Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Guru Juga Berperan Bentuk Karakter Profesional Religius

2020/11/25
in Berita Nasional, Nasional
1
ilustrasi: taylor/unsplash

ilustrasi: taylor/unsplash

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Lines (25/11). Guru/Mubaligh/Mubalighot merupakan salah satu stakeholder dalam pembentukan karakter profesional religius. Pendidikan karakter bukanlah materi ajar biasa, seperti halnya mengajarkan suatu konsep teori, prosedur, ataupun fakta seperti dalam mata pelajaran. Namun, harus dipelajari, digunakan, dipraktikkan, dicontohkan, diperlihatkan dalam tindakan perilaku yang bisa dirasakan oleh seluruh stakeholder pendidikan. 

DPP LDII melansir platform e-learning pondokkarakter.com, yang berfokus pada pembangunan karakter profesional religius pada Selasa (24/11) lalu. Salah satu narasumber Dr. Siti Nurannisaa P.B., S.Sn., M.Pd. mengatakan bahwa platform e-learning pondokkarakter.com memiliki enam kategori, mulai dari guru, orang tua, pamong, tenaga kependidikan, kepala sekolah dan pengelola yayasan. Salah satu stakeholder yang berperan adalah guru.

“Guru memiliki peran dalam memberikan pembelajaran, membimbing, mengarahkan, mengembangkan dan mengamalkan,” katanya. 

Sehingga guru memiliki andil besar dalam program pendidikan karakter kehidupan keseharian dalam lingkungan belajar. “Perlu pembiasaan terintegrasi dalam seluruh aktivitas pembelajaran, mulai dari kegiatan mengaji, mengamalkan, mendakwah, menumbuhkan semangat dan ketaatan,” ujarnya. 

Tiga hal yang dibangun dalam pendidikan karakter adalah model pembelajaran, psikologi pembelajaran dan lingkungan pembelajaran yang dipadukan sebagai metode pembiasaan pembelajaran. 

Model pembelajaran merupakan bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru di kelas. Dalam model pembelajaran terdapat strategi, pendekatan, metode dan teknik pembelajaran. 

Agar penerapan model pembelajaran dapat optimal, narasumber pakar pendidikan lainnya Dewi Ilma Antawati, S.Psi., M.Psi. mengatakan bahwa guru perlu memahami psikologi pembelajaran dengan memahami karakteristik tahapan usia peserta didik. 

“Misalnya anak usia dini dengan psikologi senang bermain, dan anak usia remaja dengan psikologi lebih suka berdialog,” ungkapnya. 

Psikologi pembelajaran mengacu pada pengetahuan tentang karakteristik perkembangan peserta didik, prinsip belajar, dan faktor yang mempengaruhi proses belajar. 

R. A. Dian Resita I. K-J, S.Sn, M.Sn. mengungkapkan bahwa untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang positif dari awal membuka kelas hingga akhir pembelajaran, membutuhkan keterampilan khusus. “Selain perlu memahami teori, kemudian perlu berlatih dan mempraktikannya sehingga seluruh siswa siap menerima materi ajar dengan baik,” jelasnya. 

Melihat hal tersebut maka peran guru menjadi salah satu faktor penting dalam mentransformasi pendidikan karakter. 

“Perencanaan kegiatan belajar yang dikelola dengan baik dapat menstimulasi siswa aktif menumbuhkan karakter melalui berbagai kegiatan belajar, baik di dalam maupun luar kelas melalui proses belajar yang kreatif dan menyenangkan,” ungkapnya. 

Seperti halnya menanam tanaman, ada proses yang harus dilakukan secara terus menerus sampai akhirnya buah dan bunganya muncul. “Targetnya bukan pada hasil akhir, namun pada sejauh mana konsistensi proses pembiasaan penanaman karakter dilakukan,” ujarnya. (Fredi/ LINES)

Tags: gurukarakterldiimendidikmubalighpendidikanpondokkarakterprofesionalpsikologireligius

Comments 1

  1. Imam Sujarwanto says:
    5 years ago

    Terobosan bagus, sangat strategis dalam membentuk generu yang profesional religius.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.