Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

Soft Launching Pondok Karakter, Langkah LDII Membangun Karakter Bangsa

2020/09/23
in Organisasi
1
ilustrasi

ilustrasi

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (22/09) – Departemen Pendidikan Umum dan Pelatihan (PUP) DPP LDII melalui tim Educational Clearing House (ECH) menyelenggarakan soft launching sebuah platform website pendidikan “Pondok Karakter” secara daring, pada Selasa malam (22/09).

Menurut tim ECH, Pondok Karakter merupakan platform berisi pelatihan pengembangan karakter, guna membantu program kerja DPP LDII membangun masyarakat yang profesional dan religius. Platform edukasi ini, diisi oleh 263 tenaga pendidik dan Penggerak Pembina Generus (PPG).

Menurut Ketua Departemen PUP, Sarji, Pondok Karakter fokus terhadap cara membangun karakter. “Ini adalah landasan utama bagi para pengajar, pendidik, khususnya yang membuat platform ini,” ujarnya. Menambahkan pernyataan Sarji, Ketua DPP LDII yang membawahi Bidang PUP, Basseng, menjelaskan Pondok Karakter sebagai platform e-learning ini, ditujukan pada satuan pendidikan di lingkungan LDII.

“Landasan hukumnya memiliki tiga tahapan yang sudah dilalui; terminologi profesional religius untuk pengembangan SDM yg dikenalkan pada 2011 di Munas LDII Surabaya, target profesional religius itu sendiri, dan penekanan pada dimensi digital sebagai adaptasi terhadap industri 4.0 yang pada lokakarya nasional lalu sudah dijelaskan,” katanya.

Menurutnya, pondok karakter ini mengawinkan digital dengan substansi profesional religius,” kata Basseng melanjutkan.

Bagaimana Membangun Karakter?

Generasi penerus atau disingkat generus, diawali dari usia dini hingga usia nikah. Ada institusi yang secara internal diberi amanah untuk membina generus yakni PPG (Penggerak Pembina Generus). Ketika generus ini berada dalam satuan sekolah di lingkungan LDII, perlu sarana pembinaan karakter.

Pembinaan karakter yang dimaksud berada di lembaga pendidikan yang bernaung di bawah LDII, dalam bentuk boarding school, Pondok Pesantrean Mahasiswa (PPM), Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM), dan sekolah. “Ketika karakter sudah terbangun, ilmu yang ada bisa diterima,” ujar Basseng.

Menurut Basseng terdapat dua sistem dalam instansi pendidikan dalam lingkungan LDII, yakni kurikulum pondok dan kurikulum sekolah. Bidang PUP mengidentifikasi enam aktor pendidikan yang berpotensi membentuk karakter.

“Keenam aktor ini yang perlu menyamakan persepsi dalam hal ini adalah; pengelola yayasan–penting memahami definisi pendidikan karakter, kepala sekolah, guru, pamong pendidikan–pelaku pendidikan yg perlu diberikan atribut, lalu tenaga sekolah, serta orang tua,” imbuhnya.

Basseng menekankan, mendidik bukan hanya tanggung jawab guru saja, semua yang berperan bergerak bersama menuju titik pendidikan karakter. “Nantinya diluncurkan ke publik pada tanggal 28 Oktober bertepatan dengan Sumpah Pemuda, sebagai perkenalan bahwa LDII memiliki kontribusi dalam membangun sumber daya manusia yang profesional religius,” katanya mengakhiri.

Bagaimana Platform Pondok Karakter Secara Teknis?

Pondok Karakter mirip platform edukasi lainnya, namun berbeda dari sisi materi. Bila platform edukasi memaparkan mata pelajaran, sementara Pondok Karakter lebih ke arah pengembangan karakter. Untuk materi, terdapat video-video pelatihan sebagai contoh, target pencapaian, dan artikel-artikel pendukung.

Platform ini memiliki empat menu utama; Artikel, Pelatihan, Grup, dan Forum. Sementara ini yang dimanfaatkan adalah menu pelatihan, yang di dalamnya terdapat panel pembagian kategori sesuai enam aktor pendidik. Pengguna bisa menekan tombol video pelatihan atau artikel berisi materi pengembangan karakter — setelah melakukan login dengan email dan password yang terkonfirmasi oleh admin. Jika belum memiliki akun, maka pengguna baru akan diarahkan dulu ke halaman login.

Materi-materi seterusnya akan bertambah sesuai kebutuhan tiap kategori. “Instansi-instansi elemen pendidikan bisa ikut mengisi konten untuk Pondok Karakter ini,” kata Thonang Effendi pembina tim yang turut merancang platform Pondok Karakter. “Keunggulannya adalah adanya fasilitas social learning, sehingga transfer knowledge berlangsung cepat,” ia menambahkan.

Tags: adaptasiBerkarakterdigitalkarakterldiipendidikanplatformprofesionalreligius

Comments 1

  1. Eko Sutrisno says:
    5 years ago

    Semoga LDII bersama-sama ikut membangun karakter masyarakat untuk bisa menjadi bangsa menjadi tauladan bagi bangsa lain di dunia dari segala segi budaya, politik, ekonomi, teknologi

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Surawan on Bersama NU, Muhammadiyah dan FKUB, LDII Lampung Selatan Silaturahim dengan Bupati
  • Yusuf on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Angka DH on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Media Tour Dakwah on Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF
  • RAHMAT WAHID on LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

January 21, 2026
Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

January 23, 2026
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

January 27, 2026
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

5
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

6
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

6
Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

4
Kejati Bekali 1.066 Calon Dai LDII untuk Tangkal Radikalisme dan Intolerasi Beragama

Kejati Bekali 1.066 Calon Dai LDII untuk Tangkal Radikalisme dan Intolerasi Beragama

January 30, 2026
Dinas Pendidikan Dayah Aceh Tengah Dukung Pembentukan Balai Pengajian LDII

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Tengah Dukung Pembentukan Balai Pengajian LDII

January 30, 2026
Menanggalkan Jubah Kolonial, Refleksi Transisi Hukum Pidana Warisan Belanda ke KUHP Nasional

Menanggalkan Jubah Kolonial, Refleksi Transisi Hukum Pidana Warisan Belanda ke KUHP Nasional

January 30, 2026
LDII Sulteng dan Alkhairaat Tegaskan Peran Dakwah dalam Menjaga Nasionalisme

LDII Sulteng dan Alkhairaat Tegaskan Peran Dakwah dalam Menjaga Nasionalisme

January 29, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Kejati Bekali 1.066 Calon Dai LDII untuk Tangkal Radikalisme dan Intolerasi Beragama January 30, 2026
  • Dinas Pendidikan Dayah Aceh Tengah Dukung Pembentukan Balai Pengajian LDII January 30, 2026
  • Menanggalkan Jubah Kolonial, Refleksi Transisi Hukum Pidana Warisan Belanda ke KUHP Nasional January 30, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.