Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Wawasan Iptek

Internet Untuk Wong Ndeso dan Petani Plus

2013/10/04
in Iptek
0
internet-masuk-desa
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

SATU dua tahun belakangan ini banyak orang yang ngomong tentang petani, rakyat kecil, rakyat miskin, walaupun dia tinggal dan hidup mewah di kota. Tetapi apakah mereka betul- betul mengerti kehidupan dan problem petani?  Benarkah mereka betul-betul ingin berjuang mensejahterakan petani? Tahukah mereka problem yang dihadapi petani?

Problem klasik petani adalah hasil yang tidak seberapa dan lahan garap yang sempit, kurang dari satu hektar, dan pengeluran yang sangat banyak. Terutama  jika petani tersebut menyekolahkan anak sampai  perguruan tinggi.

Sangat sulit meskipun mereka petani yang sangat rajin dan tekun. Inilah perlunya ada insentif lainnya dengan konsep petani plus, yaitu bertani tetapi juga memiliki pekerjaan tambahan. Entah sebagai petani plus peternak, petani plus pegawai negeri atau swasta yang tidak penuh kerja seperti menjadi guru, petani plus pedagang, petani plus wirausaha, petani plus penghasil pupuk kompos, petani plus petani Agro Wisata, atau petani offline plus petani online atau petani internet.
 
Untuk mendukung petani plus perlu koneksi internet. Syukur gratis. Kalau pun tidak gratis minimal murah, agar warnet tidak mati. Pemerintah mungkin bisa “memaksa” pihak provider seperti Telkom, Indosat, Telkomset, XL memberi subsidi silang pada warnet di desa dan pelosok desa. Misalkan warnet yang menyediakan PC dan perlengkapannya dan pemerintah memberi koneksi super murah.

Dengan koneksi internet  murah atau paling tidak gratis maka akan memacu pertumbuhan UKM, sekolah dan perorangan dalam mendapatkan infomasi. Sekat-sekat informasi yang membelenggu bisa berkurang, generasi muda jadi lebih bersemangat.

Tetapi, tersedianya koneksi internet, perlu ada pendampingan agar  internet bisa tepat guna. Perlu ada “orang kota” yang sudah melek  internet untuk mendamingi
 
Saudaranya yang masih masih “buta”  internet. Karena internet  sering kali hanya diartikan dengan melihat gambar porno, video porno, chatting, curhat dll. Padahal banyak manfaat lain yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan dalam pemasaran produk, peningkatan wawasan, komunikasi langsung dengan produsen dan konsumen, dan membuka peluang ekspor ke manca  negara.

Internet jauh lebih produktif dari pada TV, HP untuk komunikasi. Memang TV dan HP tidak bisa ditinggalkan dan punya manfaat yang lain, tapi dengan internet, fungsi TV, Radio dan HP bisa digantikan.

HP dan internet  menjadi satu bagian penting dalam bisnis online, internet  menjadi media untuk melakukan semua hal terutama untuk memasarkan produk, menampilkan informasi, dan menjalin komunikasi dengan konsumen lebih inten, lebih dekat dan lebih permanen.

Kemudian yang tidak kalah penting internet menjadi media pembelajaran, dengan jangkauan luas, banyak informasi bermanfaat yang sudah dilakukan orang lain di sebelah sana, kita tinggal mengambil sarinya dan dipadu dengan pengalaman, jadilah produk yang bisa dikemas  lebih unggul.

Kendala gaptek, dan menganggap internet  itu sudah plus ribet dan yang lebih parah penyakit malas adalah  merupakan ganjalan utama  dalam implementasi internet  masuk desa. Ditambah  dengan biaya koneksi dan infrastuktur internet  yang saat ini jauh lebih mahal dari pada beli koran yang hanya Rp 1000.

Petani masa depan, bukan hanya bisa untuk memenuhi kebutuhan pokok saja, bukan hanya jadi bahan  kampanye, tapi harusnya menjadi petani plus, petani yang mandiri, petani yang bukan hanya bisa menanam tapi juga bisa mengoptimumkan hasil panen dan bisa memasarkan produk secara bebas tanpa tergantung pada tengkulak yang sering merugikan petani. Petani yang memiliki wawasan luas dengan kemampuan komunikasi dengan petani di seluruh  dunia, sehingga menjadi petani yang penuh ide, gagasan, dan kreatifitas untuk selalu semangat mencari inovasi agar produktivitas meningkat.

Petani yang memahami Agro Bisnis, menjadi pusat penyedia energi alternatif seperti Bio Energi. Petani masa depan bisa menjadi seorang abdi masyarakat di bidang pertanian yang visioner dan penuh ide kreatif. Teknologi-teknologi pertanian yang tepat guna dicoba diaplikasikan, mulai dari terobosan mencoba menanam tanaman organik, menerapkan bahan  organik alami sebagai pestisida, pemanfaatan bakteri probiotik untuk menghasilkan pupuk alam yang baik. Sehingga keterbatasan lahan bisa diatasi, ketergantungan dengan bahan  kimia bisa dikurangi, Lebih ramah lingkungan, merawat  dan menjaga keseimbangan alam.

Hidup di desa penuh dengan budaya gotong royong, guyup, rukun, saling menghargai, dan penuh rasa syukur atas nikmat yang melimpah. Ayo, siapa berani bali ndeso dan mbagun deso bersama wong ndeso. //**

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Yusuf on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Angka DH on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Media Tour Dakwah on Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF
  • RAHMAT WAHID on LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital
  • Soedradjat on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

January 21, 2026
Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

January 23, 2026
Siskohat Kunci Akurasi Data Penyelenggaraan Haji

Siskohat Kunci Akurasi Data Penyelenggaraan Haji

January 23, 2026
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

6
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

5
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

6
Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

4
Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

January 28, 2026
LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

January 28, 2026
170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

January 28, 2026
Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

January 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni January 28, 2026
  • LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah January 28, 2026
  • 170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas January 27, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.