Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

LDII Siap Hadapi Perkembangan Era Society 5.0

2022/09/26
in Nasional
0
Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Tengah, Singgih Tri Sulistiyono dalam webinar makin cakap digital 2022. Foto: LINES.

Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Tengah, Singgih Tri Sulistiyono dalam webinar makin cakap digital 2022. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Semarang (26/9). Teknologi digital menghasilkan perilaku positif dan perilaku negatif. Pemanfaan teknologi tersebut, mengakibatkan disrupsi digital, yaitu pemanfaatan teknologi digital sebagai dukungan suatu kegiatan.

Terlebih pada masa pandemi Covid-19, adaptasi dan perubahan perilaku terjadi secara masif. Hal tersebut disampaikan Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Tengah, Singgih Tri Sulistiyono dalam webinar makin cakap digital 2022 dengan tema ‘Membangun Ketahanan Budaya Di Era Revolusi Industri 4.0 Menuju Society 5.0’ yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI pada Rabu (21/9).

Ia juga mengatakan digitalisasi mendorong terjadinya perubahan di bidang kebudayaan. “Sistem pendidikan yang selama ini sangat manual, dengan kemajuan teknologi mulai membudaya bahkan seolah-olah sekarang ini kuliah dengan tatap muka langsung,” ucap Singgih yang juga menjadii narasumber.

Ia juga menambahkan, tingkat kemajuan teknologi informasi merupakan suatu perubahan baru yang begitu cepat di bidang kebudayaan, “Bersumber dari kemajuan teknologi maka berbagai elemen masyarakat harus menyiapkan diri supaya tidak mengalami kekagetan atau kejutan budaya,” tuturnya.

Ia juga menekankan, jika diperlukan warga LDII bisa menjadi garda terdepan dalam perkembangan teknologi digital, “Dalam rangka mendorong masyarakat maju dan bisa mengikuti perkembangan teknologi digital, LDII tidak boleh hanya hanyut mengikuti budaya digital, tapi bisa memanfaatkan teknologi untuk kepentingan yang bermanfaat untuk pendidikan, untuk pengajian, dan untuk ekonomi,” ucapnya.

Indonesia perlu mencontoh Jepang yang mempunyai cita-cita untuk membangun masyarakat yang bahagia, aman, tentram, damai tetapi masih bisa menggunakan teknologi modern teknologi yang berbasis digital, “Selama ini teknologi dianggap sebagai sumber dari disrupsi kekacauan. Banyak bidang kehidupan di Jepang sudah merencanakan bagaimana memanfaatkan kemajuan teknologi supaya tidak membuat manusia jadi susah,” jelasnya.

Masyarakat Jepang 5.0 pun sudah menerapkan basis dari teknologi digital yang berupa Internet Of Things (IOT). Sebenarnya IoT sendiri sudah dikembangkan sejak lama, tetapi belakangan ini namanya kian populer. Penerapan IOT sendiri digunakan salah satunya pada kehidupan sehari-hari, dengan tujuan untuk berkomunikasi, mengendalikan, menghubungkan, dan bertukar data melalui perangkat lain selama masih terhubung ke internet.

“Salah satu penerapan IOT, ada mobil tanpa sopir kemudian penumpangnya sambil mambaca dan tidak memerlukan seorang sopir karena sudah sensor dan software yang dipasang,” ucap Singgih.

Wujud LDII mencontoh Jepang salah satunya dalam penerapan lima syarat kerukunan, ada keporo ngalah, sabar, bicara pahit madu, dan saling memperhatikan tidak saling merusak toleransi. “Meniru Jepang, LDII memiliki nilai-nilai yang dikembangkan dalam Pancasila sila 1 sampai ke 5. Ada nilai dasar emosional kemudian intelektual LDII juga punya visi berilmu dan profesional dalam mengasah intelektual,” ucap Singgih.

Di akhir sesi pemaparannya, Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro itu berharap warga LDII jangan sampai tertinggal atau kalah dalam hal perkembangan digital. Masyarakat Indonesia juga diharapkan dapat megimbangi bahkan bisa menjadi garda terdepan. (Aryani/Wicak).

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.