Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

LDII Mendorong Rekonsiliasi Nasional

2014/08/20
in Organisasi
0
silaturrahim syawal ldii
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (19/8) – Idul Fitri tahun ini bersimpangan dengan tahun politik, berupa Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres). Pilpres mendapat perhatian yang lebih karena hanya memunculkan dua kubu: Prabowo-Hatta dan Jokowi-Jusuf Kalla.

Konsekuensi logis dari dua pilihan ini masyarakat terpolarisasi hanya dalam dua kutub, yang menimbulkan ketegangan, yang hingga kini belum surut. Ketegangan yang terus-menerus – serta ekspos media — membuat masyarakat turut terbelah sebagaimana elit politik. Selain itu, Idul Fitri 2014 bertepatan pula dengan Hari Ulang Tahun ke- 69 Republik Indonesia.

Secara sosiologis, Idul Fitri yang diapit dua tema besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara seharusnya mampu mendorong rekonsiliasi nasional. Pascapilpres yang penuh ketegangan, Idul Fitri adalah semacam penyejuk, lalu HUT RI menjadi daya untuk membangkitkan semangat membangun bangsa dan negara, sesuai cita-cita para pendiri bangsa untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.  

Melihat kondisi bangsa yang terbelah akibat Pilpres 2014, maka LDII mendorong sebuah rekonsiliasi nasional dengan menggelar silaturahim dengan mengundang para tokoh bangsa, ormas, tokoh lintas agama, dan TNI/Polri. Acara yang dihelat di Gedung DPP LDII Jalan Tentara Pelajar 28A (Patal Senayan) Jakarta Selatan, pada 19 Agustus 2014, mengambil tema “Dengan Silaturahim Syawal Membangun Kelestarian Ukhuwah Islamiyah, Basyariah, dan Wathaniyah.”

“Kami memandang bahwa ukhuwah Islamiyah berarti persaudaraan yang bersifat islami atau yang diajarkan oleh Islam. Islam mengajarkan persaudaraan itu mendorong terjadinya kerukunan dan keteraturan sosial, tanpa memandang sekat suku, ras, dan agama,” ujar Ketua DPP LDII Prof DR Ir KH Abdullah Syam, MSc. Menurut Abdullah Syam, semua agama samawi meyakini bahwa umat manusia berasal dari Nabi Adam AS dan Hawa, “Kita adalah satu bangsa, untuk itu sangat penting menjaga ukhuwah wathaniyah wa an-nasab, yaitu persaudaraan dalam keturunan dan kebangsaan. Untuk itulah bangsa Indonesia dalam momentum Idul Fitri kian menyadari ukhuwah basyariyah, bahwa seluruh umat manusia adalah bersaudara,” papar Abdullah Syam.

silaturrahim-ldii

Bangsa ini telah melakukan perjalanan panjang dalam dinamika global. Di era kolonial, bangsa ini terdiri dari berates-ratus kerajaan. Kemudian menyatu karena perasaan senasib dan sebangsa, hingga momentumnya lahir pada 17 Agustus 1945, yang melahirkan satu bangsa dan negara baru: Indonesia. “Dengan pengalaman yang panjang itu, seharusnya ketegangan bangsa ini berhenti setelah penghitungan suara. Konsekuensi demokrasi, maka suara terbanyak yang menang. Namun pemenang harus dikontrol oleh seluruh elemen bangsa Indonesia,” ujar Ketua DPP LDII Ir H Prasetyo Soenaryo, MT.

Perselisihan yang berlarut-larut hanya membuat bangsa Indonesia lemah, mudah diadu domba dan dikuasai. Persatuan dan kesatuan itulah yang menurut Prasetyo Soenaryo menjadi fokus para pendiri bangsa. “Kejatuhan kerajaan-kerajaan besar di nusantara, karena tak adanya persatuan dan kesatuan. Jangan sampai bangsa ini berpecah belah karena perbedaan pandangan politik,” imbuh Prasetyo Soenaryo.

Sementara itu Ketua DPP LDII Ir Chriswanto Santoso, MSc menyatakan ukhuwah Islamiyah, basariyah, dan wathaniyah hanya bisa terwujud bila setiap elemen bangsa, terutama ormas sebagai representasi masyarakat madani, harus melakukan taaruf atau saling kenal, “Dengan saling mengenal bisa menciptakan kondisi taafahum atau saling memahami. Saling memahami adalah yang terpenting untuk menciptakan empati, tenggang rasa, dan saling menghormati,” ujar Chriswanto. Dengan saling memahami bangsa Indonesia bisa saling taawun atau tolong menolong, yang kemudian disusul takaful atau saling menjamin. “Sejatinya seperti itulah pemikiran Rasulullah, yang selaras dengan pemikiran para pendiri bangsa,” ujar Chriswanto Santoso. Sifat saling menghormati, tenggang rasa, dan saling membantu adalah sifat yang melekat dalam sosiologi masyarakat nusantara. Alhasil, Idul Fitri adalah semacam pengingat agar bangsa ini kian mengukuhkan persatuan dan kesatuan.

“Jadi lupakan hasil Pilpres, jauhkan rasa sakit hati. Siapapun pemenang Pilpres mari kita kontrol mereka dalam bekerja dan mari bersama membangun bangsa Indonesia,” ujar Chriswanto. (LC/LINES)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Surawan on Bersama NU, Muhammadiyah dan FKUB, LDII Lampung Selatan Silaturahim dengan Bupati
  • Yusuf on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Angka DH on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Media Tour Dakwah on Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF
  • RAHMAT WAHID on LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

January 21, 2026
Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

January 23, 2026
Siskohat Kunci Akurasi Data Penyelenggaraan Haji

Siskohat Kunci Akurasi Data Penyelenggaraan Haji

January 23, 2026
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

6
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

5
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

6
Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

4
Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

January 28, 2026
LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

January 28, 2026
170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

January 28, 2026
Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

January 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni January 28, 2026
  • LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah January 28, 2026
  • 170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas January 27, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.