Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Wali Kota Surabaya Ajak Kembali ke Jati Diri Bangsa

2015/02/18
in Nasional
0
risma walikota surabaya
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

DPD LDII kota Surabaya bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya serta Korem 084 Bhaskara Jaya menggelar “Sarasehan Wawasan Kebangsaan” yang diselenggarakan di Aula Ponpes LDII Sabilurrasyidin, Gayungan, Sabtu (14/2).

Di hadapan peserta sarasehan Wali Kota Surabaya Ir. Hj. Tri Rismaharini, MT. mengingatkan, bahwa kalau kita masih mencintai bangsa dan tidak menginginkan bangsa ini hancur oleh pengaruh globalisasi, maka satu-satu jalan adalah kembali ke jati diri bangsa yaitu senantiasa mempertahankan Pancasila, UUD 1945, Bhinnneka Tunggal Ika dan NKRI.

“Bangsa lain senantiasa berusaha menguasai NKRI tidak dengan penjajahan atau kekuatan militer, tetapi cukup dengan merusak ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan moral. Marilah semua saling bergandengan tangan untuk menyelamatkan generasi muda dari pengaruh-pengaruh narkoba, miras, pergaulan seks bebas, perdagangan anak-anak dan perilaku menyimpang lainnya,” ujar Tri Risma.

Untuk antisipasi perayaan hari kasih sayang atau Valentine Day, Tri Risma melalui Dinas Pendidikan kota Surabaya sudah mengeluarkan Surat Edaran 421/1121/436.6.4/2015, terkait perayaan Valentine Day ke seluruh kepala sekolah dan wali murid SMP, SMA, SMK se-Surabaya agar melarang atau mengawasi kegiatan siswanya dan anak-anaknya saat perayaaan valentine day di dalam maupun diluar lingkungan sekolah.

“Jumat malam pada tanggal 13 Februari, kami sudah kerahkan kekuatan di 31 kecamatan se-Surabaya untuk men-sweeping beberapa supermarket yang menjual paket valentine,” kata Risma. Dan hasil sweeping cukup mengejutkan, ternyata pihak Satpol PP Kota Surabaya dan kecamatan menemukan paket Valentine Day berisi coklat, bir, dan kondom. “Paketan itu (cokelat, bir dan kondom) dijual di supermarket,” ungkapnya. Maka dari itu, lanjut Tri Risma, marilah kita kembali ke jati diri bangsa sehingga kita tidak akan terombang-ambing terbawa arus globalisasi ini.

“Saya berterima kasih kepada LDII telah peduli terhadap generasi muda. Mereka kembali menjajah bangsa ini dengan merusak moral generasi muda kita melalui tradisi-tradisinya. Kita jangan mau kalah, kalau kita mengalah maka bangsa ini akan hancur,” tutur Tri Risma.

Ketua DPD LDII Kota Surabaya Drs. H. M. Amien Adhy mengatakan para pengurus dan anggota organisasi LDII sangat konsen dan fokus untuk mewujudkan NKRI Harga Mati yang menjadi slogan kuat para TNI dan Pemerintah saat ini. “Karena banyak kasus-kasus terorisme, narkoba, penyelundupan dan perdagangan manusia, diskriminasi dll yang pada intinya ingin mengoyahkan NKRI,” kata Amien.

Dengan kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan ini, “Diharapkan bisa memupuk lebih dalam rasa cinta tanah air dan nasionalisme sehingga tidak mudah terprovokasi dari pihak manapun yang sengaja untuk meruntuhkan keutuhan NKRI dan bangsa tercinta Indonesia Raya,” katanya.

Mencintai dan Mempertahankan NKRI didalam Arus Globalisasi.
Danrem 084/BJ Kolonel Inf Muhammad Nur Rahmad menjelaskan, sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) perlu menjaga Persatuan dan Kesatuan demi keutuhan NKRI. Di dalam sejarah mempertahankan NKRI sudah dimulai sejak jaman kerajaan Majapahit dan perang kedaerahan melawan penjajahan selama 300 tahun. Namun semuanya itu belum bisa berhasil tanpa adanya persatuan dan kesatuan.

Puncak kesadaran itu baru muncul ketika para pemuda muncul suatu pergerakan kemerdekaan Indonesia dan di tangan pemuda-pemuda bangsa Indonesia inilah akhirnya lahir Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 suatu ikrar dan tekad untuk bersatu melawan penjajah.

Dan setelah lahirnya Sumpah Pemuda hanya butuh waktu 17 tahun Indonesia merdeka dari penjajah dengan semboyannya “Merdeka atau Mati”. Akhirnya dengan Rahmat Tuhan YME pada tanggal 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia berhasil merebut kemerdekaannya.

“Sejarah membuktikan, bahwa yang merebut kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajah bukanlah TNI maupun POLRI tapi Rakyat Indonesia dengan tekad dan semangat kebangsaannya. Rakyat Indonesia penuh semangat yang berkobar-kobar percaya diri tanpa meminta bantuan negara asing sehingga bangsa Indonesia ditakuti negara-negara lain,” papar Nur Rahmad.

Marilah kita jaga nilai-nilai bangsa Indonesia dengan menjunjung tinggi ideologi Pancasila. Kita jangan mau diperalat oleh bangsa lain maupun kelompok lain dengan membawa agama Islam diantaranya gerakan terorisme dan ISIS. “Saya yakin LDII tidak mungkin terpengaruh dengan gerakan tersebut,” imbuhnya.

ldii surabaya

“Pancasila” Sebuah Mantra Janji Luhur Bangsa Indonesia.
Di hadapan peserta sarasehan wawasan kebangsaan pakar politik dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Drs. Haryadi Anwari, M.Si. mengajak mendalami makna nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 yang sempat memudar di era pasca reformasi.

“Mengapa Pancasila harus dimunculkan kembali? Karena, Pancasila ada sebelum nama negara Indonesia lahir. Masih banyak rakyat Indonesia yang belum tahu sejarah lahirnya Pancasila. Jadi, Jati diri bangsa Indonesia secara normatif ada pada Pancasila,” papar Haryadi.

Ada tiga aspek tentang ideologi Pancasila yang dipaparkan Haryadi Anwari. Pertama, Pancasila bukan sekedar merupakan “ideologi negara” melainkan juga merupakan “ideologi bangsa”. Pancasila merupakan puncak kearifan lokal yang berusaha menghimpun nilai-nilai yang beragam mengingat negara Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, agama, ras, budaya.

Kedua, Pancasila dan UUD 195 merupakan satu kesatuan kerangka negara Indonesia agar tetap berdiri kokoh. Keduanya tidak bisa dipisahkan. Di Pembukaan UUD 1945 terdapat pokok kaidah fundamental negara Indonesia dan secara hukum tidak bisa dirubah. Mengubah isi pembukaan UUD 1945 maka negara akan berubah juga.

Ketiga, Pancasila merupakan tanggapan kebutuhan simpul ideologi. Hanya Pancasila yang bisa memadukan etnik-etnik yang berada di Indonesia. Untuk memunculkan kembali Pancasila syaratnya hanya satu, Indonesia harus makmur.

Pancasila, sebuah mantra janji luhur bangsa Indonesia dengan basis keadilan dan kemakmuran akan tetapi bangsa Indonesia sendiri yang melecehkannya. “Saya senang dalam kesempatan ini bisa berbagi wawasan kenangsaan dengan warga LDII. Ini merupakan bentuk rasa kasih sayang kita bagi generasi muda,” ujar Hariyadi di akhir dialognya dengan peserta.

Sarasehan ini diikuti 400 orang peserta terdiri dari pengurus DPW LDII Provinsi Jawa timur, DPD LDII kota Surabaya, Mojokerto, Gresik Sidoarjo, Lamongan, Bangkalan, Ketua dan Sekretaris PC-PAC LDII kota Surabaya, Takmir Masjid binaan LDII kota Surabaya, Ustadz LDII kota Surabaya, Ketua Remaja Masjid binaan LDII kota Surabaya, dan Forum mahasiswa LDII kota Surabaya. (Sofyan Gani)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Angka DH on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Media Tour Dakwah on Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF
  • RAHMAT WAHID on LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital
  • Soedradjat on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Nanang Naswito on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

January 21, 2026
Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

January 23, 2026
Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

January 20, 2026
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

6
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

6
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

4
Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

4
Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

January 28, 2026
LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

January 28, 2026
170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

January 28, 2026
Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

January 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni January 28, 2026
  • LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah January 28, 2026
  • 170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas January 27, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.