Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Wawasan Iptek

Peneliti BRIN Ungkapkan Tiga Penyebab Jakarta Terancam Tenggelam

2021/10/07
in Iptek
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (6/10). Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional Prof. Dr. Ir. Eddy Hermawan, M.Sc., mengungkapkan bahwa ada tiga faktor utama yang dapat menyebabkan Jakarta terancam tenggelam.

“Sea level rise (SLR), indikasinya kenaikan permukaan laut. Land subsidence (LS), indukasinya penurunan permukaan tanah, dan faktor lokal, Jakarta dahulu adalah daerah rawa,” ujarnya saat menjadi pembicara seminar daring “Prof Talk” berjudul ‘Benarkah Jakarta dan Pantura akan Tenggelam?’.

Menurutnya, isu tenggelamnya Jakarta sudah mengemuka sejak 2008 sebelum pernyataan Joe Biden. “Sebenarnya, bukan hanya di Jakarta saja, melainkan daerah pantai dan pulau kecil di seluruh dunia juga terancam mengalami masalah serupa beserta dampaknya,” ujar Peneliti Ahli Utama, Pusat Riset dan Teknologi Atmosfer BRIN ini pada Rabu (5/10).

Kenaikan SRL dan penurunan LS dapat memberikan dampak yang sangat serius pada kawasan kota yang terletak di pesisir pantai.

“Indikasi ini meningkat terutama sejak tahun 2000 atau bahkan sebelum tahun 2000. dan memang mestinya kita harus berinferensi apa yang dihasilkan, dilaporkan, dan direkomendasikan oleh pihak IPCC (The Intergovenmental Panel on Climate Change) tentang perubahan iklim. Untuk kecepatannya tidak begitu besar, hanya sekitar 3 mm per tahun relatif lebih kecil dan ini juga tidak terlalu gradual, tidak sepertinya banjir bandang, jadi pergerakkannya lambat, serta dampaknya global/regional,” ujarnya.

Dan ini memang terkait erat dengan mencairnya es dari kutub, tidak mungkin bisa distop, karena ini tergantung kepada emisi CO2 yang ada pada saat ini. Memang ada dua skenario, yakni ada Low Emission Scenarios dan High Emission Scenarios.

Berbicara prediksi, skenario atau proyeksi hingga 2050, atau bahkan hingga 2100, hal paling penting adalah diperlkukan penyesuaian strategi dalam meredam lanju masukanya rob ke daratan.

“Tidak cukup dengan pembangunan tanggul raksasa saja, perlu adanya pertimbangan dalam pembuatan hutan mangrove yang sudah terbukti cukup efektif meredam laju masuknya rob ke daratan. Yang terpenting, jauhkan pemukiman dari pantai, kemudian ditinggikan. Itu akan jauh lebih aman,” jelasnya.

Saat ini, Eddy merekomendasikan untuk melakukan kajian dan telaah ilmiah dengan analsisi yang tajam, akurat dan terupdate. “Berfokus pada rekomendasi IPCC terhadap indikasi terjadinya kenaikan muka laut (Sea Level Rise) di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia ini tidaklah lucu jika harus membuat definisi sendiri, karena ini akan membuat panik bahkan bisa menjadi multi tafsir terhadap berbagai opini yang timbul di berbagai mass media,” ujarnya.

Penurunan muka tanah atau land subsidence merupakan bahaya utama yang terjadi di kawasan Pantura, khususnya Jakarta dan sekitarnya. “Sayangnya kita belum mampu memprediksi, membuat skenario, membuat proyeksi laju penurunan subsidence hingga tahun 2050,” ujar Eddy.

Sebenarnya informasi ini sangat dibutuhkan untuk melihat secara spasial (ruang), kawasan mana saja di sepanjang Pantura yang memiliki potensi kerusakan lingkungan yang sangat serius. Peran data satelit resolusi tinggi, Mozaik Bebas Awan (MBA) mutlak dilakukan untuk monitoring.

Untuk memperoleh satu proyeksi atau satu skenario dengan presisi yang tinggi, tepat waktu dan tepat sasaran, maka kombinasi antara data SRL dan LS mutlak dilakukan dengan menggunakan teknik spasial-temporial analysis.

Hasil analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa selain masalah SRL (Rob) dan LS, ternyata Jakarta juga merupakan makanan empuk serangan fajar yang dilakukan massa uap air dari Benua Asia yang dipadukan dengan massa uap air dari Lautan Hindia yang menghantam Pantura, khususnya Jakarta terutama selama periode musim hujan (Desember-Januari-Februari) dengan berakhir banjir setiap tahunnya.

Jakarta memang memiliki potensi tenggelam bukan hanya karena faktor SRL semata, yang sangat kecil sekitar 3 mm per tahun. Sebetulnya yang sangat berpengaruh di Jakarta dan Pantura pada umumnya ialah land subsidence yang memang sudah tidak bisa dikendalikan. Terbukti dari hasil maping yang dibuat oleh ESDM tahun 2019, dan juga beberapa kajian, yang hasilnya LS perlu direm, kalau tidak maka SRL akan naik dan dampaknya akan sangat besar bagi masyarakat. (Tri Nur Yuliana/LINES).

Tags: IptekldiiPenurunan TanahSea Level Risewebinar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • sahrudin udin on Jelang Puncak Haji, Sebanyak 136.422 Jemaah Tiba di Makkah
  • sahrudin udin on LDII Jombang Paparkan 8 Program Kerja Saat Silaturahim dengan MUI
  • Sahrudin on Audiensi dengan Pemkab Bekasi, LDII Siap Dukung Program Pembangunan Daerah
  • Ari Pudji on LDII Dukung Penguatan Inklusi Keuangan Syariah Oleh OJK di Pondok Pesantren
  • Supardo on DPP LDII Hadiri Konsolidasi LDII Jawa Timur, Perkuat Sinergi dan Satukan Langkah Organisasi
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kasi Akomodasi Daker Makkah, Suryo Panilih

Aktivitas Jemur Jemaah Dibatasi, PPIH Siapkan Solusi Alternatif

May 9, 2026
Mbah Mardijiyono

Berusia 103 Tahun, Mbah Mardijiyono Jemaah Haji Tertua Asal Indonesia

May 4, 2026
Kick off Gelombang II, Jemaah Diimbau Pakai Ihram di Embarkasi

Kick off Gelombang II, Jemaah Diimbau Pakai Ihram di Embarkasi

May 7, 2026
Perintah Berkurban Berdasarkan Al Quran dan Al Hadits

Perintah Berkurban Berdasarkan Al Quran dan Al Hadits

May 24, 2025
LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing

LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing

3
Kasi Akomodasi Daker Makkah, Suryo Panilih

Aktivitas Jemur Jemaah Dibatasi, PPIH Siapkan Solusi Alternatif

2
DPD LDII Kabupaten Demak

Persediaan Darah Menipis Saat Ramadan, LDII Demak Gelar Donor Darah

2
Ponpes Wali Barokah Tuan Rumah Seminar Pemuda, Dukung Wujudkan Indonesia Emas 2045

Ponpes Wali Barokah Tuan Rumah Seminar Pemuda, Dukung Wujudkan Indonesia Emas 2045

8
Tri Sukses Boarding School Jambi Lepas Angkatan ke-9, Komitmen Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak

Tri Sukses Boarding School Jambi Lepas Angkatan ke-9, Komitmen Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak

May 15, 2026
Silaturahim Kebangsaan LDII Lampung, Kesbangpol Ajak Ormas Jaga Kondusivitas Daerah

Silaturahim Kebangsaan LDII Lampung, Kesbangpol Ajak Ormas Jaga Kondusivitas Daerah

May 15, 2026
Kejaksaan Bima: Kenakalan Remaja dan Radikalisme Masalah Serius Generasi Muda

Kejaksaan Bima: Kenakalan Remaja dan Radikalisme Masalah Serius Generasi Muda

May 15, 2026
Ketum LDII Ajak Perkuat Ukhuwah untuk Jaga Keutuhan Bangsa dalam Silaturahim Kebangsaan LDII Lampung

Ketum LDII Ajak Perkuat Ukhuwah untuk Jaga Keutuhan Bangsa dalam Silaturahim Kebangsaan LDII Lampung

May 15, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Tri Sukses Boarding School Jambi Lepas Angkatan ke-9, Komitmen Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak May 15, 2026
  • Silaturahim Kebangsaan LDII Lampung, Kesbangpol Ajak Ormas Jaga Kondusivitas Daerah May 15, 2026
  • Kejaksaan Bima: Kenakalan Remaja dan Radikalisme Masalah Serius Generasi Muda May 15, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.