Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Rifki Ahmad Cetak Rekor Peparnas XVI Papua, Guru Ngaji yang Hobi Lari

2021/11/14
in Nasional
3
Rifki Ahmad Soleh raih rekor nasional Pekan Paralimpiade Nasional XVI Papua. Foto: Kiriman Daerah.

Rifki Ahmad Soleh raih rekor nasional Pekan Paralimpiade Nasional XVI Papua. Foto: Kiriman Daerah.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Rekor Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) kembali tercipta pada hari keempat Peparnas XVI Papua 2021. Kali ini, rekor nasional tersebut dicatatkan oleh Rifki Ahmad Soleh dari kontingen Jawa Tengah yang berhasil meraih medali emas dalam cabang olahraga (cabor) Para Atletik Putra nomor 800, 1.500 meter, 5.000 meter (T46).

Di nomor 800 m, Rifki bisa memecahkan rekor dengan catatan waktu 2 menit 12 detik. Tak hanya itu, Rifki juga berhasil memecahkan rekor lari nomor 1.500 meter dengan catatan waktu 4 menit 44 detik. Catatan tersebut melewati rekor sebelumnya yang dipegang oleh Erens Sabandar dari Maluku yang memiliki catatan waktu 4 menit 50 detik.

Ada yang unik mengenai Rifki, para atletik Peparnas yang berhasil memecahkan rekor ini. Ia merupakan salah satu guru di Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Bina Khoirul Insan Semarang. Sejak lama dia telah menggeluti dunia pendidikan dakwah dan olahraga lari.

“Sebelum di PPM Bina Khoirul Insan, saya mondok terlebih dahulu dan mengajar di daerah Purwokerto, Jawa Tengah. Selain keseharian mengajar, saya juga menyempatkan untuk lari setiap hari,” ujar Rifki saat diwawancarai redaksi LINES.

Tak heran, atlet dari LDII ini memecahkan rekor para atletik di nomor 800 dan 1500 meter (T46). Ia menceritakan, sudah mengikuti Pekan Olahraga Daerah di Jawa Barat sejak usia Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Saya sejak SMP sudah mengikuti POPDA di Jawa Barat dalam bidang atletik. Namun, saya terkendala informasi mengenai ajang turnamen untuk para difabel. Saya baru mengetahui 2018, padahal saya dahulu sudah menggeluti olahraga atletik sudah cukup lama,” katanya.

Kontingen Jawa Tengah, Rifki Ahmad Soleh menjuarai Peparnas XVI Papua.

Sejak 2010, Rifki sudah menggemari olahraga lari. Namun, Rifki belum mengetahui informasi mengenai wadah para atletik untuk para difabel. Pada 2018, Rifki baru mengetahui National Paralympic Committe (NPC), organisasi induk di Indonesia yang mewadahi seluruh atlet difabel dari seluruh kategori olahraga.

“Usai mengetahui informasi mengenai NPC, saya langsung mengikuti Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov). Saya pertama kali mendapatkan perak di nomor 1500m dan 5000m. Kemudian 2019, saya mengikuti kejuaraan nasional NPC, saya mendapatkan medali emas. Namun ini puncaknya, saya mendapatkan tiga medali emas,” ungkapnya.

Sebelum menjadi atlet, Rifki ternyata kerap mengikuti perlombaan maraton umum. Dari situlah, Rifki termotivasi mengikuti perlombaan untuk para difabel.

“Berawal dari hobi suka mengikuti perlombaan maraton umum. Namun tidak pernah naik podium karena lawannya umum. Namun, saya kerap mendapatkan medali dengan mencatatkan waktu 40 menit dalam jarak tempuh 10 kilometer,” ungkapnya.

Rifki menjelaskan, dirinya tak memiliki program khusus saat berlari. Namun, setelah mengikuti Training Center (TC) bersama pelatih daerah (Pelatda), semua berjalan sesuai atlet pada umumnya.

“Saya tidak memiliki program yang sesuai dengan prosedur. Saya lari secara otodidak dan tidak ada pelatih yang memberikan pengarahan. Namun, setelah mengikuti TC Pelatda, saya telah memiliki perubahan yang signifikan,” tukasnya.

Rifki berharap, para difabel di Indonesia harus tetap semangat dan tidak boleh putus aja di keadaan seperti ini. “Saya mengharapkan, untuk atlet difabel segera mencari informasi mengenai NPC kabupaten atau kota setempat dan mengikuti kejuaraan. Meski saya terlambat, namun saya berani mengejar ketertinggalan. Saya difabel sejak 2004, namun menggemari lari sudah sejak lama. Untuk itu, jangan menyerah dan terus maju untuk teman-teman difabel di Indonesia,” pungkasnya. (FW/LINES)

Tags: AtletikolahragaPara atletikPeparnas XVI Papua

Comments 3

  1. Jazair Mafaridik says:
    4 years ago

    Alhamdulillah , semangat Mas Rifki , mugo2 Allah Paring Barokah, Aamiin

    Reply
  2. Anda Sukanda says:
    4 years ago

    Alhamdulillah, selamat mas rifqi,semoga Allah selalu memberi aman selamat lancar sukses dan barokah. 👍👍👍💪💪💪

    Reply
  3. Dian Amiruddin says:
    4 years ago

    Alhamdulillah, semoga Allah Paring Aman Selamat Lancar Barokah Mas Rifky … Tetap Semangat Jangan Kasih Kendor…

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Angka DH on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Media Tour Dakwah on Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF
  • RAHMAT WAHID on LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital
  • Soedradjat on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Nanang Naswito on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

January 21, 2026
Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

January 23, 2026
Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

January 20, 2026
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

6
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

6
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

4
Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

4
Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

January 28, 2026
LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

January 28, 2026
170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

January 28, 2026
Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

January 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni January 28, 2026
  • LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah January 28, 2026
  • 170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas January 27, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.