Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Pemeliharaan Kesehatan Umat & Gerakan Sayang Kehidupan

2011/10/19
in Opini
0
LDII Peduli Sesama

LDII Peduli Sesama

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

by Ranie Dewiyanti

“Pembangunan manusia sebagai insan harus dilakukan dalam keseluruhan proses kehidupannya, mulai dari dalam kandungan, bahkan jauh sebelumnya, yaitu dengan memperhatikan tingkat kesejahteraan para calon ibu, kemudian sebagai bayi, balita, usia sekolah, remaja, pemuda, usia produktif, sampai kepada usialanjut. Untuk itu, pembangunan kesehatan memegang peran yang amat penting dalam meningkatkan kesejahteraan manusia dalam setiap tahap kehidupan tersebut, sesuai dengan permasalahan kesehatan yang dihadapi. Selain berperan dalam membangun manusia sebagai insan, pembangunan kesehatan juga berperan penting membangun manusia sebagai sumber daya pembangunan. Derajat kesehatan yang tinggi akan meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Peningkatan produktivitas ini akan mempertajam kemampuan daya saing bangsa dalam dunia yang makin ketat persaingannya”

Beberapa saat lalu, saya tergelitik LAGI oleh 2 (dua) hal yang dulu pernah saya pikirkan agak mendalam.  Dalam arti kata, saya seperti digeuingkeun (diingatkan kembali : sunda-red) mengenai dua hal tersebut yang entah kenapa di beberapa tahun terakhir ini saya sedikit kendurkan semangat untuk menggerakkannya.

Bukan pekerjaan besar, hanya bentuk awareness terhadap PENGEMBANGAN GENERASI PENERUS UMAT  dan PEMELIHARAAN KESEHATAN UMAT. Let’s say, Pengembangan generasi penerus umat bukan perkara yang ingin saya sampaikan dalam tulisan ini. Jadi tentunya perihal kedua-lah yang ternyata lebih menggelitik saya dan jujur “menyesakkan” dada saya sehingga akhirnya saya memenuhi janji untuk mengisi rubrik ini lagi (thx to Nemo, alhamdulillah jazaakallahu khoiro).

Jadi, saya termasuk insan yang percaya bahwa Peningkatan Kesejahteraan Manusia yang sempurna adalah melalui Pembangunan Manusia Seutuhnya.  Meliputi pembangunan Jasmani, Rohani/Mental & Spiritual.

Selanjutnya, pembangunan tersebut diperlukan guna meningkatkan derajat Hidup insan di dunia, dalam arti lebih luasnya, dengan kualitas Hidup tiap individu yang baik maka secara otomatis akan meningkatkan kualitas Hidup insan secara komunal dan semua usaha-usaha yang dilakukan oleh masyarakat banyak itu (yang ada dalam komunitas basis) untuk meningkatkan seluruh Kehidupan mereka baik kehidupan Individual, Berkeluarga, Bermasyarakat, Bernegara bahkan kehidupan Beragama akan terdongkrak pula kualitasnya.  Ini berarti, termasuk REGENERASI umat (bila komunitas basis tersebut kita batasi sebagai Umat) pun akan dengan mudah dilaksanakan secara optimal dan cara-cara yang maksimal.

Pada paragraf di atas, akan lebih singkat bila saya kemukakan diperlukan upaya-upaya dan gerakan-gerakan yang lebih terarah untuk Menghargai dan Menyayangi Hidup sebagai bentuk penghargaan menyeluruh pada setiap sendi kehidupan Insani.

Tolong jangan diartikan secara harfiah, bahwa gerakan dan upaya ini adalah gerakan mencintai Hidup dan Takut Mati, sehingga akan bias menjadi Cintailah hidup dan lakukan apapun selagi kita hidup… karena hal tersebut akan mengarah pada kultur globalisasi, dengan aneka kemudahan yang merasuki segala aspek kehidupan manusia, dimana hal ini malah menjadi keprihatinan yang mendasar, karena nilai dan kultur globalisasi mampu meluluhlantahkan tatanan sosial dan sekat-sekat perbedaan, primodialisme, sektarianisme.  Padahal, fakta tersebut sejatinya harus menjadikan umat manusia / umat Islam untuk menunjukkan eksistensi keislamannya di tengah dunia modern ini.

Page 1 of 4
12...4Next

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.