Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

Sumpah Pemuda di Mata Pemuda LDII

2014/11/01
in Organisasi
0
sako sekawan persada
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Peristiwa Kongres Pemuda yang menghasilkan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 adalah babak baru sejarah bangsa Indonesia. Peristiwa itu menandakan kesadaran sebagai satu bangsa, satu bahasa, dan satu tanah air, yang kemudian menjadi modal kuat bangsa Indonesia ketika merdeka dari penjajahan Belanda.

Peristiwa Sumpah Pemuda merupakan suatu pengakuan dari Pemuda-Pemudi Indonesia di awal abad 20, mengenai satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 hasil rumusan dari Kongres Pemuda II Indonesia yang hingga kini setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda.

Kongres Pemuda II dilaksanakan tiga sesi di tiga tempat berbeda oleh organisasi Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI) yang beranggotakan pelajar dari seluruh wilayah Indonesia. Kongres yang dihadiri oleh berbagai wakil organisasi kepemudaan yaitu Jong Java, Jong Batak, Jong, Celebes, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Jong Ambon, dsb serta pengamat dari pemuda Tiong Hoa seperti Kwee Thiam Hong, John Lauw Tjoan Hok, Oey Kay Siang dan Tjoi Djien Kwie. Inilah isi Sumpah Pemuda yang melegenda itu:

PERTAMA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Bertumpah Darah Yang Satu, Tanah Indonesia).

KEDOEA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Berbangsa Yang Satu, Bangsa Indonesia).

KETIGA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia).

Dalam peristiwa sumpah pemuda yang bersejarah tersebut diperdengarkan lagu kebangsaan Indonesia untuk yang pertama kali yang diciptakan oleh W.R. Soepratman. Lagu Indonesia Raya dipublikasikan pertama kali pada 1928 pada media cetak surat kabar Sin Po, yang mencantumkan teks, yang menegaskan bahwa lagu itu adalah lagu kebangsaan. Lagu itu sempat dilarang oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda, namun para pemuda tetap terus menyanyikannya.

Nasionalisme itu memuncak hingga tercetuslah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Lantas bagaimana kata pemuda LDII mengenai Sumpah Pemuda? Sumpah Pemuda seperti menjadi pengingat ketika pemuda mulai sangat individual. “Inilah tugas besar pemuda Indonesia masa kini. Jangan sampai terpecah belah, harus memegang teguh prinsip Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan dan Pancasila yang terbukti sukses menjadi perekat bangsa, untuk mengisi kemerdekaan,” ujar Yusuf Wibisono dari Departemen Pemuda, Kepanduan, dan Olahraga DPP LDII.

Yusuf menambahkan apabila prinsip dan ideologi tersebut sudah tertanam dalam diri, maka tujuan Sumpah Pemuda sebagai faktor perekat bangsa sesungguhnya telah mencapai keberhasilan. Sayangnya, tidak banyak pemuda Indonesia saat ini, yang meyakini ideologi Pancasila dan memadukannya dengan sikap nasionalisme. Padahal, itulah modal sosial bangsa Indonesia.

“Pemuda Indonesia dengan gerakan revolusionernya, seharusnya lebih bangga dan cinta terhadap tanah air. Melestarikan adat-adat ketimuran yang khas Indonesia. Boleh saja mengikuti pemikiran budaya Barat yang cenderung terbuka dan bebas, namun tidak melupakan ideologi utama, Pancasila,” imbuh Yusuf.

Menurut tokoh muda LDII bidang IT, Tri Nugroho, pada masa lampau sumpah pemuda adalah hari di mana para pemuda mempunyai visi dan misi yang sama dalam satu arah yang sama dari masing-masing perbedaan. Sedangkan, pada masa kini, pemuda lebih berperan aktif dalam masing-masing bidangnya. Namun, para pemuda tersebut tidak lantas berdiam diri dan hanya menggeluti bidang yang digemarinya tanpa melakukan sesuatu untuk memajukan negara.

Pendiri website pengetahuan Thinkerminus.com ini mencontohkan, dalam bidang yang digelutinya, para pemuda IT tergabung dalam suatu forum diskusi yang mulanya hanya sebagai tempat berbagi ilmu. “Namun ada suatu kondisi di mana pemuda-pemuda yang menggemari IT ini harus berbuat lebih, untuk kepentingan negara misalnya, seperti contoh menanggulangi perang siber dengan Malaysia. Kami ingin menunjukkan, tindakan nyata ini untuk melindungi pemerintah dan negara meski tidak diekspos besar-besaran,” kata Tri Nugroho.

Ia berpendapat setiap pemuda yang menggeluti suatu profesi, maka profesinya adalah jembatan untuk memberi andil bagi negara. Meski tidak langsung, jembatan itu dapat dibangun dengan kebersamaan antar pemuda yang menggeluti profesinya. Jadi, Sumpah Pemuda adalah momentum untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan memberi sumbangsih besar kepada bangsa dan negara (Noni/Rohmat/LINES)

 
 
 

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.