Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Anak Muda Bicara

Sabar dan Menunggu Dengan Yakin

2010/11/15
in Anak Muda Bicara
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh: Tegar Chandra

“Pemuda-pemudi begitu banyak hal yang ingin dicapai di usia kami yang masih muda, kesuksesan dalam pendidikan dan bekerja selalu berputar di kepala. Ada yang mencapai dengan mudah dan ada juga dicapai dengan berdarah-darah (eheheh).”

Sabar dan menunggu itu berbeda sayang. Tetapi dalam aplikasinya kedua hal itu tidak bisa kita pisahkan. Karena sesungguhnya dengan sabar kita menjalani orbit yang sudah menunggu untuk kita jalani. Menunggu dengan sabar dari hasil atau amalan yang sudah kita kerjakan bukan berarti PASIF dan LEMPEM. Tetapi menunggu di sini adalah dengan D.U.I.T(Doa Usaha iman*yakin Tawakal : terinspirasi dengan seorang pemudi nun jauh di sana  *N.S.V). Menunggu dengan tanpa kesabaran, tanpa iman (yakin), bahkan tanpa usaha tidak membedakan kita dengan anak kecil yang disuapi makan terus, bahkan sampai dia kenyang pun terus disuapi hingga makanannya habis. Padahal dalam proses makan itu kita selain mencari kenyang (heheheh) juga menikmati proses nya, merasakan lunak atau kerasnya lauk pauk, dan nasi, merasakan manis pedas, pahit rasanya. Tetapi ketika kita sudah tidak bisa mengambil atau menikmati proses dalam perjalanannya kita tidak mendapatkan apa-apa selain hasilnya dan itupun jika kita mendapatkan hasilnya. Buuuuuuuuuuu…!!

Menunggu dengan tanpa D.U.I.T juga tidak menjadikan kita proaktif, sigap,dan produktif, yang ada hanya hasil semu dari apa yang kita tunggu. Mengapa iman menjadi hal penting dalam proses menunggu dan bersabar?? Yah karena iman yang menjadi keyakinan adari usaha dan doa, lalu ilmu lah yang menjadi dasar dari semua pengamalan dan praktek, Alquran pun sudah menjelaskan keutamaan ilmu , mencari ilmu dan mengamalkan ilmu. Kalau ilmu dunia menurut survei nya dalam tri wulan mengalami perubahan perkembangan yang cepat, khususnya ilmu Teknologi Informasi, berbeda jauh dengan ilmu agama yang terus menerus merosot. Merosot di sini bukan dari kwalitas atau kandungannya. Ilmu agama adalah POLL POLL nya ilmu ,apa yang di kandung dari agama adalah ilmu sepanjang masa illa yaumil qiyyamah. Merosot disini adalah tingkat penguasaan dan pemahamannya itu sendiri. Padahal pada hakekatnya ilmu agama adalah ilmu yang membimbing, ilmu yang memperingati kita untuk menjalani dan menuju dunia dengan jalan yang benar, tentunya sesuai tuntunan yang murni.

Sebaik-baiknya pembelaan agama itu adalah dengan mengkaji, mempelajari, memahami dan Aplikasi nya di dunia nyata yaitu mengamalkannya dengan benar. Al ilmi ba’da amal (Ilmu dulu baru ngamal/praktek).  oleh karena itu sebagai generasi muda kita harus terus menerus koreksi di awal, koreksi di tengah, koreksi di akhir apa yang  telah kita amalkan,  saling ingat mengingati apa yang sudah kita kerjakan sudah  benar atau belum. Jika sudah benar kita bisa tambah yakin dan bersyukur tetapi jika salah kita segera bertobat , memperbaiki kesalahannya dan mengambil hikmahnya.

Tempatkan porsi sebagai warga negara yang muda, cerdas, proaktif dan berbudi luhur. Tetapi tetap kita adalah pemuda-pemudi yang mempunyai kefahaman agama, dimana kita tahu apa yang kita pelajari,kita fahami dan amalkan. Sekalipun dalam proses perjalannya kita tidak mencintai proses tersebut, maka bersabarlah. Ketika kita bersabar dalam menjalaninya, maka di akhirnya kita akan mendapatkan kesuksesan (AMIIIIN…!) dan hasil yang kita cintai, walapun hasil itu berbeda dari apa yang kita harapkan (ngomong apalagi nulis emang gampang siih tapi dalam prakteknya sama-sama susah…ehehe).

Mengikuti perkembangan juga bukan sesuatu hal yang buruk JIKA dilihat dari efisiensi dan fungsionalitas waktu yang di gunakan. Jika perkembangan menjadikan kita pemuda-pemudi yang malas dan pemimpi unggul (bukan pemimpin looh), lalu dimana keutamaan pemuda-pemudi yang berilmu, berakhlakul qarimah dan mandiri?! Perkembangan itu diikuti agar menjadikan kita sebagai pemuda-pemudi yang berwawasan luas, lugas tetapi tidak NGASAL. Menjadikan taat dan berilmu sebagai senjata massal kita untuk terjun dalam perkembangan yang begitu cepat. Menjadikan kita terjaga dari perkembangan-perkembangan yang sudah kita ketahui HAK & BATIL sesuai tuntunan.  Tetap sabar dan yakin bahwa semua sudah ada yang merencanakan, tetapi bukan hanya menunggu jalannya. Jalan dan hasilny tetap kita cari dengan Doa Usaha iman dan Tawaqal.

Alhamdulillah jazakumullohu khioron

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Angka DH on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Media Tour Dakwah on Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF
  • RAHMAT WAHID on LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital
  • Soedradjat on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Nanang Naswito on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

January 21, 2026
Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

January 23, 2026
Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

January 20, 2026
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

6
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

6
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

4
Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

4
Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

January 28, 2026
LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

January 28, 2026
170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

January 28, 2026
Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

January 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni January 28, 2026
  • LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah January 28, 2026
  • 170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas January 27, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.