Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

RAPIMNAS LDII 2014 – Gerakan Pramuka Untuk Membangun Karakter Bangsa

2014/05/14
in Organisasi
0
adhiyaksa-dault-pramuka
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Komunitas diartikan sebagai suatu kelompok sosial yang memiliki ketertarikan yang sama. Sama halnya dengan Satuan Komunitas (Sako) Sekawan Persada Nusantara bentukan LDII yang juga dikenal sebagai Pramuka LDII.

Sako Sekawan Persada nusantara dibangun untuk menghasilkan kader-kader  yang faqih, alim, dan mandiri. Gerakan pramuka dijadikan alat untuk pembentukan karakter generasi muda. Untuk pembangunan bangsa Indonesia yang bermartabat sekaligus profesional religius. Dalam pelaksanaannya, Sako Sekawan Persada Nusantara membentuk Satuan Komunitas Daerah atau disebut Sakoda Banten, Lampung, Jakarta, dll.

Generasi yang kini hidup menurut Adhyaksa Dault adalah generasi keenam dan generasi ketujuh bila dihitung dari angkatan Sumpah Pemuda. Generasi ini memiliki keunikan yang biasa disebut Generasi C: content, connected, creative, co-creation, customize, curiousity, and cyborg. Mereka cepat mengikuti perubahan arus informasi. Mereka dibentuk oleh konten dan sangat bergantung dengan sosial media.

Di sinilah tugas pramuka, mengenali karakter generasi muda tersebut dan membentuknya menjadi generasi yang profesional berkarakter religius.

Adhyaksa Dault, Ka-Kwarnas Pramuka Indonesia dalam Rapimnas LDII 2014 di Balai Kartini, Jakarta (14/5) menambahkan, “Mandat inti Pramuka saat ini adalah mendidik anak muda berdasarkan UU No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Kepramukaan. Bahkan sekolah-sekolah saat ini mewajibkan ekstrakurikuler Pramuka,” ujar Adhyaksa. Terkait hal tersebut, Sako SPN membentuk komunitas berbasis masjid dan UU Kepramukaan memperbolehkan hal tersebut.

Pada kegiatan kepramukaan, Pramuka LDII tidak hanya melibatkan kakak-kakak pembina Pramuka, namun juga unsur orangtua sebagai sebuah sinergitas dalam melaksanakan pembinaan bagi generasi Pramuka. Sebab, pondasi utama terbentuknya karakter anak adalah orangtua sebagai pendidik yang terhubung langsung dengan anak. Para pembina dan pengajar Pramuka terus berkoordinasi langsug dengan orangtua memberikan laporan perkembangan anak kepada orangtua.

adhiyaksa-dault-ldii

Sako Sekawan Persada Nusantara ini bukan saja mencengangkan dengan prestasinya yang baru saja dikukuhkan dalam Tingkat Nasional, namun juga keikutsertaannya dalam Jambore Tingkat ASEAN di Thailand pada akhir tahun 2013 lalu. Bahkan, Gubernur Jakarta sekaligus Capres 2014 dari PDIP, Joko Widodo memberikan apresiasinya secara langsung dalam pertemuan delegasi Pramuka di Balaikota (26/11/2013). Jokowi menilai, Pramuka dapat mendongkrak citra Jakarta.

Pendidikan Pramuka LDII dekat dengan pendidikan karakter. Dimana pendidikan umumnya mengedepankan ranah kognitif tetapi kurang memaksimalkan ranah afektif. Praktek afektif yang diharapkan para pengajar yaitu implementasi budi pekerti dalam kehidupan sehari-hari. Jelas hal ini dapat membantu pembinaan generasi penerus. Generasi mandiri dapat terbentuk baik secara intelektual maupun spiritual. Inilah yang diperlukan bangsa Indonesia agar kembali menjadi bangsa yang kuat dan disegani.

Jadi, dengan adanya Pramuka, generasi yang dihasilkan tidak hanya berteknologi canggih namun juga generasi cerdas dan terbina akhlak dan perilakunya. Pengembangan hard skill, pengembangan soft skill, dan pemahaman agama merupakan target utama yang harus dicapai oleh Pramuka LDII saat ini dan masa depan. “Bukan tidak mungkin, di masa depan nanti Pramuka-lah yang diharapkan menjadi ‘mantu’ setiap orangtua,” kelakar Adhyaksa menutup pertemuan.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.