Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Silaturrahim Kebangsaan LDII Jateng: Budaya Memaafkan, Cegah Perpecahan

2021/06/04
in Nasional
7
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Semarang (1/5). Menggelar silaturahim bertema kebangsaan bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, DPW LDII Jateng mengangkat kembali budaya saling memaafkan, dengan tujuan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Perhelatan ini juga kembali mengangkat nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam sambutannya, Ketua DPW LDII Jawa Tengah, Singgih Tri Sulistiyono menyampaikan bahwa dalam menghadapi konflik yang mengarah pada divided nation yakni dengan saling memaafkan. Singgih juga berharap melalui acara ini, dapat mempererat tali persaudaraan. Dengan memaafkan, perpecahan dapat dihindari.

“Salah satu inti yang bisa dijadikan formula adalah sikap saling memaafkan yang perlu menjadi budaya. Semua bibit perpecahan atau kekerasan dapat dicegah dan diselesaikan,” kata Singgih.

Seperti diketahui saat ini pada level nasional atau internasional, umat Islam sedang mengalami konflik berkepanjangan, baik antar muslim itu sendiri atau dengan umat lain. Seperti yang terjadi di Suriah dan Palestina, juga persoalan suku Uighur yang wilayahnya berada dalam kekuasaan pemerintah China. Di media massa juga masih ada kekerasan. Perpecahan di mancanegara itu, jangan sampai terjadi di Indonesia, sebagaimana harapan para founding fathers.

“Padahal justru perbedaan itulah yang menjadikan kita sebuah bangsa, yakni sadar bahwa ada persamaan. Jika sekarang, perbedaan itu justru dijadikan alasan untuk berkonflik, maka hal ini bertentangan dari para founding fathers,” katanya.

Keberagaman adalah sunnah Allah yang menjadi ujian bagi manusia dalam hal kerjasama, saling menolong, hal itulah yang menjadi tantangan. Karena itu Singgih berharap, melalui acara ini dapat mewujudkan cita-cita founding fathers kedepannya dengan kerjasama antara ormas Islam dan pemerintah.

Mengenai LDII, Singgih mendorong warga LDII melaksanakan moderasi beragama. Sesuai dengan arahan dari Kementerian Agama dan MUI untuk melakukan moderasi beragama, serta terus silaturrahim dan konsultasi dengan jajaran pemerintah.

Wujud dari upaya ukhuwah islamiyah dan wathoniyah, LDII terus mengundang para stakeholder pemerintah, MUI, atau ormas Islam yang lain. “Silaturrahim adalah salah satu pondasi persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Singgih. Ia juga menyampaikan mengenai 8 klaster program yang utamanya adalah klaster kebangsaan, agar menciptakan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda. Lalu juga klaster dakwah yang menargetkan tri sukses generasi penerus, yakni generasi yang alim-faqih, berakhlak mulia, dan mandiri.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, H. Musta’in Ahmad, SH. MH., dalam sambutannya menyampaikan bahwa semangat silaturrahim dari LDII patut diapresiasi. Jangan lelah mencintai Indonesia, karena dengan cinta Indonesia itu merawat persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam kondisi masyarakat yang berbeda adalah agar saling mengenal satu sama lain dan terus semangat bersilaturrahim. Ia juga mengatakan, saat banyak tawaran mengenai identitas kebangsaan, Indonesia justru sedang memperingati hari lahir Pancasila (1 Juni).

“LDII mengingatkan kembali pada nilai luhur Pancasila dengan menggelar silaturrahim kebangsaan ini. Dengan terbukanya arus informasi, para founding fathers sudah tegas menunjukkan kebangsaan Indonesia,” kata Musta’in.

Perbedaan agama, suku, dalam hal ini justru bertemu melalui Pancasila. Negara yang memilih Pancasila sebagai pedoman dengan mengedepankan ilmu agama sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara. Ini menjadi ukuran toleransi kerukunan hidup beragama.

Senada dengan dua pembicara sebelumnya, Ketua MUI Jateng, KH Ahmad Daroji mengatakan, saat ini yang membahayakan adalah bad news is a good news. Terjadinya konflik, agar manusia tidak ikut dalam arus tersebut. Ia menegaskan, “Menurut Islam, umat Islam ini ibarat satu tubuh, jika ada salah satu bagian yang sakit, maka semuanya ikut sakit. Seperti bangunan satu yang masing-masing komponen saling menguatkan.”

Bukan hanya zoon politicon saja, tapi seperti bangunan yang satu. Karenanya KH Ahmad Daroji mengapresiasi budaya memaafkan yang menjadi tema utama acara ini. Ganjalan psikologis jika saling memaafkan maka tidak akan terjadi. “Budaya minta maaf ini betul, Prof (Singgih). Karena setelahnya akan timbul ikhlas antar sesama,” katanya. Budaya memaafkan ini yang merupakan ciri khas bangsa Indonesia, Islam yang dikembangkan adalah Islam Nusantara.

Islam sejatinya mengajarkan hidup selaras, serasi, dan seimbang. Ini salah satu bentuk bagaimana hubungan manusia kepada Allah dan juga kepada sesama manusia,” tegas KH Ahmad.

Comments 7

  1. Zainal Arifin says:
    5 years ago

    Semoga LDII bisa terus berkembang dengan barokah, & tambah rukun kompak jamaahnya, amin 🙏

    Reply
  2. Aziz says:
    5 years ago

    Semoga tetep niat utk perjuangan

    Reply
  3. Warsito says:
    5 years ago

    Semoga LDII terus memberikan kontribusi positif untuk pembangunan Indonesia yang lebih sejahtera. Aamiin

    Reply
  4. ARI HARYANTO says:
    5 years ago

    LDII Sebagai ormas telah nyata berkontribusi bagi terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa.

    Reply
  5. Heri Pranowo says:
    5 years ago

    Semoga Alloh selalu memberikan kelancaran dan kebarokahan. Semangat berjuang P singgih, untuk LDII sebagai mitra kerja pemerintah dalam mewujudkan cita – cita mulia.

    Reply
  6. Aslam says:
    5 years ago

    Semoga LDII berkah bagi bumi INDONESIA

    Reply
  7. Nur Salim says:
    5 years ago

    semoga tambah barokah LDII untuk bangsa

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Ipaslamet on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Dani Jumeri on DPD LDII Kabupaten Bandung Tebar 7.000 Paket Takjil Ramadan 1447 H
  • Dani Jumeri on LDII, Persinas ASAD, dan Senkom Mitra Polri Kotabaru Bagikan Ratusan Paket Takjil
  • Dani Jumeri on Keistimewaan Lailatul Qodar
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Pesan Ketua NU di Ponpes Wali Barokah: Ramadan Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

Pesan Ketua NU di Ponpes Wali Barokah: Ramadan Melatih Kesabaran dalam Ketaatan

March 7, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Renungan Hari 18

Renungan Hari 18

6
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya

Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya

March 14, 2026
Renungan Hari 24

Renungan Hari 24

March 14, 2026
Catatan Umroh Ramadan 2026 (2):

Catatan Umroh Ramadan 2026 (2):

March 13, 2026
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

March 13, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya March 14, 2026
  • Renungan Hari 24 March 14, 2026
  • Catatan Umroh Ramadan 2026 (2): March 13, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.