Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Headlines

Membangun Karakter Anak dari Meja Makan

2020/11/18
in Headlines
4
Ilustrasi: Freepik.com

Ilustrasi: Freepik.com

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (14/11). Makan bersama keluarga kerap menjadi kegiatan yang menyenangkan. Selalu terdapat cerita saat berkeluarga berkumpul menikmati hidangan, yang tak menjemukan meskipun dilakukan berulang-ulang. Dari kegiatan di meja makan itu juga, para orangtua bisa melatih karakter anak.

Dalam tayangan sosial media milik Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim beberapa waktu lalu dia menyebut bahwa, “Makan bersama adalah ritual penting dalam keluarga saya. Aturannya tidak boleh ada HP maupun TV menyala saat makan. Makan bersama adalah saatnya berdiskusi, bertanya jawab, dan menunjukkan anak-anak kita bahwa kita adalah satu tim yang kompak,” ujar Nadiem.

Makan bersama antara orangtua dan anak, tidak melulu tentang diskusi antar orangtua saja. Orangtua bisa menyelipkan ajaran tata krama saat makan. Misalnya seorang bapak sering mengingatkan makan dengan tangan kanan, jangan mengeluarkan suara saat mengunyah, atau membaca hamdalah. Tanpa terasa, pesan moral yang diulang demikian itu menjadi latihan kebiasaan anak-anak yang terbawa hingga usia dewasa.

Menurut Ketua DPP LDII Basseng Muin sekaligus koordinator Education Clearing House (ECH) yang mengelola Pondok Karakter, keluarga menjadi titik mula pembentukan karakter. Pasalnya, sebagian besar waktu anak bersama orangtua, sebelum ia dewasa dan sering berada di luar rumah. Walhasil, pendidikan karakter pada anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, namun juga para orangtua. Mereka memiliki andil besar dalam menanamkan karakter pada anak, bahkan saat berada di meja makan.

Meski pesan yang disampaikan sedikit, tapi jika dibiasakan akan sangat melekat pada anak hingga dewasa, sehingga pembinaan generasi penerus terjaga. Mengenai pendidikan karakter dalam keluarga, DPP LDII dan ECH menyediakan beragam materi ajar dalam pendidikan keluarga pada tingkat keluarga.

Materi tersebut bisa didapat di platform e-learning pondokkarakter.com, yang dilansir pada 24 November mendatang. E-learning ini berisi beragam materi pembinaan generasi penerus dalam bentuk modul, paper, hingga video. Selain untuk keluarga, materi tersebut juga ditujukan untuk para penyelenggara pendidikan dan pamong di boarding school. (Ipeh/LINES)

Tags: ECHldiiPondok Karakterpondokkarakter.com

Comments 4

  1. Dwi Rahayu says:
    5 years ago

    Alhamdulillah bisa bergabung dgn webnya LDII.. Alhamdulillah jaga kumullohu khoir smg smakin lancar n barokah Aaamiin

    Reply
  2. Yayat Mufid says:
    5 years ago

    Pondok Karakter.com …..Luar biasa…,.Pembinaan Generasi Penerus Bangsa yg berkelanjutan agar bahagia di Dunia dan Akhirot dapat terwujud

    Reply
  3. Yayat Mufid says:
    5 years ago

    Pondok Karakter.com …..Luar biasa…,!

    Reply
  4. Tujiyono says:
    4 years ago

    Semoga saja tidak hanya menjadi sebuah konsep…Ditunggu penerapannya sampai pada tingkat keluarga yang tinggal di kontrakan juga.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Sulaeman on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • wahyu hidayat on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Mustiko on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Dasuki on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Dasuki on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Pesan Ketua NU di Ponpes Wali Barokah: Ramadan Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

Pesan Ketua NU di Ponpes Wali Barokah: Ramadan Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

March 7, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Silaturahim Ramadan di Ponpes Wali Barokah, Wali Kota Kediri Tekankan Jaga Amanah dan Kolaborasi Positif

Silaturahim Ramadan di Ponpes Wali Barokah, Wali Kota Kediri Tekankan Jaga Amanah dan Kolaborasi Positif

March 7, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

14
Renungan Hari 18

Renungan Hari 18

6
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Nasehat untuk Para Istri

Nasehat untuk Para Istri

3
Puasa sebagai Jalan Menuju Ketakwaan

Puasa sebagai Jalan Menuju Ketakwaan

March 12, 2026
Ajal Tak Bisa Ditunda, Sudahkah Ladang Akhiratmu Terisi Benih Kebaikan?

Ajal Tak Bisa Ditunda, Sudahkah Ladang Akhiratmu Terisi Benih Kebaikan?

March 12, 2026
Mengadu kepada Allah: Dari Ujian Menuju Kematangan Iman

Mengadu kepada Allah: Dari Ujian Menuju Kematangan Iman

March 12, 2026
Ustaz Jarir: Persungguh Ibadah 10 Malam Terakhir Ramadan Raih Keutamaan Lailatul Qadar

Ustaz Jarir: Persungguh Ibadah 10 Malam Terakhir Ramadan Raih Keutamaan Lailatul Qadar

March 12, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Puasa sebagai Jalan Menuju Ketakwaan March 12, 2026
  • Ajal Tak Bisa Ditunda, Sudahkah Ladang Akhiratmu Terisi Benih Kebaikan? March 12, 2026
  • Mengadu kepada Allah: Dari Ujian Menuju Kematangan Iman March 12, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.