Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel Sosial

Pendidikan Orang Tua: Cegah Perundungan, Tingkatkan Percaya Diri Anak

2019/11/21
in Sosial
0
BuNanaPras2
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Lines – Sering terjadi dalam masyarakat perilaku kekerasan yang dilakukan seorang atau sekelompok, disebut bully atau perundungan. Kekerasan dapat dijumpai di rumah, di lingkungan teman sebaya, di media sosial.

Nana Maznah Zubir, praktisi pendidikan keluarga mengatakan bahwa perilaku kekerasan bisa mempengaruhi seseorang jika dilakukan berulang-ulang. “Dampaknya berpengaruh pada pribadi korban itu sendiri, akan menjadi trauma, takut, tidak percaya diri. Karena pengalaman tidak menyenangkan itu terekam alam bawah sadar dan akhirnya menjadi ukiran dirinya.

“Ada hal yang perlu orang tua lakukan jika anak mendapat perundungan ini,” kata Nana. Yang pertama, anak perlu dilatih atau diajarkan untuk mengungkapkan apa yang dirasakan dengan tetap menjaga perasaan atau hak pihak lain dengan bahasa ibu atau bahasa asertif.

Kedua, melatih keberanian anak untuk melawan dalam arti positif. Anak berhak mempertahankan dirinya bukan untuk merusak. Jika tidak mampu bertahan dengan diri sendiri, dorong anak untuk melapor kepada yang berwenang, misalnya guru, kepala sekolah, orang tua, atau bercerita kepada teman-teman yang dipercaya dalam lingkungan sekolah misalnya.

Lalu bagaimana menyikapi pelaku perundungan? Nana mengatakan pelaku tersebut perlu diajak bicara dari hati ke hati. Mungkin pelaku tersebut tidak mendapat perhatian di rumah sehingga ia mencari perhatian dengan melampiaskan rundungan kepada orang lain.Karena itu, membangun harga diri anak diperlukan agar anak mengenali pribadinya sendiri.

Sebagian besar anak mudah terpengaruh dan sebagian larut dalam permasalahan yang mungkin disebabkan salah satunya anak tidak memiliki harga diri. Harga diri anak terbentuk dari lingkungan rumah yakni orangtua. Dimana anak melihat, mendengar, dan apa yang anak alami dalam rumah, mempengaruhi bagaimana harga diri terbentuk.

Jika orang tua dapat menerima anak apa adanya, dan orang tua sering menstimulasi anak dengan berbagai hal positif sehingga menjadi kompeten, ini adalah hal penting. Sebaliknya jika anak penuh kritikan, tidak dipercaya, dan tersudut, maka anak menjadi tidak percaya diri, pribadinya kurang kuat.

Yang orangtua perlu ketahui, cintailah anak dengan segala kekurangan dan kelebihannya, apa adanya. Lalu berikan dorongan pada anak untuk mengerjakan hal apapun dan jangan cepat dibantu, berikan tanggung jawab kepada anak baik untuk dirinya, untuk keluarga, maupun tanggung jawab ketika di luar rumah.

Berikan pujian atas keberhasilan anak, karena akan memperkuat karakter anak. Hindari orang tua membanding-bandingkan anak dengan orang lain. Yang terpenting, orangtua bisa menjadi contoh teladan untuk anak. Memahami potensi anak bagi para orang tua, artinya menerima anak berbuat salah itu dan itu merupakan proses pembelajaran hidup anak.(*/lines)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.