Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

Mengembalikan Pendidikan Nilai Moral yang Hilang

2015/09/30
in Organisasi
0
ldii pendidikan moral
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (26/9). Pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat dapat ditingkatkan melalui pendidikan. Namun mengabaikan aspek moral, mengakibatkan pendidikan kehilangan rohnya. Berkaitan dengan hal itu, DPP LDII menggelar sarasehan pendidikan, yang dihadiri para praktisi dan pemerhati pendidikan pada Sabtu (26/9) lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPP LDII Prasetyo Sunaryo selaku pembicara menyebutkan bahwa bangsa Indonesia tidak dapat membangun sebuah negara, jika tidak dimulai dari pendidikan terutama pendidikan moral. Kemerosotan moral saat ini merupakan imbas dari diabaikannya pendidikan moral di sekolah maupun di dalam keluarga.

Seperti contoh dalam hal menghargai para guru. Prasetyo Sunaryo mengutip salah satu kalimat yang bersumber dari buku Education For 1.3 Billion yang ditulis oleh mantan wakil perdana menteri Tiongkok yaitu Li Lan Qing yang mengatakan “Negara bisa maju jika rakyatnya menghormati para guru.” Walhasil pendidikan tidak memerlukan gedung-gedung mewah melainkan pendidikan membutuhkan guru-guru yang hebat dan terhormat.

Dalam buku tersebut dicontohkan, hal-hal yang dapat dilakukan untuk menghormati dan menghargai guru yaitu, memberikan kompensasi untuk guru, dalam hal ini diumpamakan kuda yang diperintahkan untuk lomba tidak mungkin jika tidak diberi makan lebih dulu. Kedua, diambil dari puisi zaman Dinasti Tang, memberikan peruahan yang baik untuk guru. Kemudian ketiga, memberikan status terhormat untuk para guru, di mana semua pejabat diminta untuk menghormati dan menghargai para guru.

Lalu dicontohkan juga pendidikan moral di Finlandia dalam kasus Nokia yang mengajarkan untuk mengakui kekalahan dan tidak menyalahkan orang lain. Pihak Nokia mengatakan, “Dunia berubah terlalu cepat, mereka terlena, terlewatkan belajar, terlewatkan perubahan dan akhirnya hilanglah kesempatan.”

Sementara itu, pendidikan yang diterapkan di Jepang, menerapkan penghapusan sistem ranking dan dididik untuk lebih bekerja sama. Kemudian, pelatihan karakter yang mendidik murid untuk mengerjakan sesuatu yang sifatnya darurat (do it something) serta kemandirian menyelesaikan permasalahan.

Atas pemikiran ini, LDII mengharapkan adanya pendidikan yang menghasilkan generasi yang berakhlaqul karimah, berilmu, dan mandiri. Di mana seluruh pihak memiliki tugas mengukur tingkat keberhasilan tujuan pendidikan, menentukan elemen keberhasilan, merumuskan alat ukur keberhasilan dan menekankan kembali peran orang tua. Sebab, faktor pokok pendidikan adalah pendidik — bukan hanya dari sekolah namun yang paling utama dari orangtua.

Selain materi pendidikan dalam pertemuan tersebut juga dijelaskan mengenai Bloom’s Taxonomy yaitu klasifikasi dari tujuan belajar yang seharusnya dipegang oleh pendidik dalam menentukan tujuan belajar (learning objectives). (Ubaidillah/LINES)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.