Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

Merevitalisasi Kembali Hari Raya Idul Fitri

2013/08/25
in Organisasi
0
ldii-nu
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

DPP LDII mengadakan acara tahunan Halal bi Halal menyambut Hari Raya Idul Fitri, pada Sabtu (24/8/2013). Acara ini dihadiri oleh pejabat Kementerian Agama, Pemprov DKI Jakarta, Polri, tokoh parpol, ormas Islam, dan alim ulama. Acara ini ditujukan untuk menguatkan ukhuwah Islamiyah segenap komponen bangsa, untuk memperkokoh persatuan bangsa.

Dalam sambutannya Ketua Umum DPP LDII Prof. DR. KH. Abdullah Syam mengajak seluruh umat Islam menghayati Idul Fitri, sebagai momentum kemenangan atas hawa nafsu untuk meningkatkan keimanan dan mendekatkan hamba dengan Allah SWT.

Abdullah Syam mengajak umat Islam tidak terjebak konsumerisme, yang jauh dari nilai-nilai Islam. “Allah SWT membenci perbuatan menghambur-hamburkan uang, dan mengajarkan supaya umat Islam muzhid mujhid, bekerja keras lagi hemat,” ujar Abdullah Syam. Terutama di saat pemerintah sedang menghadapi perekonomian dunia yang tak menentu, maka umat Islam di Indonesia harus bekerja keras secara cerdas, agar goncangan ekonomi tidak sampai menurunkan tingkat kesejahteraan umat Islam.

Abdullah Syam mengingatkan, jebakan konsumerisme telah terjadi saat Ramadan berlanjut hingga Lebaran. Menurutnya, di era Rasulullah SAW, memperingati Idul Fitri tidak berlebihan. Justru seusai salat Idul Fitri, Rasulullah memerintahkan supaya umat Islam memperbanyak sedekah, “Memang disunnahkan memakai baju yang terbaik atau baru, tapi bukan berarti harus berlebihan,” ujar Abdullah Syam.Silaturrahim-Syawal

Menurutnya, menjelang Hari Raya Idul Fitri, media massa dan industri mulai dari film, sinetron, music, mal, hingga restoran mendadak “masuk Islam”.  “Yang terjadi adalah Ramadan dan Idul Fitri menjadi semacam bulan madu, antara simbol Barat dan simbol keislaman, yang tak pernah terjadi di luar bulan Ramadan dan Idul Fitri,” pungkas Abdullah Syam.

Bombardir iklan yang membuat nalar manusia tak sehat dalam mengkonsumsi suatu produk, mengalami puncaknya justru di saat Ramadan, di mana setiap orang dianjurkan agar tidak hidup berlebihan. Budaya konsumerisme yang mengajarkan: Anda adalah apa yang Anda kenakan, Anda adalah apa yang Anda makan, kian dimanja dengan berbagai merek, yang justru di luar Ramadan tidak mengidentifikasi dirinya sebagai ciri keislaman. “Iklan pun semakin aneh, misalnya tiba-tiba gerai fast food menciptakan iklan seolah-olah gerai mereka adalah tempat berbuka puasa yang terbaik,” ujar Abdullah Syam.

Bukan hanya soal makanan, iklan mobil juga marak. Tujuannya agar umat Islam mengganti mobil mereka saat Lebaran. Menurutnya inilah ironi. Rasulullah SAW meneladankan kesederhanaan dan kepekaan sosial yang tinggi. Momentum mudik seharusnya menjadi ajang memperkuat silaturahim, dan pendisribusian kesejahteraan dari kota ke desa.

Perputaran uang dari kota ke desa saat lebaran menurut data BPS terus meningkat, tahun lalu mencapai Rp 40 triliun, tahun ini diperkirakan Rp 90 triliun. Bila umat Islam merayakan Idul Fitri tak berlebihan, mungkin saja perputaran uang ke desa-desa menjadi semakin besar. “Hal ini sangat membantu, ketika inflasi tinggi akibat harga BBM dan melemahnya rupiah terhadap dolar membuat daya beli masyarakat melemah, maka uang dari kota itu menghidupkan ekonomi di pedesaan,” papar Abdullah Syam.

Idul Fitri Memaknai Kemajemukan Bangsa
DPP LDII mengajak umat Islam untuk memanfaatkan momentum lebaran untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Lebaran adalah jalan untuk meningkatkan siilaturahim antara umat Islam, umat Islam dengan umat agama lain, dan antara umat Islam dan uli amri, yakni pemerintah.

“Bangsa Indonesia memiliki keyakinan masing-masing, namun semua keyakinan, ras, suku bangsa, dan bahasa disatukan oleh semangat Pancasila,” ujar Prof Dr KH Abdullah Syam. Menurutnya, kemerdekaan Indonesia adalah hasil jerih payah bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Perbedaan adalah perekat, penghargaan terhadap keberagaman adalah keIndonesiaan itu sendiri. Idul Fitri menjadi semacam penghilang rasa curiga atau ancaman atas perbedaan.

Dalam konteks berbangsa dan berbegara, Idul Fitri adalah kembali ke fitrah dalam semangat kebangsaan, melaksanakan butir-butir Pancasila secara istiqomah: Memuliakan ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan kesejahteraan sosial. “Pancasila hadir sebagai fitrah bernegara, sekaligus beragama. Dengan falsafah Pancasila, sesungguhnya kita telah selesai mendiskusikan hubungan agama tautannya dengan negara. Perdebatan ideologis dan kontestasi ras, suku, agama, bahasa telah selesai dengan lima sila itu,” ujar Abdullah Syam.

DPP LDII mengajak seluruh komponen bangsa, memanfaatkan momen Idul Fitri untuk menjadikan Pancasila sebagai cita-cita pembangunan bangsa, wewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan bangsa. Bukan mengutamakan kepentingan pribadi di atas golongan. “Lebaran adalah saat di mana semua elemen bangsa meningkatkan kesalehan sosial,” ujar Abdullah Syam.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.