Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

Kurangi Ketergantungan Dengan PLN, LDII Bangun PLTS Terbesar di Indonesia

2019/05/15
in Organisasi
0
PLTS Kediri
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

KEDIRI – Pondok Pesantren Wali Barokah (PPWB), merupakan salah satu pesantren terbesar di Kota Kediri. Dengan murid mencapa 4.000 orang, pesantren ini membutuhkan pasokan energi listrik yang besar.

Ketua DPP LDII Prasetyo Sunaryo mengatakan, selama ini pondok pesantren masih tergantung kepada perusahaan listrik negara (PLN) dalam membantu penerangan di lingkungan pondok. Akibatnya beban biaya yang ditanggung terus meningkat seiring dengan besarnya pemakaian listrik.

“Berkaca dari hal tersebut, DPP LDII melakukan terobosan berupa pembangunan PLTS sendiri. Sebagai tahap awal, dibangun di Ponpes Wali Barokah kota Kediri,” kata Prasetyo Sunaryo.

Pengembangan PLTS yang terbesar di Indonesia untuk ponpes ini, dikatakan Prasetyo merupakan bentuk pemanfaatan dan penerapan energi baru terbarukan (EBT) sesuai dengan rencana jangka panjang organisasi.

“Ponpes yang menggunakan sebesar PLTS ini yang pertama di Indonesia. Ini wujud paradigma khusus tidak cukup dengan cara pandang perbandingan harga saja. Pendayagunaan EBT komparasinya bukan terhadap harga BBM, tetapi harus terhadap pengandaian apabila terjadi kelangkaan energi bahan bakar minyak. Ini yang menjadi pemahaman organisasi yang kita terapkan,” tambah Prasetyo.

“Khusus energi matahari, karena Indonesia sebagai negara tropis tidak ada musim salju, sehingga energi matahari tersedia sepanjang tahun. Dari perspektif religius, penggunaan energi matahari merupakan manifestasi kesyukuran kepada Allah yang mengkaruniakan Indonesia dengan sinar matahari yg tak ternilai harganya,” imbuhnya.

Pimpinan Ponpes Walibarokah KH Soenarto mengaku pihaknya ingin mensyukuri anugerah Allah berupa sinar matahari, untuk menjadi energi listrik sebagai sarana penerangan pondok. Sehingga terjadi penghematan biaya pengelolaan pondok secara signifikan.

“Untuk kedepannya ada wacana menjadikan ponpes ini sebagai wisata religi dan edukasi teknologi PLTS. Sehingga menginspirasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam penerapan Energi Baru Terbarukan,” kata pria asal Klaten tersebut.

PLTS yang dibangun instalasinya di ponpes tersebut berukuran 40 m x 41 m. Menurut pakar PLTS yang merupakan aplikator PLTS di Ponpes Walibarokah, Horisworo, dengan pertimbangan untuk memberikan manfaat yang lama, maka dana yang terkumpul secara gotong royong warga LDII tersebut dibelikan panel surya (Solar Cell) kelas premium grade buatan Kanada.

“Maka harganya, termasuk peralatan penunjangnya mencapai 10,1 Milyar Rupiah. Dengan potensi umat yang besar ini harus diwujudkan dengan membeli premium grade buatan Kanada. Sayang bila hanya beli buatan Cina yang harganya lebih murah. Yang perlu dipahami mahalnya itu didepan saja. Dengan adanya garansi 25 tahun dari produsennya, maka yang dari Kanada ini jatuhnya malah lebih efisien,” kata Horisworo saat memberikan pemaparan di lokasi PLTS ponpes tersebut.

Bantuan NASA

PLTS tersebut nantinya akan menghasilkan 1 juta Watt daya secara maksimal. Dan saat ini belum dioptimalkan seluruhnya, karena kebutuhan ponpes dengan 4.000 santri tersebut sudah terpenuhi dan masih ada banyak kelebihan. Penerangan di ponpes yang terletak ditengah Kota Kediri tersebut, juga sangat bagus.

Hal ini membuat santri lebih nyaman belajar dan beraktifitas serta kondisi tersebut didapat dengan efisien karena memanfaatkan PLTS.

“Prinsipnya ponpes Walibarokah sudah mempraktekkan dan berinvestasi jangka panjang dalam bidang EBT. Pembangunan dan pengembangan ponpes adalah sebuah keniscayaan, dan kami sudah menabung, sudah berinvestasi untuk mandiri energi, memanfaatkan karunia Allah. Maka kami serius membangunnya, sampai untuk penentuan titik dimana intensitas sinar matahari terbesar, kami minta bantuan satelit NASA. Ya di gedung inilah yang intensitas sinar matahari tertinggi (dibandingkan beberapa gedung di ponpes tersebut),” papar pria asal Banyumas tersebut.

Saat ini warga Kota Bandung tersebut sudah merencanakan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Bio Masa (PLTBM) dengan memanfaatkan sampah harian dari warga ponpes yang jumlahnya ribuan orang.

“Dari sampah atau sesuatu yang dibuang bisa kita manfaatkan menjadi energi. Dengan berbekal pengalaman telah membuat PLTMB di Bandung, saya punya keinginan bisa menghadirkannya di ponpes ini. Potensi dari sampah disini sangat besar, dan bisa makin mengokohkan kemandirian energi ponpes ini. Tinggal menunggu bagaimana musyawarah pimpinan pondok,” kata Horisworo.

Sebelumnya, untuk memenuhi kebutuhan energi listrik secara mandiri juga dikembangkan pembangkit lisrik berskala kecil, pembangkit listrik mikro hidro (PLTMH) di pabrik teh Jamus di Ngawi.

Pabrik teh peninggalan Belanda pada tahun 1928 seluas 478 hektarare itu, semula digarap menggunakan bahan bakar minyak (BBM) dan kayu bakar. Kini semuanya menggunakan listrik secara mandiri PLTMH.

PLTMH yang dirancang oleh Horisworo teraebut, pada tahun 2007. Menurut Purwanto Wahyu, Pimpinan Perkebunan Jamus, untuk satu unitnya mampu memghasilkan 100 kwh dengan investasi awal sebesar Rp 1,7miliar. Kemudian setelah itu dibangun satu unit lagi dengan biaya Rp 900 juta dengan menghasilkan 100 kwh dan setahun kemudian disusul pembangunan lagi yang melewati tanah masyarakat dengan menghasilkan 50 kwh. (Johar/Humas DPP LDII)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Sudibyo on LDII Jakarta Pusat Hadiri Silaturahim Pemkot, Ormas, dan Pemuka Agama
  • Sudibyo on Kunjungi LDII, Polda Lampung Ajak Kolaborasi Lewat Program Sabuk Kamtibmas
  • Supardo bin Kayat on LDII Magetan Jajaki Kerja Sama dengan Kodim 0804 untuk Penguatan Kebangsaan
  • Supardo bin Kayat on LDII dan Kemenag Magetan Jalin Silaturahim, Siap Kolaborasi Memperkuat Pembinaan Umat
  • AngkaDH on LDII Cikarang Utara Tegaskan Dukungan pada Program Kampung Moderasi Beragama
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Konjen RI Tekankan 3 Hal Utama bagi 700 Tenaga Pendukung Haji 2026

7 WNI dan 100.000 Riyal Diamankan di Arab Saudi, Diduga Terlibat Haji Ilegal dan Penggunaan Nusuk Palsu

May 1, 2026
Tsamrotul Fuadah

Meski Kaki Patah, Tsamrotul Fuadah Tetap Tuntaskan Rangkaian Ibadah di Tanah Suci

May 3, 2026
Wapres Gibran

Wapres Gibran Tinjau Makkah Route, Pastikan Jemaah Berangkat Lebih Cepat dan Nyaman

May 1, 2026
Kembangkan Varietas Kopi Unggul di Tana Toraja, Warga LDII Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya

Kembangkan Varietas Kopi Unggul di Tana Toraja, Warga LDII Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya

May 1, 2026
Kembangkan Varietas Kopi Unggul di Tana Toraja, Warga LDII Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya

Kembangkan Varietas Kopi Unggul di Tana Toraja, Warga LDII Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya

8
LDII Gunungkidul Dukung Transformasi Pramuka, Tekankan Karakter dan Adaptasi Digital

LDII Gunungkidul Dukung Transformasi Pramuka, Tekankan Karakter dan Adaptasi Digital

3
Santri LDII Magelang Raih Medali untuk Inovasi Bisnis Ramah Lingkungan

Santri LDII Magelang Raih Medali untuk Inovasi Bisnis Ramah Lingkungan

3
LDII Sangkuriman Paser Bangun Jalan Desa dengan Swadaya Warga

LDII Sangkuriman Paser Bangun Jalan Desa dengan Swadaya Warga

2
Mbah Mardijiyono

Berusia 103 Tahun, Mbah Mardijiyono Jemaah Haji Tertua Asal Indonesia

May 4, 2026
Kepala Pos Terminal Ajyad, M. Rif'at Sitorus

Kapos Terminal: Terminal Ajyad Paling Dekat Ke Masjidil Haram

May 4, 2026
Konsolidasi DPD LDII Karawang Perkuat Koordinasi dan Sinergi Organisasi

Konsolidasi DPD LDII Karawang Perkuat Koordinasi dan Sinergi Organisasi

May 4, 2026
Kunjungi LDII, Polda Lampung Ajak Kolaborasi Lewat Program Sabuk Kamtibmas

Kunjungi LDII, Polda Lampung Ajak Kolaborasi Lewat Program Sabuk Kamtibmas

May 4, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Berusia 103 Tahun, Mbah Mardijiyono Jemaah Haji Tertua Asal Indonesia May 4, 2026
  • Kapos Terminal: Terminal Ajyad Paling Dekat Ke Masjidil Haram May 4, 2026
  • Konsolidasi DPD LDII Karawang Perkuat Koordinasi dan Sinergi Organisasi May 4, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.