Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Wawasan Iptek

Langkah Kecil Selamatkan Dunia

2017/03/03
in Iptek
0
awan mendung
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

foto: tirto.id

Sadar atau tidak, umat manusia mulai terbiasa dengan cuaca dan suhu udara yang tiba-tiba berubah. Di pagi hari sebelum berangkat kerja atau kuliah udara sejuk berhias langit mendung memaksa setiap orang menyiapkan jas hujan atau payung. Tapi ternyata, matahari bersinar terik, suhu di luar ruangan sangat tinggi, angin bertiup kencang, dan tentu saja semua orang malas bepergian. Terkadang tanpa aba-aba, tiba-tiba langit pekat dengan hujan deras yang tak kunjung reda, petir dan kilat yang terus sambar-menyambar, dan banjir di mana-mana.

Inilah gejala perubahan iklim. Terhambatnya siklus hidrologi, banyak ekosistem yang ada di berbagai wilayah Indonesia berubah atau beralih fungsi, sehingga siklus hidrologi pun juga berubah menjadi tidak kondusif atau tidak reguler lagi. Sirkulasi air yang seharusnya tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfir melalui kondensasi, presipitasi, evaporasi, dan transpirasi mengalami banyak penyendatan sehingga terjadi penumpukan penguapan yang akhirnya menyebabkan kondisi ekstrem di berbagai wilayah.

Mengenai suhu yang kian panasUnited Nation Frameworks Convention on Climate Change (UNFCCC) mengkonfirmasi bahwa tahun 2016 adalah tahun terpanas sepanjang sejarah. Hal itu juga di posting oleh akun Instagram resminya menuliskan:
The World Meteorological Organization (@wmo_omm) has just confirmed: 2016 was the hottest year on record, with the global average temperature about 1,1C above pre-industrial era temperatures.
In many places around the world, people had a hard time cooling off. Sea ice minimum records were also broken in the arctic and Antarctic. All of this underscores the urgent need to rapidly implement the Paris Climate Change Agreement. […]

“WMO atau Organisasi Dunia untuk Meteorologi (@wmo_omm) baru saja mengkonfirmasi: 2016 adalah tahun terpanas yang tercatat dalam sejarah, dengan suhu rata-rata sekitar 1,1 C diatas suhu sewaktu era pra-industri. Di banyak tempat di dunia, orang-orang memiliki kesulitan untuk mendapat kesejukan. Lautan es di Kutub Utara dan Kutub Selatan juga hancur. Semua peristiwa ini termasuk desakan untuk segera mengimplementasikan Paris Agreement (Perjanjian Paris).”

Umat manusia sejatinya bisa melakukan hal sederhana untuk mengurangi percepatan perubahan iklim. Tentu, semua orang bisa, dimanapun, dan kapanpun. Salah satu caranya dengan menghemat penggunaan baterai gadget. Misalnya, saat tak digunakan matikanlah data selularnya atau menyalakan mode airplane saat tidak sedang digunanakan. Mengurangi pemakaian power bank juga bisa membantu untuk berhemat menggunakan baterai gadget.

Cara sederhana lain yaitu dengan banyak makan sayuran dan buah-buahan. Hal itu terdengar aneh tapi menjadi salah satu cara mudah untuk mengurangi laju perubahan iklim karena dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur, sistem supply and demand (persediaan dan permintaan) akan meningkat. Petani buah dan sayur akan meningkatkan produksinya dengan misalnya menambah tanaman sayur/buah. Peningkatan produksi sayur dan buah membantu bumi mendapatkan lebih banyak oksigen yang dihasilkan oleh tanaman dan daunnya.

Cara ini tentunya memiliki banyak keuntungan untuk pelaku dan penerima, pelaku (konsumen sayur) akan mendapatkan banyak manfaat dari zat yang terkandung dalam buah dan sayur, sedangkan penerima (bumi) juga akan mendapatkan banyak oksigen untuk mendinginkan suhu udara.

Cara-cara sederhana ini bisa ditularkan kepada teman, saudara, keluarga, dan orang-orang terdekat kita. Dengan memberikan pemahaman terlebih dahulu tentang aksi untuk iklim, lalu memberikan pemahaman tentang kontribusi untuk bumi apabila melakukan aksi tersebut. Masih banyak aksi sederhana lain yang bisa dilakukan untuk memperlambat perubahan iklim. Misalnya tidak menggunakan kantong plastik atau sterofoam saat berbelanja melainkan membawa kotak makan untuk membeli makanan dan membawa tas kecil untuk menaruh belanjaan, menggunakan transportasi umum, mematikan lampu dan listrik, yang tidak sedang digunakan dan mencabut colokan charger ponsel yang telah selesai digunakan.

Selain aksi-aksi sederhana, masih ada aksi yang cukup rumit namun bisa dilakukan bersama-sama dengan kelompok di tingkat nasional maupun international. Misalnya melakukan advokasi kepada pemerintah dan pemangku kebijakan dan pemangku kepentingan untuk segera mengambil tindakan terkait dengan Perjanjian Paris yang sudah ditandangani oleh Indonesia. Masyarakat bisa mendorong pemerintah untuk menganalisa situasi iklim di Indonesia dan memetakan kebijakan yang paling baik, untuk memperkuat respon ancaman perubahan iklim dan solusi terbaik untuk mengurangi resiko maupun dampak perubahan iklim. Atau dengan mengikuti kampanye keadilan iklim bersama dengan UNFCCC, Climate Countdown, dan lain-lainnya untuk mengkampanyekan isu perubahan iklim melalui media sosial.

Ada banyak kesempatan juga untuk menghadiri konferensi tingkat tinggi yang membahas tentang perubahan iklim (Conference of Parties/COP). Kesempatan itu, kesempatan memberikan kita ruang untuk berbicara di depan semua pemangku kepentingan terkait dengan kebijakan yang mempengaruhi iklim bumi, seperti misalnya kompetisi Vlog yang diadakan untuk anak muda yang tertarik untuk menjadi Youth Reporter dalam konferensi COP 22. Pemerintah Indonesia dan lembaga non-pemerintah juga sudah beberapa kali memberikan kesempatan untuk publik, dalam memberikan suara dan aspirasi untuk delegasi RI yang akan berangkat ke konferensi COP 21.

Sekecil apapun aksi kontribusi kita untuk keadilan iklim, bisa berdampak baik untuk iklim bumi. Begitu juga dengan kontribusi manusia dalam merusak iklim, sekecil apapun itu, akan berdampak buruk pada bumi. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk beradaptasi dengan perubahan iklim dan mengurangi dampak perubahan iklim. Hal kecil yang kita lakukan bersama-sama bisa berdampak besar dalam mengurangi panas bumi. (Faza/LINES)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • HMRidwan354 on Komunitas Generus Tuli Indonesia Wadahi Pengajian Warga Disabilitas
  • sri wijayati on Merdeka Sejati
  • H. Warsito on LDII Papua Selatan Ajak Perkuat Solidaritas Kemanusiaan
  • H. Warsito on LDII Hadiri Harlah ke-51 MUI Purwakarta, Perkuat Sinergi Ormas Islam
  • H. Warsito on LDII Hadiri Harlah ke-51 MUI Purwakarta, Perkuat Sinergi Ormas Islam
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII Hadiri Upacara HUT RI yang Dihelat Pemkab Sumedang

LDII Hadiri Upacara HUT RI yang Dihelat Pemkab Sumedang

August 24, 2026
Warga LDII Tabanan Ramaikan HUT RI dengan Pengibaran Bendera Bawah Laut dan Jalan Sehat

Warga LDII Tabanan Ramaikan HUT RI dengan Pengibaran Bendera Bawah Laut dan Jalan Sehat

August 24, 2026
Kabar Baik, Muhammad Shobrian Widyansyah Generasi Muda LDII Masuk Skuad Utama Persela Lamongan

Kabar Baik, Muhammad Shobrian Widyansyah Generasi Muda LDII Masuk Skuad Utama Persela Lamongan

August 28, 2026
Relawan LDII Bagikan Ribuan Air Mineral dan Buka Posko Kesehatan Saat Muktamar Ke-35 NU

Relawan LDII Bagikan Ribuan Air Mineral dan Buka Posko Kesehatan Saat Muktamar Ke-35 NU

August 28, 2026
Kabar Baik, Muhammad Shobrian Widyansyah Generasi Muda LDII Masuk Skuad Utama Persela Lamongan

Kabar Baik, Muhammad Shobrian Widyansyah Generasi Muda LDII Masuk Skuad Utama Persela Lamongan

4
Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM

Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM

3
LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media

LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media

3
Warga LDII Periuk Jaya Gelar Lomba Agustusan di Sawangan Depok

Warga LDII Periuk Jaya Gelar Lomba Agustusan di Sawangan Depok

3
LDII Perkuat Organisasi dari Akar Rumput, Padukan Konsolidasi dengan Green Dakwah

LDII Perkuat Organisasi dari Akar Rumput, Padukan Konsolidasi dengan Green Dakwah

August 28, 2026
Wujudkan Kemandirian Ekonomi, LDII Takalar Dorong Pemuda Berani Berwirausaha

Wujudkan Kemandirian Ekonomi, LDII Takalar Dorong Pemuda Berani Berwirausaha

August 28, 2026
Bupati Mimika Resmikan Masjid Miftahul Huda Naungan LDII

Bupati Mimika Resmikan Masjid Miftahul Huda Naungan LDII

August 28, 2026
LDII Silaturahim dengan Diskominfotik Provinsi Bengkulu Diskusikan Rencana Pelatihan Jurnalistik

LDII Silaturahim dengan Diskominfotik Provinsi Bengkulu Diskusikan Rencana Pelatihan Jurnalistik

August 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Perkuat Organisasi dari Akar Rumput, Padukan Konsolidasi dengan Green Dakwah August 28, 2026
  • Wujudkan Kemandirian Ekonomi, LDII Takalar Dorong Pemuda Berani Berwirausaha August 28, 2026
  • Bupati Mimika Resmikan Masjid Miftahul Huda Naungan LDII August 28, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.