Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

UNS Gelar Webinar Bahas Standar Pendidikan Nasional Untuk Penguatan Pendidikan Karakter

2021/04/22
in Nasional
1
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (22/4). Pusat Pengkajian Kebijakan Daerah dan Kelembagaan (PPKDK) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret menggelar webinar berjudul ‘Eksistensi Peraturan Pemerintah Terhadap Penguatan Pendidikan Karakter Generasi Muda Menyongsong Generasi Emas 2045.

Berlangsung secara daring, webinar ini mengundang para profesor dan pakar di bidangnya seperti Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum yang merupakan Guru Besar Sejarah Universitas Diponegoro dan juga Ketua DPW LDII Jawa Tengah, Prof. Dr. Sarwiji Suwandi, M.Pd yang merupakan pakar bidang pendidikan, serta Prof. Dr. Adi Sulistiyono SH., MH. yang merupakan ahli hukum.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Sekretaris LPPM UNS, Dr. Eng. Syamsul Hadi. Dalam sambutannya Syamsul menyampaikan bahwa webinar yang diselenggarakan sangatlah penting untuk menghadapi tantangan bangsa Indonesia yang kian membesar dikemudian hari.

“Webinar ini dirasa sangat penting untuk memanfaatkan generasi muda yang melimpah sehingga dapat menyongsong generasi emas 2045 yaitu 100 tahun Indonesia merdeka, makmur dan sejahtera,” tambah Syamsul.

Setelah itu, acara dibuka oleh Prof. Jamal Wiwoho selaku Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia dan Rektor UNS. Dalam pembukaannya, Jamal menyampaikan bahwa pendidikan di Indonesia membutuhkan standar yang memerlukan penyesuaian terhadap dinamika perkembangan masyarakat baik itu global maupun internasional yang meliputi ilmu pengetahuan, teknologi, dan kehidupan masyarakat.

Pemerintah telah menerbitkan PP No.57 Tahun 2021 tentang Standar Pendidikan Nasional, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Standar nasional pendidikan ini digunakan sebagai acuan pengembangan pendidikan untuk mewujudkan pendidikan nasional yang ideal, terencana, terarah, berkelanjutan, dan meningkatkan mutu pendidikan.

Selain itu, dengan terbitnya PP No.57 2021 justru menimbulkan kontraproduktif diantara masyarakat dikarenakan menimbulkan pertanyaan besar penghapusan materi Pancasila sebagai mata kuliah wajib. Pancasila menempati posisi yang penting dalam menanamkan nilai moral dan basis pendidikan kewarganegaraan sehingga perlu dipertimbangkan kembali atas kebijakan pemerintah tersebut.

Dengan dihapusnya mata kuliah Pancasila, juga berarti ketiadaaan penghargaan kepada penguatan karakter dalam kehidupan bersama berbangsa dan negara. Pancasila sejatinya mengandung nilai moral dan basis pendidikan kewarganegaraan Indonesia yang berpengaruh pada pendidikan karakter untuk masa depan.

“PP No.57 tahun 2021 perlu secara berkala ditinjau dan disempurnakan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan tantangan-tantangan yang cepat berubah di era industri 4.0. Penyempurnaan tersebut diharapkan agar Sumber Daya Manusia (SDM) tetap mutakhir dan relevan sehingga dapat mendukung akselerasi visi pendidikan Indonesia dan pembangunan SDM Indonesia,” kata Jamal. (Dzul/Lines)

Tags: karakterNKRIPancasilapendidikan

Comments 1

  1. Wahyudi S says:
    5 years ago

    Kalaupun tidak jadi mata kuliah, Pancasila harus dan wajib menjadi jantung kehidupan serta norma bermasyarakat bagi semua komponen bangsa Indonesia tercinta. Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI harga mati

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.