Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

MPR dan LDII Sepakat Pancasila Harus Jadi Roh Bangsa

2016/03/01
in Organisasi
0
ketua mpr ldii
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (29/2). Ketua Umum DPP LDII Abdullah Syam bersama dan pengurus DPP LDII melakukan audiensi dengan Ketua MPR Zulkifli Hasan. Dalam pertemuan itu Zulkifli Hasan memberikan gambaran mengapa pengamalan Pancasila kini memudar. Diawali dengan gejolak 98, kemarahan sekaligus ketidakpuasan masyarakat diluapkan melalui euforia reformasi yang berlebihan.

Lalu undang-undang dirombak besar-besaran sehingga hasilnya saat ini demokrasi semakin liberal. Menurutnya, demokrasi yang semakin liberal itu akan menyebabkan Indonesia menjadi demokrasi berbiaya mahal. Akibatnya kesenjangan akan semakin tajam. Terkait kisruh amandemen UUD 45, ia berharap ada atau tidak ada perubahan semua harus berdasarkan keputusan yang matang.

“Kami ingin membangun pratisipasi seluas-luasnya dan berharap kalau ada perubahan, maka perubahan itu harus yang terbaik. Bila tidak ada perubahan harus jelas alasannya. Kesenjangan saat ini semakin luar biasa dan demokrasi semakin mahal. Untuk menjadi bupati membutuhkan dana puluhan miliar apalagi menjadi gubernur. Dikhawatirkan kedaulatan berada di tangan pihak sponsor,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Abdullah Syam menambahkan akibat Pancasila yang telah hilang dari roh bangsa dan demokrasi yang cenderung liberal, persatuan dan kesatuan Indonesia sedikit terguncang. Baik isu nasional yang cukup menyita perhatian seperti radikalisme, LGBT, korupsi, bahkan separatis menjadi kekhawatiran bersama. Semua itu, menurut Abdullah Syam, akibat bangsa Indonesia kehilangan roh Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Indonesia mengalami degradasi jati diri bangsa degradasi ideologi, degradasi karakter, sehingga merembet ke degradasi kepercayaan yang menimbulkan kecurigaan satu sama lain, inilah yang tidak boleh berlarut,” ujar Abdullah Syam.

Abdullah syam juga mengutarakan bahwa Pancasila tidak bertentangan dengan agama. LDII sejak berdiri 3 juli 1972, falsafahnya adalah Pancasila dengan pedoman ibadah sesuai Quran Hadis. LDII ingin menjadi organisasi profesional dan berwawasan luas. Indonesia majemuk dalam segala hal baik etnik, suku, dan agama. Jika melihat Piagam Madinah pada zaman nabi, maka itulah alasan LDII mendukung Pancasila.

ldii ketua mpr

“Kami mencoba bekerja sama dengan ormas lain untuk melakukan pembangunan karakter. Dengan PBNU kami  membuat banyak MoU di berbagai bidang seperti pendidikan, ekonomi, lingkungan hidup, hingga bela negara bahwa Pancasila dan NKRI harga mati,” ujar Abdullah Syam.

LDII sangat mendukung empat konsensi nasional yang dibentuk oleh MPR terutama Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhineka tunggal Ika. Dengan latar belakang itu, LDII ingin berjuang bersama MPR untuk mengembalikan Pancasila menjadi roh bangsa.

Langkah strategis untuk LDII selanjutnya akan dibahas dalam Musyawearah Nasional (Munas) LDII pada November mendatang. LDII meminta Zulkifli Hasan untuk menjadi keynote speaker dalam pembukaan munas. Selain itu, menjelang munas juga akan diadakan forum group discussion (FGD) terkait evaluasi implementasi Pancasila selama 75 tahun Indonesia Merdeka.

“Kami sedang mewacanakan Pancasila dengan pemahaman teoritikal dan implementasi. Kami ingin mengevaluasi setelah 75 tahun Indonesia merdeka, untuk itu kami ingin bekerja sama dengan MPR untuk menggelar FGD di gedung MPR,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Zulkifli Hasan merespon positif dan mendukung kegiatan LDII itu. Bahkan ia mempersilahkan LDII melakukan FGD Pancasila di Gedung MPR menjelang Munas LDII. Ketua MPR Itu selanjutnya mengajak semua elemen masyarakat bersatu dan mengurangi kegaduhan.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.