Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Seri Keluarga Bahagia 15

2010/01/22
in Nasehat
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Terasa segar, ketika di awal tahun dihujani lagi dengan dalil – dalil panjang keharmonisan rumah tangga. Serasa tak cukup. Tak habis – habisnya diingatkan. Terus – menerus, seperti desir angin hujan di bulan januari ini, agar tidak bosen. Bersyukur dan bersyukur lagi, terucap. Berulang kali, agar tak lupa. Sebab keluarga adalah sebuah dinamika. Darinya tersusun sebuah tatanan. Lahir sebuah kekuatan hebat. Dahsyat. Keluarga sehat, masyarakat kuat. Keluarga bahagia, negara sejahtera. Namun sebaliknya, keluarga tidak bahagia, sumber segala mala. Keluarga tidak harmonis, sumber banyak penyakit kronis.
Seperti bangun dari mimpi. Tidur panjang. Perasaan baru kemarin, sekarang sudah diulangi lagi. Betapa pentingnya sebuah tatanan yang bernama keluarga harmonis dan bahagia. Selain sebagai cita – cita, roh, tujuan, visi – misi sebuah biduk rumah tangga, peran keluarga yang harmonis itu menjadi dambaan setiap insan. Unsur penting untuk menciptakan pribadi – pribadi brilian yang memahami arti hidup dan pentingnya kebersamaan. Agar benar – benar menyadari bahwa ajaran kebahagian itu bersifat universal. Tak satu pun orang yang mau menderita. Nggak ada orang yang mau susah. Namun banyak orang yang masih menempuh jalan yang salah dalam meraihnya. Alih – alih memperolehnya, justru jauh dan penuh tanda tanya. Bingung sendiri. Maka ketika ditanya pun tak ada jawabnya. Serupa dengan seonggok dalil, tanpa kesungguhan pemahaman dan mencari bentuk praktek yang pener (temen lan bener), ia adalah hanya sebuah pajangan saja. Tengoklah hadits berikut.

Dari Umi Salamah dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Perempuan mana saja yang meninggal dunia, dan suaminya ridho darinya, maka dia masuk surga.” (HR at – Tirmidzi )

Selama ini, saya memahami dalil ini dengan prinsip tidak menang – menang, akan tetapi menang – kalah. Yaitu dengan memberikan tekanan, tepatnya tuntutan, agar istri bisa berbuat baik dan taat terus kepada suami. Seakan – akan istri menjadi objek penderita. Disorot terus untuk berbakti kepada suami. Gampang kok, asal istri bisa taat suami, surga. Sedangkan suami menjadi subjek yang harus dipuaskan. Enak dan menangan terus. Lupa apa yang harus dilakukan agar terjadi hubungan yang baik seperti itu. Kebanyakan yang ada hanya tuntutan, tanpa tuntunan. Seperti dinina – bobokan, dalam memahami lurus dalil itu saya dilupakan pada prinsip kondisi menang – menang, tanpa ada pihak yang merasa dikalahkan. Untuk bisa memahaminya, memperjelas situasi yang ada, terbersit dalam hati saya  sebuah hadits awal yang menceritakan definisi orang yang baik.

Rasulullah SAW bersabda; “Sebaik-baik kalian ialah orang yang paling baik perilakunya terhadap istrinya, dan aku adalah orang yang paling baik dari kalian dalam memperlakukan istriku.” (HR. At Tirmidzi)

Hadits ini menekankan tuntutan agar suami memberikan tuntunan berbuat baik kepada istri. Menjadi yang terbaik. Sedangkan dalil yang pertama di atas adalah peringatan agar istri berbuat baik juga terhadap suaminya. Jadi imbang bukan? Tak ada yang harus merasa dirugikan karena semua berusaha menebar kebaikan. Maka, ketika dibacakan dalil di atas, dalam lorong waktu pikiran terdalam diri saya muncul pertanyaan, “Apa yang akan dikatakan istri saya ketika saya nanti mati? Apakah saya tipe suami yang baik? Perhatian dengan keluarga, sayang istri dan gaul dengan anak – anak? Atau saya adalah tipe suami yang “brengsek”? Cuek? Mau menang sendiri?”  Itulah pertanyaan – pertanyaan yang menggelayut bagai awan di sanubari. Hitam. Tebal. Mencekam.

Sambil meretas waktu dan menunggu godot, maka ada semacam cita – cita sederhana yang tercanang dalam diri saya mulai sekarang. Tanpa rasa malu, mengakui kekurangan untuk merintis jalan keluarga bahagia. Berbenah dan berbenah lagi. Tak lain adalah untuk menjadi suami terbaik bagi istri  dan menjadi bapak teladan buat anak – anak saya. Saya pikir itu sudah cukup. Tak berlebih. Tak perlu ketenaran. Tak perlu pujian. Setidaknya ketika saya mati nanti, itulah kalimat penyaksian terakhir yang keluar dari mulut mereka, bahwa mereka telah memiliki seseorang terbaik dalam hidupnya. Dan untuk cita – cita sederhana itu pun masih banyak yang harus diperbuat. Tak bisa dengan tinggal diam dan duduk manis saja.

Oleh;Ustadz.Faizunal Abdillah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Angka DH on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Media Tour Dakwah on Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF
  • RAHMAT WAHID on LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital
  • Soedradjat on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Nanang Naswito on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

January 21, 2026
Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

January 23, 2026
Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

January 20, 2026
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

6
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

6
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

4
Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

4
Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

January 28, 2026
LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

January 28, 2026
170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

January 28, 2026
Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

January 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni January 28, 2026
  • LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah January 28, 2026
  • 170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas January 27, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.