Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Kodim Nganjuk Ingatkan Bela Negara di Ponpes Al Ubaidah

2022/02/25
in Nasional
0
Para calon juru dakwah LDII di Ponpes Al Ubaidah Kertosono, memperoleh materi bela negara dari Kodim 0810 Nganjuk. Foto: LINES.

Para calon juru dakwah LDII di Ponpes Al Ubaidah Kertosono, memperoleh materi bela negara dari Kodim 0810 Nganjuk. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Nganjuk (24/2). Para calon juru dakwah LDII di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono, memperoleh materi bela negara dari Kodim 0810 Nganjuk. Dalam acara tersebut, Pengasuh Ponpes Al Ubaidah KH Ubaidillah Al Hasaniy mengingatkan para santri agar melihat diri bangsa Indonesia, sehingga tetap konsisten menegakkan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

“Wawasan kebangsaan sangat penting saat ini, bagaimana para juru dakwah LDII melihat keberagaman suku bangsa dan agama. Sehingga dalam dakwahnya terus mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar KH Ubaidillah Al Hasaniy atau sering disapa KH Ubaid.

Ia menegaskan tanpa melihat kondisi bangsa yang beragam, seseorang bisa terjebak dengan “aku” bukan kita. Seterusnya, bisa dilihat sekelompok orang menjadi merasa benar sendiri yang lain salah. Bahkan berencana mengubah Pancasila, yang menjadi ideologi bangsa dengan paham lain yang tidak cocok dengan kondisi bangsa Indonesia.

KH Ubaid juga mengingatkan, nasionalisme bukanlah merasa negerinya paling hebat sehingga memandang rendah bangsa lain. Justru dalam diri bangsa Indonesia, memiliki karakter yang terbuka. Karakter tersebut harus dimanfaatkan untuk belajar hal-hal yang positif dari orang lain, bahkan bangsa lain.

Ia mengatakan sering bepergian ke luar negeri untuk berceramah, “Dari pengalaman melihat berbagai negara dan bangsa, ambil sisi positifnya untuk diajarkan kepada masyarakat,” kata KH Ubaid. Ia memberi contoh, negara-negara maju seperti Jepang dan Australia mengajarkan kedisiplinan dan mengedepankan pendidikan karakter. Karakter yang kuat dan kedisplinan tersebut, menjadi modal membangun negara mereka.

Dalam kesempatan itu, Kapten Inf. Joni Winarno dari Kodim 0810 Nganjuk, menegaskan perang saat ini telah berkembang menjadi perang modern, “Perang saat ini melibatkan teknologi informasi, yang tidak memakan korban jiwa, tapi merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Joni.

Kapten Inf. Joni Winarno dari Kodim 0810 Nganjuk, menegaskan di hadapan para santri, perang saat ini telah berkembang menjadi perang modern. Foto: LINES.

Nilai-nilai budaya dan ideologi yang tidak sesuai dengan kepribagian bangsa, masuk ke rumah-rumah melalui telepon seluler, yang mengubah prilaku remaja. Ia sependapat dengan KH Ubaid, Indonesia tidak bisa diubah atau dipaksa menjadi negara berdasarkan agama, “Negeri ini memiliki keragaman suku, agama, dan ras. Ada wilayah yang mayoritas Islam, ada yang mayoritas Kristen, atau Hindu,” ujarnya.

Ia juga menggarisbawahi, ancaman saat ini bukan sekadar serangan musuh dari luar negeri, tapi juga dari dalam. Joni memaparkan, lingkungan strategis nasional yang bila tidak diselesaikan masalahnya bakal memperlemah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), “Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup bangsa mulai terlupakan, dulu gapura-gapura berhiaskan Garuda Pancasila, kini berubah menjadi hiasan bersimbol ormas,” kata Joni.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan lambang negara berganti dengan simbol-simbol kelompok, yang ingin menonjolkan komunitasnya masing-masing. Ia juga mengatakan, ancaman terus terjadi baik berbentuk ancaman militer dari negara lain, ataupun ancaman nonmiliter, “Di sinilah bela negara menjadi penting, dan menjadi tanggung jawab seluruh bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Berbicara di hadapan ratusan para santri, ia mengingatkan agar para santri belajar mengenai sejarah perjuangan bangsa. Dengan memahami sejarah, generasi muda tidak memperlakukan simbol-simbol negara dengan semena-mena, “Bendera merah putih dicorat-coret, atau dibuat lap. Ini benar-benar tidak menghargai jasa para pahlawan,” imbuhnya.

Menurutnya dengan mengenali sejarah bangsa, generasi muda bisa mencintai bangsa dan negaranya, juga masyarakat yang hidup di dalamnya. Ia berpesan, agar para santri selalu menjaga diri, nama baik almamater dan koleganya, “Inilah bagian kecil dari mencintai tanah air, dalam konteks yang lebih luas adalah menjaga nama baik bangsa dan negara,” ujarnya.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Surawan on Bersama NU, Muhammadiyah dan FKUB, LDII Lampung Selatan Silaturahim dengan Bupati
  • Yusuf on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Angka DH on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Media Tour Dakwah on Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF
  • RAHMAT WAHID on LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

January 21, 2026
Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

January 23, 2026
Siskohat Kunci Akurasi Data Penyelenggaraan Haji

Siskohat Kunci Akurasi Data Penyelenggaraan Haji

January 23, 2026
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

6
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

5
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

6
Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

4
Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

January 28, 2026
LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

January 28, 2026
170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

January 28, 2026
Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

January 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni January 28, 2026
  • LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah January 28, 2026
  • 170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas January 27, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.