Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Tidak Harus Jadi Karyawan, LDII: Kemandirian dapat Lahir dari Kreativitas

2021/08/30
in Nasional
21
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (29/8). Ketua Departemen Pemuda, Kepanduan, Olahraga dan Seni Budaya (PKOSB) DPP LDII Adityo Handoko, M.M., mengungkapkan bahwa mandiri tidak harus menjadi karyawan. Kemandirian dapat lahir dari kreativitas. “Di masa pandemi ini, kreativitas dapat muncul dari hobi yang ditekuni dan dipersungguh lalu dipasarkan melalui dunia maya sehingga dapat menghasilkan keuntungan,” ujarnya saat membuka Temu Tamu 2.0. dengan tema Kreativitas Penambah Imunitas.

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Komunitas Titik Temu dengan Departemen PKOSB DPP LDII bertujuan memberikan wawasan dan kesempatan usaha pada bidang industri kreatif, sehingga dapat mendorong kemandirian pemuda Indonesia.

Dilaksanakan melalui kombinasi luring dan daring dari Gedung DPP LDII, Patal Senayan, Jakarta Selatan pada Minggu (29/8), talkshow kali ini menghadirkan narasumber praktisi industri kreatif yang sudah berpengalaman di bidangnya masing-masing, yaitu Farah Baharessa (Fashion Designer dan Creative Director Baharessa Studio), Febriyana Fadhillah (Freelance Illustrator), Saiful Bahri (Visual Designer dan Editor), dan Tangguh Mafaza (Graphic Designer dan Marketing Strategis).

Farah berpendapat bahwa saat kita sudah terjun ke dalam industri kreatif, kita dapat secara bebas untuk mengekpresikan ide-ide dan yang paling mengesankan adalah saat orang lain sudah tertarik dengan karya kita.

“Kalau kita tidak mulai mencoba, maka kita tidak akan tahu kalau kita memiliki passion di bidang tersebut” jelas Farah.

Sejalan dengan Farah, Saiful berpendapat mengenai hal yang paling berkesan. “Saya tidak pernah menyangka kalau karya saya diterima oleh klien dari luar negeri dan hal itu menjadi titik paling membanggakan bagi saya terjun di dunia ini (industri kreatif),” tambah Saiful.

Tangguh Mafaza pembicara lainnya juga menyampaikan tidak perlu takut untuk menghadapi persaingan yang ketat di industri kreatif karena di balik ketatnya persaingan, terdapat kesempatan yang semakin besar. “Walaupun berhadapan dengan perusahaan yang besar, kita harus bisa standout dan jangan mau kalah,” jelas Tangguh.

Berbicara menjalankan karir dengan status mahasiswa, Febriyani berpendapat bahwa dalam menjalankan kedua hal tersebut tentu harus berani berkorban. “Yang paling banyak dikorbankan adalah waktu. Terkadang waktu istirahat digunakan untuk bekerja. Tentu hal tersebut menjadi dorongan untuk meraih sukses,” tambah Febriyani. (Dzul/FF/Lines)

Comments 21

  1. Y. Nugroho says:
    5 years ago

    Mantap memang ldii

    Reply
    • Agus purnomo says:
      4 years ago

      Mantap semoga lancar Barokah

      Reply
  2. Sriyono says:
    5 years ago

    Alhamdulillah

    Reply
  3. Didit says:
    5 years ago

    Mantap LDII, diarahkan untuk sukses dunia akhirat

    Reply
  4. Dhefin El Fatih says:
    5 years ago

    Inspiratif

    Reply
  5. Duryun says:
    5 years ago

    Semoga Alloh paring barokah.

    Reply
  6. H. Syahrizal Rasyid says:
    5 years ago

    Mantap

    Reply
  7. Prabowo says:
    5 years ago

    Moga aselabar..

    Reply
  8. Hery Wibowo says:
    5 years ago

    Josss

    Reply
  9. Rini says:
    5 years ago

    Alhamdulillah..mantab

    Reply
  10. H. Syahrizal Rasyid says:
    5 years ago

    Alhamdulillah, Mantap

    Reply
  11. Hery Wibowo says:
    5 years ago

    Josss ldii

    Reply
  12. Ummu Habibah says:
    5 years ago

    Perlu digerakkan pelatihan2 dan seminar2 untuk para generus LDII supaya bisa mempunyai kemandirian dan kreativitas yang sesuai dengan passionnya masing-masing

    Reply
  13. yuni kurniawati says:
    5 years ago

    Sepakat 🤝
    Mandiri untuk mencapai pendapatan tak terbatas

    Reply
  14. Nyoto says:
    5 years ago

    Mantab,ikut bangga,semoga yg lain segwra menyusul

    Reply
  15. rio_kusanto says:
    5 years ago

    mugi mugi Alloh paring lancar barokah, Aamiin

    Reply
  16. nurhasanalfaqih says:
    4 years ago

    Tapi memang sebaiknya jadi karyawan dulu agar merasakan suka duka menjadi karyawan. Sehingga ketika dia menjadi bos bisa ‘mengkaryawankan’ karyawan, artinya bisa memperlakukan karyawan layaknya karyawan, bukan -maaf- babu.
    Karena banyak dijumpai milenal yg punya usaha lalu memperkerjakan karyawan itu kurang bisa memperlakukan karyawan dengan baik. Bahkan, dalam beberapa kasus, tidak memenuhi hak-hak karyawan.

    Reply
  17. Rudi Hartono says:
    4 years ago

    Semoga para pemuda pemudi di daerah-daerah ikut termotivasi agar bisa mandiri dalam perekonomiannya

    Reply
  18. Soenarwan says:
    4 years ago

    Sukses

    Reply
  19. Agus primasuwandi says:
    4 years ago

    Alhamdulillah sangatlah bermanfaat ,Ya Alloh bukakanlah jalan menuju kesuksesan dunia akhirot.,aamiin

    Reply
  20. Plenthis says:
    4 years ago

    Justru dengan “harus jadi karyawan”, maka kita memposisikan diri dalam ketergantungan pada suatu usaha, yang artinya kemandirian jadi kurang dioptimalkan.
    “Mencari pekerjaan” masih menjadi budaya masiv daripada “menciptakan pekerjaan”.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 13
  • Arina Salsabila on Ponpes Wali Barokah Gelar “Asrama Al Quran in English” Selama Ramadan, Hadirkan Guru Tamu dari Australia
  • Ir.Safawi on Hadiri Buka Puasa Ramadan Polda Kalbar, LDII Komitmen Jaga Kerukunan dan Kedamaian
  • Taufiq on LDII Berau Berbagi Takjil Perkuat Nilai Sosial
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 12
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Taufik Abdul Karim, Pelari yang Menang Tanpa Melihat

Taufik Abdul Karim, Pelari yang Menang Tanpa Melihat

February 24, 2026
Ponpes Wali Barokah Gelar “Asrama Al Quran in English” Selama Ramadan, Hadirkan Guru Tamu dari Australia

Ponpes Wali Barokah Gelar “Asrama Al Quran in English” Selama Ramadan, Hadirkan Guru Tamu dari Australia

March 1, 2026
takjil dpp

Berbagi Takjil Saat Ramadan, DPP LDII Tingkatkan Kepedulian Sosial Generasi Muda

February 26, 2026
LDII Temon Siapkan Pembangunan Kamar Tamu Antisipasi Ramainya Bandara YIA

LDII Temon Siapkan Pembangunan Kamar Tamu Antisipasi Ramainya Bandara YIA

February 24, 2026
Renungan Hari 8

Renungan Hari 8

3
Perkuat Akhlakul Karimah, Ribuan Generus Ikuti Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri

Perkuat Akhlakul Karimah, Ribuan Generus Ikuti Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri

3
Renungan Hari 10

Renungan Hari 10

2
Ada Peran Kepamongan di Balik 5 Sukses Ramadan Santri

Ada Peran Kepamongan di Balik 5 Sukses Ramadan Santri

2
DPP LDII Hadiri Buka Bersama Kedutaan Besar Federasi Rusia

DPP LDII Hadiri Buka Bersama Kedutaan Besar Federasi Rusia

March 4, 2026
Renungan Hari 13

Renungan Hari 13

March 3, 2026
Dirbinmas Polda Metro Jaya Apresiasi LDII Dukung Kamtibmas Saat Ramadan

Dirbinmas Polda Metro Jaya Apresiasi LDII Dukung Kamtibmas Saat Ramadan

March 2, 2026
Muscab LDII Senen, Targetkan Akselerasi Program Hingga Tingkat Anak Cabang

Muscab LDII Senen, Targetkan Akselerasi Program Hingga Tingkat Anak Cabang

March 2, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • DPP LDII Hadiri Buka Bersama Kedutaan Besar Federasi Rusia March 4, 2026
  • Renungan Hari 13 March 3, 2026
  • Dirbinmas Polda Metro Jaya Apresiasi LDII Dukung Kamtibmas Saat Ramadan March 2, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.