Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel Sosial

Mengendalikan Masa Remaja Tanpa Mengekang

2015/10/05
in Sosial
0
ldii mengendalikan remaja
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (20/9) Permasalahan dalam menghadapi dunia remaja masa kini menjadi perhatian penting bagi Penggerak Pembina Generus (PPG) DPD LDII Jakarta Utara. Pada Minggu (20/9) DPD LDII Jakarta Utara mengadakan Seminar Parenting Skill yang membahas tentang permasalahan dan penanganan remaja masa kini.

Seminar ini dilatari situasi masa remaja, yang merupakan masa sulit baik bagi remaja maupun orangtua. Pada masa tersebut, remaja berusaha untuk tidak ingin dikekang dan direndahkan, karena mereka merasa sudah mampu untuk berdiri sendiri. Namun di sisi lain, mereka masih bergantung kepada orangtua dalam hal finansial bahkan afeksi.

Materi yang disampaikan oleh Dra. Nana Maznah Prasetyo, M. Si ini dihadiri oleh 100 orang dari 50 pasangan suami-istri di wilayah PC Koja, yang memiliki anak usia remaja/pra remaja. Dalam materinya, Nana menjelaskan bahwa periode tumbuh kembang remaja dibagi menjadi tiga fase, antara lain Fase Remaja Awal (10-13 tahun), pada fase tersebut, remaja fokus pada perubahan fisik dan emosi.

Lalu yang kedua Fase Remaja Tengah (14-17 tahun), pada fase ini remaja fokus pada perubahan sosial dan hubungan interpersonal. Fase ketiga adalah Fase Remaja Akhir (18-20 tahun), pada fase tersebut, remaja fokus pada identitas dan peran sosial di masa depan. Dari ketiga fase tersebut, orangtua dapat menciptakan anak-anak yang berilmu, berakhlakul karimah, dan mandiri apabila sejak kecil ditanamkan nilai moral dan agama dengan baik. Tentu itu semua tidak lepas dari hubungan keluarga yang harmonis. Adapun peran guru dan komunitas hanya menjadi pendamping dalam mendidik anak.

Lain halnya dengan anak yang tidak mendapatkan perhatian langsung dari orangtua. Anak remaja masa kini lebih sering mendapat kesenangan dari media hiburan seperti, acara televisi yang kurang mendidik, radio, majalah, bahkan video porno yang dapat merusak otak dan kecerdasan emosionalnya. Akibatnya, mereka tidak mampu mengelola emosinya, tidak cerdas mengendalikan impuls-dorongan sesaat dalam dirinya, sehingga terganggu dalam berelasi dengan orang lain.

Bukan hanya itu, anak yang kurang berinteraksi dengan orangtuanya, cenderung lebih membangkang, lebih cemas dan penakut, lebih kesepian dan sedih. Dalam belajar pun, jika anak tidak diajarkan rasa tanggung jawab, percaya diri dan kemandirian sejak dini, mereka sering melamun, tidak peduli dengan tugas dan kewajiban sebagai seorang murid, selalu minta bantuan pada orang lain dalam mengerjakan PR, yang akibatnya dapat menghambat perkembangan ketrampilan psikomotorik, bahasa, dan sosial anak.

Menurut Nana saat ini zamannya manusia yang dikendalikan teknologi, bukan manusia yang mengendalikan teknologi. Banyak anak yang kehilangan kelekatan (ikatan) pada orangtuanya akibat sikap masa bodoh dari orangtua. “Orangtua harus responsif, sensitive, dan berstrategi,” tegas Nana. Untuk melindungi anak dari kejamnya  pergaulan luar dan rusaknya moral anak, Nana mengajak para orangtua melakukan hal-hal berikut ini:

Periksa diri sebagai orangtua

Anak-anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan hidup mereka. Bila lingkungan si anak negatif, maka kita perlu mengubah lingkungan hidup mereka menjadi positif, yaitu dengan menjadi orangtua yang selalu ada untuk anak, tidak acuh tak acuh, tidak mengontrol kegiatan yang dilakukan anak, bahkan kasar terhadap anak.

Berikan ungkapan kasih sayang orangtua kepada anak dari segi kekokohan dan kejiawaan anak bukan sekedar bentuk materi. Ciptakan hubungan relasi yang baik dengan anak serta suasana yang penuh perhatian, penghargaan, positif dan aman. Anak yang mendapat perlakuan dari orangtua seperti itu, mereka akan bisa menghargai, merasa aman, percaya diri, terbuka dengan orangtua. Ajarkan nilai-nilai agama sejak dini, agar kelak anak-anak selalu ingat dengan Tuhannya dan mempunyai iman yang kuat.

Jangan ciptakan suasana yang menakutkan, mengancam, marah, merendahkan terhadap anak. Sebab, anak menjadi takut, terluka, malu, merasa tidak aman. “Kita tidak bisa memiliki sesuatu nilai, keimanan, perilaku, akhlak, dll, jika itu tidak ada dalam diri kita”, ungkap Nana.

Perbaiki pola pengasuhan

Lakukan perumusan ulang tujuan pengasuhan bersama pasangan. Orangtua mengenali kelebihan dan kekurangan dirinya masing-masing. Keduanya harus sepakat mengenai porsi yang sama dalam pengasuhan. Tetap tegas pada nilai-nilai agama walaupun anak memiliki pendapat dan nilai yang berbeda. Yang terpenting adalah, jadilah panutan, karena memberikan pengaruh besar pada sikap, perilaku dan moralitas anak.

Pentingnya hubungan orangtua dalam pengasuhan

Perkawinan haruslah memiliki tiga aspek, yaitu Keintiman (saling menghormati dan menghargai), gairah, dan komitmen yang berjalan selaras. Kegagalan salah satu aspek akan membuat perkawinan pincang dan pengaruhnya sangat besar dalam pengasuhan anak. Sistem keluarga yang kuat dan stabil akan memberikan pengaruh positif pada kecakapan hidup anak. Pola pengasuhan orangtua harus dipelajari terus menerus, agar orangtua sensitif dan responsif pada tahapan perkembangan anak dan keluarga.

Siapa yang terlibat dalam membangun generasi penerus?

Menurut teori Sistem Ekologi Dasar Pembentukan Anak, anak yang dididik agar mempunyai tabiat luhur, nilai moral dan keimanan agama, didapat dari kerja sama yang baik antar orangtua, guru dan komunitas. Guru dan komunitas hanya sebagai faktor pendukung. Orangtualah yang sangat berperan penting dalam mendidik anak.

“Mendidik anak sama dengan membangun rumah. Bila pondasinya sangat lemah, rumah tidak terbangun kokoh dan kemungkinan akan mudah runtuh. Jika pondasi kuat, maka kokohlah rumah tersebut,” tandas Nana. (Retno/LINES)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • wahyu hidayat on LDII Bersama Ponpes Budi Utomo Surakarta Gelar Salat Istisqo dan Doa Bersama
  • Sudarmanto darman on Ketum LDII Sambut Kepengurusan NU yang Baru, dan Siap Kolaborasi Tingkatkan Kesejahteraan Umat
  • Joko Subroto on LDII Jatim Bina Warga Pengidap Kusta di Tuban, Ajak Tetap Bersyukur dan Kuatkan Iman
  • JADIH AN NUR DLINGO on LDII Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan, Bukan Sekadar Perayaan Haornas
  • JADIH ANNUR DLG on LDII Mimika Raih Juara I MIW 2026, LDII Mimika Buktikan Inovasi Bisa Tumbuh dari Ormas
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026
Ponpes Gadingmangu Hadiri Sarasehan Finansial LKS se-Jawa Timur

Ponpes Gadingmangu Hadiri Sarasehan Finansial LKS se-Jawa Timur

March 18, 2026
MUI Pondok Gede Gelar Safari Ramadan di Masjid Baitul A’laa LDII

MUI Pondok Gede Gelar Safari Ramadan di Masjid Baitul A’laa LDII

March 17, 2026
PBNU dan OPOP Jember Silaturahim ke Ponpes Gadingmangu

PBNU dan OPOP Jember Silaturahim ke Ponpes Gadingmangu

April 24, 2026
LDII Perkuat Literasi dan Jurnalistik bagi Generasi Muda Hadapi Era Post Truth

LDII Perkuat Literasi dan Jurnalistik bagi Generasi Muda Hadapi Era Post Truth

3
LDII Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan, Bukan Sekadar Perayaan Haornas

LDII Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan, Bukan Sekadar Perayaan Haornas

2
Bootcamp Generus LDII Purworejo 2026 untuk Siapkan Pemuda Unggul dan Berdaya Saing

Bootcamp Generus LDII Purworejo 2026 untuk Siapkan Pemuda Unggul dan Berdaya Saing

2
LDII dan Diskominfotik Bengkulu Tandatangani PKS Penguatan Literasi Digital

LDII dan Diskominfotik Bengkulu Tandatangani PKS Penguatan Literasi Digital

5
Peringati Hari Radio Nasional, LDII Dorong RRI Perkuat Penyebaran Informasi Faktual

Peringati Hari Radio Nasional, LDII Dorong RRI Perkuat Penyebaran Informasi Faktual

September 12, 2026
Peserta Pelatihan Jurnalistik LDII Bengkulu Praktik Liputan Bersama LINES DPP LDII

Peserta Pelatihan Jurnalistik LDII Bengkulu Praktik Liputan Bersama LINES DPP LDII

September 12, 2026
LDII Bersama Ponpes Budi Utomo Surakarta Gelar Salat Istisqo dan Doa Bersama

LDII Bersama Ponpes Budi Utomo Surakarta Gelar Salat Istisqo dan Doa Bersama

September 12, 2026
FKUB Tangerang Kunjungi LDII untuk Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman

FKUB Tangerang Kunjungi LDII untuk Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman

September 11, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Peringati Hari Radio Nasional, LDII Dorong RRI Perkuat Penyebaran Informasi Faktual September 12, 2026
  • Peserta Pelatihan Jurnalistik LDII Bengkulu Praktik Liputan Bersama LINES DPP LDII September 12, 2026
  • LDII Bersama Ponpes Budi Utomo Surakarta Gelar Salat Istisqo dan Doa Bersama September 12, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.