Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Wawasan Iptek

Peneliti BRIN Ungkapkan Tiga Penyebab Jakarta Terancam Tenggelam

2021/10/07
in Iptek
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (6/10). Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional Prof. Dr. Ir. Eddy Hermawan, M.Sc., mengungkapkan bahwa ada tiga faktor utama yang dapat menyebabkan Jakarta terancam tenggelam.

“Sea level rise (SLR), indikasinya kenaikan permukaan laut. Land subsidence (LS), indukasinya penurunan permukaan tanah, dan faktor lokal, Jakarta dahulu adalah daerah rawa,” ujarnya saat menjadi pembicara seminar daring “Prof Talk” berjudul ‘Benarkah Jakarta dan Pantura akan Tenggelam?’.

Menurutnya, isu tenggelamnya Jakarta sudah mengemuka sejak 2008 sebelum pernyataan Joe Biden. “Sebenarnya, bukan hanya di Jakarta saja, melainkan daerah pantai dan pulau kecil di seluruh dunia juga terancam mengalami masalah serupa beserta dampaknya,” ujar Peneliti Ahli Utama, Pusat Riset dan Teknologi Atmosfer BRIN ini pada Rabu (5/10).

Kenaikan SRL dan penurunan LS dapat memberikan dampak yang sangat serius pada kawasan kota yang terletak di pesisir pantai.

“Indikasi ini meningkat terutama sejak tahun 2000 atau bahkan sebelum tahun 2000. dan memang mestinya kita harus berinferensi apa yang dihasilkan, dilaporkan, dan direkomendasikan oleh pihak IPCC (The Intergovenmental Panel on Climate Change) tentang perubahan iklim. Untuk kecepatannya tidak begitu besar, hanya sekitar 3 mm per tahun relatif lebih kecil dan ini juga tidak terlalu gradual, tidak sepertinya banjir bandang, jadi pergerakkannya lambat, serta dampaknya global/regional,” ujarnya.

Dan ini memang terkait erat dengan mencairnya es dari kutub, tidak mungkin bisa distop, karena ini tergantung kepada emisi CO2 yang ada pada saat ini. Memang ada dua skenario, yakni ada Low Emission Scenarios dan High Emission Scenarios.

Berbicara prediksi, skenario atau proyeksi hingga 2050, atau bahkan hingga 2100, hal paling penting adalah diperlkukan penyesuaian strategi dalam meredam lanju masukanya rob ke daratan.

“Tidak cukup dengan pembangunan tanggul raksasa saja, perlu adanya pertimbangan dalam pembuatan hutan mangrove yang sudah terbukti cukup efektif meredam laju masuknya rob ke daratan. Yang terpenting, jauhkan pemukiman dari pantai, kemudian ditinggikan. Itu akan jauh lebih aman,” jelasnya.

Saat ini, Eddy merekomendasikan untuk melakukan kajian dan telaah ilmiah dengan analsisi yang tajam, akurat dan terupdate. “Berfokus pada rekomendasi IPCC terhadap indikasi terjadinya kenaikan muka laut (Sea Level Rise) di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia ini tidaklah lucu jika harus membuat definisi sendiri, karena ini akan membuat panik bahkan bisa menjadi multi tafsir terhadap berbagai opini yang timbul di berbagai mass media,” ujarnya.

Penurunan muka tanah atau land subsidence merupakan bahaya utama yang terjadi di kawasan Pantura, khususnya Jakarta dan sekitarnya. “Sayangnya kita belum mampu memprediksi, membuat skenario, membuat proyeksi laju penurunan subsidence hingga tahun 2050,” ujar Eddy.

Sebenarnya informasi ini sangat dibutuhkan untuk melihat secara spasial (ruang), kawasan mana saja di sepanjang Pantura yang memiliki potensi kerusakan lingkungan yang sangat serius. Peran data satelit resolusi tinggi, Mozaik Bebas Awan (MBA) mutlak dilakukan untuk monitoring.

Untuk memperoleh satu proyeksi atau satu skenario dengan presisi yang tinggi, tepat waktu dan tepat sasaran, maka kombinasi antara data SRL dan LS mutlak dilakukan dengan menggunakan teknik spasial-temporial analysis.

Hasil analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa selain masalah SRL (Rob) dan LS, ternyata Jakarta juga merupakan makanan empuk serangan fajar yang dilakukan massa uap air dari Benua Asia yang dipadukan dengan massa uap air dari Lautan Hindia yang menghantam Pantura, khususnya Jakarta terutama selama periode musim hujan (Desember-Januari-Februari) dengan berakhir banjir setiap tahunnya.

Jakarta memang memiliki potensi tenggelam bukan hanya karena faktor SRL semata, yang sangat kecil sekitar 3 mm per tahun. Sebetulnya yang sangat berpengaruh di Jakarta dan Pantura pada umumnya ialah land subsidence yang memang sudah tidak bisa dikendalikan. Terbukti dari hasil maping yang dibuat oleh ESDM tahun 2019, dan juga beberapa kajian, yang hasilnya LS perlu direm, kalau tidak maka SRL akan naik dan dampaknya akan sangat besar bagi masyarakat. (Tri Nur Yuliana/LINES).

Tags: IptekldiiPenurunan TanahSea Level Risewebinar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Tarmuji on LDII Kota Bontang Gelar Diskusi Penguatan Medsos, Tingkatkan Kualitas Publikasi
  • Mijo on LDII Kota Banjarmasin Gelar CAI 2026 untuk Penguatan Karakter Pemuda
  • H. Warsito on Masjid Al Fatah Naungan LDII Lampung Timur Terima Kartu ID Masjid dari KUA Sekampung
  • H. Warsito on Umi Fathanah Warga LDII yang Dedikasikan Riset Teknologi Membran untuk Solusi Air Bersih
  • H. Warsito on CAI 2026 Bekali Generasi Muda LDII Depok dengan Karakter Luhur dan Jiwa Kepemimpinan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Umi Fathanah Warga LDII yang Dedikasikan Riset Teknologi Membran untuk Solusi Air Bersih

Umi Fathanah Warga LDII yang Dedikasikan Riset Teknologi Membran untuk Solusi Air Bersih

July 30, 2026
Berdayakan Toleransi Beragama, LDII Jakarta Kunjungi Pimpinan Ponpes Al Itqon

Berdayakan Toleransi Beragama, LDII Jakarta Kunjungi Pimpinan Ponpes Al Itqon

July 28, 2026
DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

July 26, 2026
Bumi Terancam Godzilla El Nino, DPP LDII Minta Sejarah Kurang Pangan Tidak Terulang

Bumi Terancam Godzilla El Nino, DPP LDII Minta Sejarah Kurang Pangan Tidak Terulang

July 29, 2026
Umi Fathanah Warga LDII yang Dedikasikan Riset Teknologi Membran untuk Solusi Air Bersih

Umi Fathanah Warga LDII yang Dedikasikan Riset Teknologi Membran untuk Solusi Air Bersih

5
DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

10
Bangga Sujud

Bangga Sujud

2
LDII DIY: LDII Berasal dari Masjid, Siap Berdakwah dalam Lingkup Ekoteologi

LDII DIY: LDII Berasal dari Masjid, Siap Berdakwah dalam Lingkup Ekoteologi

2
LDII Bataguh Kapuas Panen Padi dengan Intensifikasi Tani Dukung Ketahanan Pangan

LDII Bataguh Kapuas Panen Padi dengan Intensifikasi Tani Dukung Ketahanan Pangan

August 1, 2026
LDII Kota Bontang Gelar Diskusi Penguatan Medsos, Tingkatkan Kualitas Publikasi

LDII Kota Bontang Gelar Diskusi Penguatan Medsos, Tingkatkan Kualitas Publikasi

August 1, 2026
Munaqosah Generus LDII Karaton Jadi Evaluasi Pembinaan Generasi Qurani

Munaqosah Generus LDII Karaton Jadi Evaluasi Pembinaan Generasi Qurani

August 1, 2026
Tim Rukyatul Hilal LDII Observasi Awal Safar dengan Pendekatan Astronomi

Tim Rukyatul Hilal LDII Observasi Awal Safar dengan Pendekatan Astronomi

August 1, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Bataguh Kapuas Panen Padi dengan Intensifikasi Tani Dukung Ketahanan Pangan August 1, 2026
  • LDII Kota Bontang Gelar Diskusi Penguatan Medsos, Tingkatkan Kualitas Publikasi August 1, 2026
  • Munaqosah Generus LDII Karaton Jadi Evaluasi Pembinaan Generasi Qurani August 1, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.