah Kerja Makah, kemarin.

Menag didampingi oleh Wakil Amirul Haj KH Hasyim Muzadi (mantan Ketua Umum PBNU) dan Dahlan Rais (Ketua PP Muhammadiyah), Sekretaris M Syaeroji (Kakanwil Kemenag Jabar), serta tujuh anggota, yakni Slamet Effendi Yusuf (Ketua Harian MUI Pusat), Prof Dr Abdullah Syam MSc (Ketua Umum LDII), Prof Dr Maman Abdurrahman (Ketua Umum Persis), Haji Raharja Sasradiningrat (Ketua Umum Syarikat Islam), Agus Sartono (Kemenko Kesra), KH Mas Subadar (Pasuruan), KH Arwani Faisoli (NU), dan Habib Luthfie (Kota Pekalongan, Jateng).

”Katering akan dilipatgandakan. Ini sebagai antisipasi banyak hal. Kadang ada jamaah yang butuh makan ekstra, ada juga jamaah non-kuota. Semuanya kita antisipasi,” ujar Suryadharma Ali. Meski jumlah katering –berupa makan pagi, siang, dan malam– dilipatgandakan, Menag tetap meminta jamaah membawa persediaan sendiri. Namun persediaan yang dibawa tidak boleh terlalu banyak karena justru bisa merepotkan. Cukup sekaleng kurma yang berkualitas baik.

”Jamaah sebaiknya juga membawa bekal, jangan banyak-banyak agar tidak repot. Sekaleng kurma saya kira cukup. Mereka kan harus berjalan jauh, terutama di Mina. Kurma punya kandungan kalori yang bagus, bisa sebagai pengganti nasi atau roti. Ini untuk antisipasi jika mereka menghadapi situasi crowdid akibat jutaan manusia berkumpul bersamaan di Armina,” kata Menag.

Jamaah haji Indonesia mencapai 211 ribu, sementara total jamaah dari seluruh dunia diperkirakan mencapai tiga juta orang. Mereka akan melaksanakan wukuf (istirahat) di Arafah, mabit (menginap) di Mina dan Muzadalifah pada waktu bersamaan, yakni antara tanggal 8-10 Dzulhijah atau 24-26 Oktober.  Wukuf atau puncak haji sudah dipastikan akan dilaksanakan pada Kamis (25/10).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pelayanan Haji Kemenag Sri Ilham Lubis menjelaskan, selama masa Armina, jamaah akan mendapatkan katering dalam bentuk boks dan prasmanan.  ‘’Kemasan makanan dalam bentuk boks diberikan untuk mengantisipasi kedatangan jamaah calon haji yang terlambat,’’ ujar Sri. Menurut dia, selama di Armina, jamaah empat kali mendapatkan makanan dalam bentuk boks.

‘’Empat kali waktu darurat itu adalah saat 8 Dzulhijah malam, 9 Dzulhijah sore, 10 Dzulhijah pagi, serta 12 Dzulhijah siang,’’ ujarnya. Pada masa wukuf, jadwal makan siang biasanya dimajukan karena ada jamaah yang tidak mau ibadahnya terganggu. Namun, tegas Sri, penyajian makanan tidak dilakukan 24 jam, melainkan hanya dari pukul 11.00 hingga pukul 14.00.

Makanan yang dikemas dalam boks dibuat kering atau tanpa sayuran di dalamnya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan makanan basi bila jamaah terlambat tiba. Di luar waktu darurat itu, para jamaah mendapatkan makanan dengan sistem prasmanan. Untuk menghindari antrean yang panjang, sistem antrean dibuat per rombongan, bukan per kloter. (Dep. KIM DPP LDII)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Ipaslamet on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

March 11, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.