Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Lintas Daerah

PKPPS Minhajushobirin Helat Wisuda, Komitmen Cetak Santri Berkarakter dan Mandiri

2024/06/09
in Lintas Daerah
0
ponpes minhajurrosyidin

Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) Minhajushobirin menyelenggarakan wisuda purna siswa angkatan kelima di Gedung Serbaguna Minhajushobirin, Jakarta Timur, pada Sabtu, (8/6). Foto: LINES

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (8/6). Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) Minhajushobirin menyelenggarakan wisuda purna siswa angkatan kelima di Gedung Serbaguna Minhajushobirin, Jakarta Timur, pada Sabtu, (8/6). Dalam wisuda itu, pemerintah melalui Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAKIS) DKI Jakarta, Ahmad Jahid mengatakan terdapat beberapa perbedaan mendasar antara PKPPS dengan sekolah umum.

“Di PKPPS, penekanan pada pendidikan agama sangat kuat. Berbeda dengan sekolah umum, pendidikan kesetaraan di pondok pesantren mengacu pada kurikulum pondok pesantren yang ditambah dengan pembelajaran lainnya, seperti program IPA. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan santri yang tidak hanya berprestasi dalam konteks keagamaan tetapi juga dalam bidang pendidikan umum,” jelas Ahmad Jahid.

PKPPS berada di dalam lingkungan pondok pesantren, sehingga proses pembelajarannya sangat berbeda dengan sekolah umum. “Santri di pesantren mengikuti kurikulum pondok pesantren yang terintegrasi dengan pendidikan kesetaraan. Mereka dibimbing selama 24 jam oleh pendamping atau murabbi yang kompeten, sehingga proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) terstruktur dengan baik,” tambahnya.

Pria yang kerap disapa Jahid ini menekankan bahwa tujuan utama dari pendidikan di PKPPS adalah untuk mengantarkan santri ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi sesuai dengan keinginan mereka. “Diharapkan alumni PKPPS dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang mereka idamkan dan sesuai dengan cita-cita mereka,” ujarnya.

Dengan pendidikan yang terstruktur dan pembinaan yang intensif, PKPPS berupaya mencetak santri yang berkualitas dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat. “Semoga lulusan PKPPS dapat menjadi rahmat bagi kita semua dan memenuhi harapan orang tua serta masyarakat,” kata Jahid.

Sementara itu, Pembina Yayasan Minhajushobirin, KH Deni Rahmat Bonani menjelaskan, alasan di balik pemilihan tema “Pendidikan Karakter Nasionalis Era Society 5.0”, untuk menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi yang tetap mempertahankan nilai-nilai nasionalisme.

KH Deni Rahmat Bonani menekankan bahwa dalam kehidupan ini, teknologi informasi harus dimanfaatkan dengan tetap menghadirkan aspek kemanusiaan. Teknologi tidak bisa lepas dari kendali manusia. “Teknologi itu harus dikendalikan oleh orang yang berakhlakul karimah, alim, faqih, dan mandiri. Di sinilah peran kami di Minhajushobirin Islamic School untuk menyiapkan anak-anak dengan pemahaman yang baik, karakter yang mulia, serta kemampuan untuk mandiri,” ujar KH. Deni.

Di Minhajushobirin Islamic School, pendidikan tidak hanya berfokus pada teknologi tetapi juga pada pengembangan karakter dan kemandirian siswa. “Foundation kami ada dua hal: pertama, pengertian baik dan berakhlakul karimah; kedua, kemandirian. Kami menyiapkan anak-anak agar mereka mampu berkompetisi tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga internasional,” jelas KH. Deni.

Ia juga menekankan pentingnya menyiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan di masa depan, terutama dalam mengisi generasi emas 2045. “Pada tahun 2045, Indonesia akan mengalami bonus demografi dengan banyaknya usia produktif. Anak-anak kita harus disiapkan dengan keterampilan yang baik dan siap untuk berkompetisi, sehingga mereka bisa membawa dampak positif bagi Indonesia dan mengharumkan nama baik dari unsur pendidikan Minhajushobirin Islamic School,” pungkasnya.

Sedangkan, Pimpinan Pondok Pesantren Minhajushobirin, Samsul Hadi, menjelaskan pendekatan terpadu yang diterapkan di pondok pesantren ini, menggabungkan kurikulum dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dengan kurikulum agama.

“Alhamdulillah, penggabungan antara kurikulum yang dikeluarkan oleh Diknas Mendikbud dengan kurikulum agama berjalan dengan baik. Misalnya, pada pagi hari dari Senin sampai Kamis, siswa mengikuti sekolah umum, kemudian setelah Zuhur hingga malam hari, mereka mengikuti kurikulum pondok pesantren,” ungkap Samsul Hadi.

Pendekatan ini diharapkan menghasilkan lulusan yang tidak hanya berpendidikan tinggi dalam ilmu pengetahuan umum tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat. “Harapan kami sebagai pimpinan pondok adalah agar anak-anak setelah lulus bisa bergabung dan berkontribusi dalam masyarakat. Dengan adanya pondok berbasis kurikulum umum dan agama, mereka diharapkan mampu membentuk karakter masyarakat yang baik di samping menguasai ilmu dunia,” tambahnya.

Selain itu, di Pondok Pesantren Minhajushobirin, siswa juga diajarkan keterampilan hidup yang memungkinkan mereka untuk mandiri. “Kami mengajarkan keterampilan hidup yang diharapkan bisa memberikan keahlian praktis selain kemampuan dakwah. Dengan demikian, mereka tidak hanya ahli dalam bidang agama tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu dunia secara mandiri dan tidak menjadi beban, justru menjadi inspirasi bagi masyarakat,” pungkasnya. (FWI/LINES)

Tags: KH. Deni RahmatPKPPS MinhajushobirinPonpes Minhajushobirin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • RAHMAT WAHID on LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI
  • Rubiyo on DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026
  • Sudarmanto on Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker
  • amel on Catatan Ramadhan (14): Doa Abu Dzarr
  • sahrudin udin on Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

February 10, 2026
Ikhlas Hina

Ikhlas Hina

February 9, 2026
Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

February 8, 2026
pengajian ldii wanita

Pengajian Wanita LDII Padang Angkat Tema Siklus Haid Normal

February 10, 2026
Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

3
DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

1
LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI

LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI

1
Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker

Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker

1
Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

February 16, 2026
Musda X LDII Mojokerto Kembali Tetapkan Suharto Sebagai Ketua

Musda X LDII Mojokerto Kembali Tetapkan Suharto Sebagai Ketua

February 16, 2026
DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

February 16, 2026
SUSELA EXPO 2026 Ajang Konsultasi Pendidikan dan Karier Remaja LDII Sukoharjo

SUSELA EXPO 2026 Ajang Konsultasi Pendidikan dan Karier Remaja LDII Sukoharjo

February 16, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita February 16, 2026
  • Musda X LDII Mojokerto Kembali Tetapkan Suharto Sebagai Ketua February 16, 2026
  • DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026 February 16, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.