Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Liputan Haji 2012

KIM LDII : Pohon Soekarno, Membuat Tanah Suci Lebih Hijau

2012/11/09
in Liputan Haji 2012
0
pohon sukarno
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

 

TAMAN MIMBA: Pohon mimba dan mindi yang dipangkas rapi menghiasi Taman Sissah di Makah, hijau dan artistik.

JUTAAN tahun lalu, hingga sekitar awal tahun 1960-an, Arab Saudi adalah salah satu negara paling gersang di dunia. Negeri itu didominasi oleh gurun pasir nan luas dan pegunungan batu gersang yang terbentuk sejak masa Palaeozoic atau Pra-Kambrium, saat di mana kehidupan mulai muncul sekitar 700 juta sampai 542 juta tahun silam.Di negeri berluas 2.217.949 km2 itu, terdapat gurun pasir paling besar di dunia, yakni Rub Al Khali atau ”Kawasan Kosong” seluas 647.000 km2. Di gurun pasir ini nyaris tak ada satu pun kehidupan sehingga disebut Kawasan Kosong.

Sejak minyak bumi ditemukan di Saudi tahun 1938, kehidupan negara itu berangsur berubah. Perlahan namun pasti, rakyat makmur. Kini, Saudi adalah negara kelima terkaya di dunia dengan pendapatan per kapita lebih dari 25 ribu dolar AS per tahun, atau nyaris delapan kali lipat perkapita Indonesia yang sebenarnya lebih subur dan kaya sumber daya alam. Selain rakyatnya kian makmur, tanah Saudi yang dulu gersang pun kini telah berubah. Jalanan di kota-kota menjadi rindang. Pepohonan banyak ditemukan di sudut-sudut kota, bahkan hingga ke kawasan terpencil. Namun bukan pohon khas Timur Tengah, yakni kurma, yang membuat Arab –khususnya Tanah Suci Makah dan Madinah– menjadi ijo royo-royo, melainkan pohon Soekarno.  Pohon Soekarno? Iya, pohon sekarno. Nama asli pohon itu sebenarnya mindi (melia azedarach) dan mimba (azadirachta indica), namun generasi tua Saudi lebih mengenalnya dengan nama Syajarah Karno atau Pohon Karno (Soekarno), mengacu pada sang penyumbang benih: Presiden I Indonesia Ir Soekarno.
”Pemerintah Arab Saudi memanfaatkan betul bibit mimba dan mindi yang disumbangkan oleh Pak Karno pada akhir 1950-an. Sekarang, dua jenis pohon itu menjadi peneduh utama di Saudi,” ujar Kol (TNI) Abu Harist, Kepala Operasional Arafah-Muzdalifah-Mina (Armina) Misi Haji Indonesia di Arab Saudi, kemarin.

Pak Karno naik haji tahun 1955. Ketika itu, Arab Saudi amat gersang. Sang presiden -yang saat itu memang punya pengaruh kuat di dunia– kemudian menawarkan bibit pohon ke Pemerintah Arab untuk dijadikan peneduh. Tawaran tersebut mendapat sambutan positif. Tak diketahui tahun pastinya, yang jelas pada awal 1960-an program penghijauan di Saudi mulai dilakukan memanfaatkan bibit mindi dan mimba sumbangan Soekarno.

Kawasan Arafah -tempat jamaah haji melaksanakan wukuf– sekarang ini sudah amat hijau. Ribuan pohon mindi dan mimba bertinggi sekitar 7-10 meter tumbuh subur. Arafah bahkan tak pantas lagi jika disebut padang. Lebih cocok jika ceruk kecil yang diapit pegunungan batu itu disebut Taman Arafah karena saking hijaunya dibanding kawasan padang pasir di sekitarnya.

”Ide Pak Karno memang berawal dari saat wukuf di Arafah. Ketika naik haji itu, beliau merasakan Arafah sangat terik. Padahal tiap tahun jutaan Muslim berkumpul di situ. Dengan suhu rata-rata 40 derajat celcius, tiadanya pohon peneduh jelas sebuah masalah,” tambah Abu Harist.Pemerintah Arab sangat serius merawat dan mengembangkan Syajarah Karno tersebut. Mereka membuat pipa-pipa air bawah tanah khusus untuk menyiram mindi dan mimba. Maklum, hujan hanya sesekali turun di Arab, sehingga tanaman yang bukan asli kawasan itu membutuhkan ”doping” air tambahan. Tak hanya di perkotaan. Di Arafah –yang berjarak sekitar 25 km dari Makah dan hanya dihuni setahun sekali tiap musim haji– pipa air bawah tanah juga dibuat.

Keseriusan pemerintah Saudi benar-benar membuahkan hasil. Arafah hijau. Makah dan Madinah pun penuh mindi dan mimba. Di kawasan Syariq Mansyur Makah misalnya, puluhan pohon mimba tumbuh kokoh dengan tinggi sekitar 10 meter.Tetapi tahukan Anda bahwa ternyata di Indonesia sekarang ini pohon mimba ternyata sudah termasuk langka? Aneh memang. Di Saudi, yang hanya menerima bibit sumbangan, mimba menjadi tanaman yang gampang ditemukan. Sementara di Indonesia yang menjadi asal tanaman, pohon itu justru telah masuk kategori 10 tanaman langka, selangka raflesia arnoldi, balam suntai (Palaquium walsurifolium), bayur (Pterospermum sp), ulin (Eusiderxylon zwageri), cendana (Santalum album), damar atau kopal keruling (Agathis labillardieri), enau (Arenga pinnata), tembesu (Fagraea fragrans), dan jelutung (Dyera costulata).Selain itu, yang lebih menyedihkan, sari dari kulit, daun, dan getah mimba yang memang berkhasiat obat, ternyata diolah oleh warga Arab Saudi dan sebagian dijual ke Indonesia…(Dep. KIM DPP LDII)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Angka DH on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Media Tour Dakwah on Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF
  • RAHMAT WAHID on LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital
  • Soedradjat on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Nanang Naswito on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

January 21, 2026
Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

January 23, 2026
Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

January 20, 2026
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

6
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

6
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

4
Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

4
Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

January 28, 2026
LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

January 28, 2026
170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

January 28, 2026
Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

January 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni January 28, 2026
  • LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah January 28, 2026
  • 170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas January 27, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.