Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel

Sayur Lodeh dan Pahit Manisnya Kehidupan

2022/10/30
in Artikel
3
Ketua DPD LDII Tanah Laut Kalimantan Selatan, Anton Koeswoyo yang kini menempuh pendidikan doktoral di Bogor. Foto: Dok. Pribadi

Ketua DPD LDII Tanah Laut Kalimantan Selatan, Anton Koeswoyo yang kini menempuh pendidikan doktoral di Bogor. Foto: Dok. Pribadi

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh Anton Koeswoyo, Ketua DPD LDII Tanah Laut, Kalimantan Selatan

Setelah hampir tiga bulan menempuh studi doktoral di Bogor dan tinggal di kos-kosan, baru dua hari ini saya mencoba masak sendiri. Biasanya saya selalu makan di warteg yang tak jauh dari kos. Cukup dengan jalan kaki kurang dari 10 menit sudah sampai warteg.

Tetapi rupanya tiap hari makan di warteg bisa membuat bosan. Meskipun menunya ganti-ganti, bahkan pindah-pindah dari satu warteg ke warteg lainnya. Tetap saja lidah bosan makan masakan warung.

Akhirnya saya memutuskan untuk memasak berbagai sayuran dan lauk sendiri di kos. Pagi itu saya memutuskan untuk masak sayur lodeh. Untuk membeli bahan-bahannya, cukup berjalan kaki. Tidak seberapa jauh dari kos ada pedagang sayur keliling yang mangkal di tepi jalan. Meski masih pagi, tapi sudah ramai dikerumuni pembeli yang mayoritas ibu-ibu.

Saya pun beli bahan baku sayur lodeh: bambu muda alias rebung, kacang panjang, terong, tahu, tempe, dan santan. Adapun bumbunya cukup sederhana: bawang merah, bawang putih, kemiri, lengkuas, kemiri, cabe rawit, cabe besar, daun salam, terasi, gula, dan garam.

Semua bumbu dihaluskan dengan cara diulek, kecuali lengkuas yang hanya dimemarkan, dan daun salam yang tetap dibiarkan utuh. Bumbu ditumis sampai mengeluarkan aroma wangi. Selanjutnya bahan-bahan yang sudah dibersihkan dan dipotong kecil-kecil dimasukkan ke wajan penggorengan. Beri air lalu rebus hingga setengah matang sebelum akhirnya diberi santan, gula, dan garam secukupnya.

Sayur lodeh yang lezat pun siap dinikmati dengan nasi hangat, ikan sepat goreng, dan sambal terasi.

Sambil menyantap sayur lodeh, saya membayangkan bahwa di balik lezatnya masakan ini, ada bumbu-bumbu yang kalau dimakan satu persatu tanpa diolah, rasanya sangat tidak enak.

Tetapi jika semua bumbu dicampur dengan proporsi tertentu, justru menghasilkan masakan yang sangat lezat.

Sayur lodeh, lauk ikan sepat. Foto: Dok. Pribadi

Demikian pula dengan kehidupan ini. Sebagai orang yang dibekali akal, pikiran, perasaan, dan panca indera ini punya kebebasan untuk meramu berbagai kejadian yang menimpa diri kita. Yang namanya hidup tentu sudah pasti ada duka, kesedihan, halangan, rintangan, cobaan, kegagalan, bahkan musibah. Tetapi juga pastinya diselingi dengan kebahagiaan, kesuksesan, kemudahan, pertolongan, dan lain sebagainya. Semua datang silih berganti atau bahkan terkadang bersamaan mewarnai kehidupan kita.

Pemahaman seperti ini penting bagi kita semua, terutama bagi yang sedang dalam kesulitan, kesusahan, maupun yang sedang dalam masa-masa perjuangan (sekolah, kuliah, mondok, merintis usaha, dll).

Semua kesulitan hidup itu ibarat bumbunya kehidupan. Anda bisa membayangkan rasanya bawang merah mentah, lengkuas, cabe, kemiri, terasi, dan garam jika dimakan satu persatu tanpa diolah terlebih dahulu? Rasanya sudah pasti sangat tidak enak.

Tetapi untuk menghasilkan masakan yang lezat, semua bumbu-bumbu itu diperlukan. Tidak bisa diganti dengan bahan yang lain.

Demikian pula jika saya, Anda, dan kita semua menginginkan keberhasilan, kebahagiaan, dan semua kenikmatan hidup, maka “bumbunya” harus wajib ada dalam kehidupan kita.

Maka jika saat ini kehidupan Anda sedang berat, sulit, bahkan dalam posisi di bawah, ingatlah selalu bahwa itu artinya Anda sedang membangun pondasi kesuksesan Anda. Karakter yang kuat dibentuk melalui kesulitan hidup. Pondasi yang kokoh dibangun melalui kerasnya tantangan.

Yakinlah bahwa kesulitan tidak akan selamanya. Setelahnya pasti akan ada kemudahan dan manisnya kesuksesan akan Anda nikmati.

Sebagaimana janji Allah SWT dalam kitab-Nya:

إِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا

Artinya: Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (QS. Al -Insyirah: 6)

Kita memiliki hati yang bisa diibaratkan kuali atau wajan tempat memasak sayur lodeh. Hati kita ini tempat menampung semua hal: susah-senang, kesulitan-kemudahan, kegagalan -keberhasilan, rintangan-pertolongan, dan lain sebagainya.

Maka kita harus pandai-pandai mengelola hati agar hidup kita lapang, tidak sumpek, tidak mudah putus asa, tidak gampang menyerah. Harus tetap semangat, optimis, terus berusaha, dan yakin kepada pertolongan Allah SWT.

Lebih jauh lagi kita harus senantiasa membersihkan hati kita dari sifat-sifat buruk seperti: iri, dengki, riya’, ujub, tamak, was-was, dan sebagainya.

Karena kondisi hati ini akan memengaruhi perilaku kita. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam:

أَلا وإِنَّ فِي الجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الجَسَدُ كُلُّهُ وإذَا فَسَدَت فَسَدَ الجَسَدُ كُلُّهُ أَلا وَهيَ القَلْبُ.“ رواه البخاري ومسلم.

Comments 3

  1. anake lurah istana says:
    3 years ago

    mas anton, coba masak terong balado, jangan sayur lodeh terus

    Reply
    • Anton Kuswoyo says:
      3 years ago

      Insya Alloh nanti akan masak terong balado juga Bang… 🙏🙏

      Reply
  2. Anton Kuswoyo says:
    3 years ago

    Insya Alloh nanti saya coba masak terong balado ya… Ajkk

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • q4u2die4 on Renungan Hari 5
  • luludwi 85 on Perkuat Kemandirian Generasi Muda, LDII Pondok Gede Gelar Pelatihan Sablon
  • Sudibyo on KBIHU Budi Luhur Naungan LDII Bersama 1.337 Calon Haji Banyumas Ikuti Manasik
  • Sudibyo on LDII Kota Bogor Berpartisipasi dalam Pemantauan Hilal
  • Ipa on LDII Subang Ikuti Pengamatan Hilal Awal Ramadan Bersama Kemenag
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketum MUI Pusat Terima Kunjungan Silaturahim Ponpes Wali Barokah dan LDII Kota Kediri

Ketum MUI Pusat Terima Kunjungan Silaturahim Ponpes Wali Barokah dan LDII Kota Kediri

February 23, 2026
LDII Kabupaten Bekasi Laksanakan Rukyatul Hilal di Pantai Bungin

LDII Kabupaten Bekasi Laksanakan Rukyatul Hilal di Pantai Bungin

February 21, 2026
ldii ponde

Perkuat Kemandirian Generasi Muda, LDII Pondok Gede Gelar Pelatihan Sablon

February 20, 2026
Sampah Tak Seharusnya Jadi Jejak Acara

Sampah Tak Seharusnya Jadi Jejak Acara

February 17, 2026
Renungan Hari 1

Renungan Hari 1

8
Mensyukuri Nikmat Allah dengan Hati, Lisan, dan Perbuatan

Mensyukuri Nikmat Allah dengan Hati, Lisan, dan Perbuatan

7
Renungan Hari 3

Renungan Hari 3

3
ldii ponde

Perkuat Kemandirian Generasi Muda, LDII Pondok Gede Gelar Pelatihan Sablon

3
Renungan Hari 6

Renungan Hari 6

February 24, 2026
LDII Pringsewu Silaturrahim dengan Bupati Bahas Dukungan Pembangunan Daerah

LDII Pringsewu Silaturrahim dengan Bupati Bahas Dukungan Pembangunan Daerah

February 23, 2026
LDII Tulang Bawang Silaturahim dengan DPRD Dukung Program Pengabdian Masyarakat

LDII Tulang Bawang Silaturahim dengan DPRD Dukung Program Pengabdian Masyarakat

February 23, 2026
LDII Jawa Timur Hadiri Kajian Ramadan Muhammadiyah di Jember

LDII Jawa Timur Hadiri Kajian Ramadan Muhammadiyah di Jember

February 23, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 6 February 24, 2026
  • LDII Pringsewu Silaturrahim dengan Bupati Bahas Dukungan Pembangunan Daerah February 23, 2026
  • LDII Tulang Bawang Silaturahim dengan DPRD Dukung Program Pengabdian Masyarakat February 23, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.