Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Ruang Demokrasi: Suara Milenial Bakal Jadi Kunci Kemenangan Pemilu 2024

2021/12/20
in Nasional
1
Co-founder Ruang Demokrasi, Ludhy Cahyana mengatakan, para milenial yang diduga sebagian besar adalah “kaum rebahan” di sisi lain memiliki kelompok-kelompok yang haus informasi. Foto: LINES.

Co-founder Ruang Demokrasi, Ludhy Cahyana mengatakan, para milenial yang diduga sebagian besar adalah “kaum rebahan” di sisi lain memiliki kelompok-kelompok yang haus informasi. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (20/12). Generasi Z dan milenial bakal jadi kunci kemenangan dalam Pemilu 2024. Bila partai politik (parpol) tidak segera bergerak dan mengelolanya, bisa dikatakan suara mereka mubazir.

Co-founder Ruang Demokrasi, Ludhy Cahyana mengatakan, para milenial yang diduga sebagian besar adalah “kaum rebahan” di sisi lain memiliki kelompok-kelompok yang haus informasi, “Mereka yang haus informasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi partai politik. Mereka sebagaimana milenial dan generasi Z lainnya, merasa kurang terwakili dalam demokrasi,” ujar Ludhy yang juga Ketua Departemen Komunikasi Informasi Media (KIM) DPP LDII.

Merujuk hasil Sensus Penduduk 2020, populasi Gen Z mencapai 74,9 juta atau 27,7 persen dari total 270,2 juta penduduk. Sementara generasi milenial berjumlah 69,4 juta atau sekitar 25,9 persen dari total penduduk. Berdasarkan kategori BPS, Gen Z meliputi mereka yang lahir antara 1997-2012, sementara milenial adalah generasi yang lahir 1981-1996.

Problematikanya adalah milenial merasa suaranya tidak terwakili oleh para legislator. Sementara asupan-asupan informasi yang mereka terima, membuat mereka mencari figur-figur pembenah negeri ini. “Ini seperti getaran kelompok yang menyatakan bagian dari 99 persen di New York atau jaket kuning di Paris,” ujar Ludhy.

Berdasarkan Survei Indopol yang disampaikan Direktur Eksekutif Indopol Survey and Consulting, Ratno Sulistiyanto, sebanyak 22,05 persen dari milenial mengaku sering memanfaatkan media massa dan media sosial sebagai sumber informasi. Sementara 42,32 persen lainnya jarang mendapat informasi terkini terkait politik yang artinya, dengan edukasi politik seperti ideologi hingga program kerja parpol, milenial akan memberi suara yang signifikan.

Sementara, sebagai sumber informasi dari media massa, mereka mengandalkan media massa online nasional dan media lokal. Dari survei Indopol didapatkan, milenial yang membaca detik.com (16,34 persen), Kompas.com (15,16 persen), media online lokal (10,24 persen) CNN Indonesia (6,5 persen) sementara Viva News 1,57 persen dan Republika Online 0,79 persen.

Hasil pembacaan mereka, menentukan pilihan politik mereka. Bahkan mereka menolak politik uang. Sikap tersebut tampak pada 37,4 persen menolak politik uang dengan berbagai alasan, sementara yang menerima politik uang sebesar 24,8 persen.

Artinya, pemilih milenial dan generasi Z, merupakan pemilih yang rasional bila mendapat edukasi politik lebih dalam. Ketidakterwakilan itu bisa mendorong lahirnya nasionalis kanan dan sekaligus fundamentalisme. Bila mereka mengkoreksi dengan ideologi di luar demokrasi, ini bisa menjadi masalah bagi perjalanan sejarah bangsa.

“Ingat, dari pembacaan mereka atas realitas sosial, mereka memiliki pandangan ideal di kepala mereka bagaimana sebuah keadilan dan kemakmuran terwujud dalam sebuah negeri,” paparnya.

Untuk itu, Ruang Demokrasi mengimbau agar partai politik terus mengedukasi generasi Z dan milenial. Sebab, menurut Ludhy, sejarah hari ini sangat menentukan Indonesia pada masa yang akan datang. (Laras/LC/LINES)

Tags: MilenialPemiluRuang Demokrasi

Comments 1

  1. Y. Nugroho says:
    4 years ago

    Alhamdulillah pelan tapi pasti ldii semakin diperhitungkan…

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.