Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Seputar LDII Liputan Media

Menag Soroti Kebebasan yang Kebablasan

2012/04/19
in Liputan Media
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Kamis, 12 April 2012 , 09:23:00

BOGOR-Menanggapi banyaknya permasalahan umat muslim dan sebagai bentuk kepedulian terhadap Bangsa Indonesia, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di IPB International Convention Center (IICC) Botani Square, kemarin.

Rakernas bertujuan untuk melanjutkan program kerja yang telah digagas pada Musyawarah Nasional (Munas) LDII 7-8 Maret 2011 lalu.

Rakernas dibuka langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Suryadharma Ali (SDA). Dalam sambutannya SDA mengatakan, dirinya semakin mengenal LDII, dan kedatangannya kali ini sebagai wujud kecintaannya pada LDII.

Ia menilai, pelaksanaan rakernas kali ini menemukan momentum yang tepat dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Khususnya tentang kualitas kehidupan keagamaan dan kerukunan antarumat beragama. “Tugas ini tidaklah ringan, mengingat kehidupan keagamaan di Indonesia begitu sangat dinamis, terutama di era reformasi,” ungkapnya.

Menurut SDA, masyarakat Indonesia saat ini memiliki banyak cara serta alternatif pilihan dalam mengekspresikan keberagamannya. Kenyataan ini merupakan konsekuensi dari konstitusi yang menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agama dan sesuai kepercayaannya masing-masing. “Tetapi pada saat yang sama, kebebasan beragama itu harus terkendali dan tidak bisa dilaksanakan sebebas-bebasnya,” paparnya.

Kebebasan beragama, lanjutnya, harus dilaksanakan secara bertanggung jawab, sehingga tidak mengancam atau melanggar kebebasan beragama orang lain. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung terciptanya kerukunan umat beragama.

“Undang-undang No 12 Tahun 2005 Ayat 3 menyatakan, kebebasan seseorang menjalankan kepercayaannya hanya dapat dibatasi oleh ketentuan hukum yang diperlukan untuk melindungi keamanan, ketertiban, dan moral masyarakat,” ujarnya.

Dirinya menyebutkan, pembatasan itu bukan dimaksudkan untuk mengurangi kebebasan beragama orang lain. Tetapi semata-mata untuk menjamin pengakuan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM), serta kebebasan dasar orang lain, kesusilaan, ketertiban umum dan kepentingan bangsa. “Kebebasan yang tiada batas akan berakibat kebablasan,” imbuhnya.

Pemerintah Indonesia menganut sistem kebebasan beragama yang ada batasnya. Oleh karena itu, dimana era kebebasan dan HAM menjadi ideologi baru, maka kebebasan, demokratis dan HAM itu tidak menentukan batasnya.

Ketua Umum Dewan Perwakilan Pusat (DPP) LDII Abdullah Syam menambahkan, generasi profesional religius yang diharapkan LDII adalah umat yang memiliki etos kerja yang mampu bekerja dengan baik dan menghasilkan produk berkualitas.

“Keterpurukan bangsa Indonesia dalam berbangsa dan bernegara dikarenakan profesionalisme itu tanpa didasari sifat religius, dan bisa dilihat dalam berbagai kasus korupsi yang melanda tanah air saat ini,” pungkasnya.

Rekernas dihadiri sekitar seratus peserta yang berasal dari para ulama, guru-guru pesantren, pengurus LDII dari tingkat Dewan Perwakilan Pusat (DPP), Dewan Perwakilan Wilayah (DPW), hingga Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tingkat Kota dan Kabupaten.(cr6)

http://www.radar-bogor.co.id/index.php?rbi=berita.detail&id=93139

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.