Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel

Hari Museum Nasional Jadi Jendela Pendidikan dan Penelitian

2024/10/14
in Artikel
0
hari museum nasional

Hari Museum Nasional 2024. Foto: LINES

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (12/10). Hari Museum Nasional jatuh pada 12 Oktober setiap tahunnya, memasuki tahun ke-9 yang dirayakan seluruh rakyat Indonesia. Cikal bakal Hari museum itu bermula dari Musyawarah Museum se-Indonesia (MMI) yang kedua, yang dihelat pada 26 – 28 Mei 2015 bertempat di Malang, Jawa Timur.

Pertemuan tersebut atas inisiasi Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman yang menghasilkan penetapan peringatan Hari Museum Nasional. Pemilihan tanggal 12 didasari atas pertemuan MMI pertama yang dilaksanakan di Yogyakarta pada tanggal 12 – 14 Oktober 1962. Musyawarah tersebut menghasilkan 10 resolusi penting yang dijadikan acuan kerja pemerintah dalam pengembangan museum di Indonesia.

Peringatan Museum Nasional tahun ini bertajuk “Museum untuk Pendidikan dan Penelitian”, pemerintah mengajak untuk lebih mendalami bagaimana institusi budaya ini menjadi pusat pembelajaran dan penemuan baru. Museum telah berevolusi dari sekadar tempat menyimpan benda-benda kuno menjadi ruang interaktif yang merangsang pikiran dan imajinasi. Melalui pameran yang dirancang dengan baik, museum menawarkan pengalaman belajar yang tak terlupakan. Peringatan Hari Museum Nasional ini  menjadi momentum perenungan peran penting museum dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

“Peringatan Hari Museum Nasional ini bertujuan untuk mengenalkan sekaligus mengajak masyarakat Indonesia menyadari berbagai peran museum yang sangat strategis. Bahkan sejak tahun 2020, peringatan hari museum di tingkat internasional diupayakan untuk mendukung pula tujuan – tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals),” ujar Atus Syahbudin, Pengurus Barahmus DIY, 2023-2028.

Ia menjelaskan, saat ini Barahmus (Badan Musyawarah Musea) DIY yang merupakan sebuah organisasi sosial nirlaba sebagai wadah museum-museum negeri dan swasta di wilayah Yogyakarta, berkomitmen meningkatkan jumlah museum yang ada beserta kualitasnya. Komitmen tersebut terwujud dengan bersinergi bersama Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Pariwisata serta Dinas Koperasi dan UMKM. Harapanya museum bisa berkembang bersama industri pariwisata dan industri kreatif.

“Museum mengampu fungsi kebudayaan mengingat sebagian koleksi museum merupakan benda-benda cagar budaya yang harus dilestarikan. Museum ini menjadi salah satu ekosistem kebudayaan. Museum mendukung pula fungsi pendidikan, pariwisata, dan kesatuan bangsa,” kata Atus.

museum nasional
Museum Nasional. Foto: LINES

Museum diharapkan juga dapat menyajikan sesuatu yang berkesan mendalam dan memberikan pengalaman tersendiri bagi pengunjung. Pengalaman pendidikan yang holistik. Museum memberikan kesempatan belajar seumur hidup yang berkualitas bagi semua pengunjungnya.

Atus yang juga Ketua DPW LDII daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjelaskan peran LDII dalam pelestarian dan peningkatan kualitas museum di Indonesia. LDII bersama masyarakat Kampung Sangurejo sejak 2023 mulai merintis Living Museum melalui Program Kampung Iklim (ProKlim) bertempat di Sangurejo, Sleman, Yogyakarta. Rintisan museum tersebut diresmikan pada saat LDII menggelar Deklarasi dan Training of Trainer (ToT) bertajuk “Menuju Program Kampung Iklim (ProKlim) Lestari”, pada Senin (16/09),” jelasnya.

“Living Museum ProKlim Sangurejo sejalan dengan peringatan Hari Museum Internasional pada tahun 1992 yang pernah mengangkat tema Museum dan Lingkungan (Museums and Environment). Isu-isu perubahan iklim dijadikan sebagai tema sentral yang membedakan dengan museum lainnya yang telah ada. Di saat yang bersamaan, Sekolah Lansia ProKlim diluncurkan pula bekerja sama dengan BKKBN DIY, serta peluncuran 29 Karakter Luhur Bidang Lingkungan Hidup oleh DPP LDII,” terang Atus.

Ia menjelaskan Living Museum ProKlim Sangurejo mengumpulkan artefak-artefak dan berbagai koleksi terkait upaya penyelamatan lingkungan hidup. Living Museums ingin menunjukkan pula bahwa local wisdom masyarakat Indonesia pada masa lampau masih relevan untuk melestarikan lingkungan hingga saat ini. Museum tersebut menggabungkan fungsi pendidikan lingkungan sembari berwisata alam terbuka di Kampung ProKlim Utama Sangurejo.

“Sebagai Kampung Pramuka, berbagai fasilitas outbond mudah dijumpai pula di sepanjang rute kunjungan Living Museums Sangurejo. Pengunjung dapat menikmati jugangan, biopori, pemanenan air hujan, rumah magot, kebun pangan mandiri, healing spot, ecoprint limbah kulit salak dan manggis, serta hamparan salak, agroforestri, dan lainnya,” tutup Atus. (Nabil)

Tags: Hari museum 2024Hari Museum Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Angka DH on Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri
  • Nanang Naswito on LDII Sulteng dan Alkhairaat Tegaskan Peran Dakwah dalam Menjaga Nasionalisme
  • Nanang Naswito on Kejati Bekali 1.066 Calon Dai LDII untuk Tangkal Radikalisme dan Intolerasi Beragama
  • Nanang Naswito on Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri
  • Mulyadi on Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

January 27, 2026
Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri

Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri

January 30, 2026
KUA Kunjungi LDII Pusakanagara Edukasi Nikah Siri dan KUHP Baru

KUA Kunjungi LDII Pusakanagara Edukasi Nikah Siri dan KUHP Baru

January 29, 2026
LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital

LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital

January 29, 2026
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

9
Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri

Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri

3
Kejati Bekali 1.066 Calon Dai LDII untuk Tangkal Radikalisme dan Intolerasi Beragama

Kejati Bekali 1.066 Calon Dai LDII untuk Tangkal Radikalisme dan Intolerasi Beragama

3
LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital

LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital

3
Sarasehan LDII Pasangkayu Tegaskan Komitmen Nasionalisme dan Perkuat Peran Dakwah

Sarasehan LDII Pasangkayu Tegaskan Komitmen Nasionalisme dan Perkuat Peran Dakwah

February 1, 2026
DPD LDII Karangasem Siap Lanjutkan Kontribusi Positif untuk Masyarakat

DPD LDII Karangasem Siap Lanjutkan Kontribusi Positif untuk Masyarakat

February 1, 2026
Mengapa Tacit Knowledge Harus Menjadi Explicit Knowledge?

Mengapa Tacit Knowledge Harus Menjadi Explicit Knowledge?

February 1, 2026
LDII dan BPBD Kota Bontang Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar

LDII dan BPBD Kota Bontang Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar

February 1, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Sarasehan LDII Pasangkayu Tegaskan Komitmen Nasionalisme dan Perkuat Peran Dakwah February 1, 2026
  • DPD LDII Karangasem Siap Lanjutkan Kontribusi Positif untuk Masyarakat February 1, 2026
  • Mengapa Tacit Knowledge Harus Menjadi Explicit Knowledge? February 1, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.